Imlek 2020

Legenda di Balik Angpao, Mengusir Predator Anak

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 24 Januari 2020
Legenda di Balik Angpao, Mengusir Predator Anak

Ada legenda di balik angpao. (Foto: Pixabay/ida20150101)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

YANG dipahami oleh orang angpao adalah hadiah uang yang dimasukan ke dalam amplop merah. Biasanya angpao diberikan kepada orang-orang dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek.

Namun sebenarnya angpao tak hanya diberikan pada perayaan Imlek saja. Amplop merah ini diberikan kepada mereka yang sedang merayakan suatu acara yang sifatnya suka cita. Mengapa demikian? Karena angpao sendiri melambangkan kegembiran dan semangat yang tentunya akan membawa nasib baik di tahun yang baru ini.


Baca Juga:

Ribuan Lampion Imlek Mulai Dinyalakan, Warga Padati Kawasan Pasar Gede untuk Berswafoto

imlek
Koin ini dahulu diikat jadi satu dan diberikan pada orang-orang yang datang. (Foto: Pixabay/NatashaG)


Dilansir dari berbagai sumber, yang boleh memberikan angpao adalah mereka yang sudah menikah. Karena menurut budaya Tionghoa, orang yang sudah menikah adalah orang yang sudah mapan secara ekonomi. Pada perayaan Imlek biasanya angpao diberikan kepada saudara yang lebih muda atau yang belum menikah.

Jumlah uang yang diberikan haruslah genap karena jika jumlah uangnya ganjil itu berarti angpao untuk kematian. Tak hanya itu jika dijumlahkan haruslah lebih dari empat atau kurang dari empat, dan tidak boleh pas empat.

Ini berhubungan dengan kepercayaan orang Tionghoa bahwa angka empat dalam Bahasa Mandarinnya terdengar sepeti kata “mati”. Oleh karena itu angka empat sangatlah dihindari.

Pada zaman dahulu, angpao biasanya merupakan manisan atau makanan. Namun, seiring perkembangan zaman, orang tua merasa lebih mudah apabila memberikan uang dan membiarkan mereka untuk membeli hadiahnya sendiri. Dengan demikian dianggap bisa lebih bertanggung jawab dengan hadiah yang sudah dibeli dari uangnya itu.

Baca Juga:

Menyambut Imlek, JHL Solitaire Solitaire Helat Intimate Gala Dinner

imlek
Angpao uang muncul pada zaman dinasti Ming dan Qing. (Foto: Unsplash/Mae Mu)

Memberikan uang sebagai hadiah muncul sekitar zaman Ming dan Qing. Saat itu, memberikan uang sebagai hadiah disebut untuk meningkatkan peredaran uang dan perputaran ekonomi di zaman itu.

Uang terkecil yang beredar di Tiongkok pada saat itu adalah keping perunggu atau yang biasa disebut dengan Wen atau Tongbao. Keping perunggu ini berlubang segi empat di bagian tengahnya. Biasanya keluarga akan mengikatnya dengan tali merah yang menjadikannya sebagai untaian uang.

Menurut legenda yang hidup di kalangan budaya Tionghoa, berkisah tentang monster. Pada malam tahun baru monster itu keluar untuk mengelus dahi anak-anak yang sedang tidur. Konon anak yang dielus olehnya akan menjadi gila. Demi keselamatan anaknya, orang tua biasa akan berjaga sepanjang malam agar monster itu tidak bisa menyentuh anaknya.

Berdasarkan legenda yang ada di Provinsi Zhejiang, ada pasangan suami istri yang baru memiliki anak di usia senja. Kemudian membuat mereka sangat menyayangi dan menjaga anaknya itu. Pada saat malam tahun baru, orang tua dari anak itu mengajaknya bermain dengan kertas merah berisi uang. Namun karena kelelahan orang tua anak itu tertidur dan uang yang sudah dibungkus kertas merah itu jatuh di samping bantal si anak.

Tak lama kemudian datanglah monster itu dan dengan segera menjulurkan tangannya untuk mengelus kepala anak itu. Kedua orang tua itu terbangun dan kaget ketika melihat binatang tersebut. Saat yang sama bungkusan merah yang berisikan uang itu memancarkan cahaya terang dan monster itu segera meninggalkan tempat sambil berteriak histeris.

Dalam waktu singkat, seluruh pelosok desa mengetahui peristiwa tersebut dan menganggap bahwa uang yang dibungkus kertas merah itu bisa menjaga dari sentuhan monster dan menamakannya sebagai angpao.? (lio)


Baca Juga:

Fakta Unik Seputar Imlek

#Imlek #Jelang Imlek #Tahun Baru Imlek #Selamat Pagi Januari
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang Ditargetkan Dihadiri 1 Juta Orang
Perhelatan Festival Cap Go Meh 2026 yang puncaknya berlangsung pada 3 Maret 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang Ditargetkan Dihadiri 1 Juta Orang
Indonesia
Tukar Kuda Api Indonesia-China di Imlek Festival 2577 Simbol Optimisme dan Kedekatan Kedua Negara
Prosesi pertukaran maskot Kuda Api dilakukan secara langsung antara Irene dan Konselor Kebudayaan Kedutaan Besar China di Jakarta, Wang Siping.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
Tukar Kuda Api Indonesia-China di Imlek Festival 2577 Simbol Optimisme dan Kedekatan Kedua Negara
Indonesia
Imlek Festival 2577 Lapangan Banteng Sediakan Cek Kesehatan Gratis
Pertunjukan seni hingga kolaborasi lintas budaya mewarnai perhelatan Imlek Festival pertama di Indonesia yang berskala nasional.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
Imlek Festival 2577 Lapangan Banteng Sediakan Cek Kesehatan Gratis
Berita Foto
AHY Beri Penghargaan ke Deddy Corbuzier dalam Perayaan Imlek Nasional 2026
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono berikan penghargaan kepada Stafsus Menhan Bidang Komunikasi dan Publik, Deddy Corbuzier saat Perayaan Imlek.
Didik Setiawan - Kamis, 19 Februari 2026
AHY Beri Penghargaan ke Deddy Corbuzier dalam Perayaan Imlek Nasional 2026
Berita Foto
Perputaran Ekonomi Jakarta saat Tahun Baru Imlek 2026 Tembus Rp9 Triliun
Anak-anak bermain dekat instalasi Kuda Api Imlek 2026 di Pusat Perbelanjaan di Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 18 Februari 2026
Perputaran Ekonomi Jakarta saat Tahun Baru Imlek 2026 Tembus Rp9 Triliun
Indonesia
Selama Libur Panjang Imlek, Hampir 60 Ribu Orang Padati Taman Margasatwa Ragunan
Wahyudi memprediksi atmosfer kebun binatang akan berubah drastis menjadi lebih tenang dalam waktu dekat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Selama Libur Panjang Imlek, Hampir 60 Ribu Orang Padati Taman Margasatwa Ragunan
Indonesia
Cuan Muter di Jakarta Pas Imlek Rp 9 Triliun, Target Bang Doel Selama Ramadan-Lebaran Rp 20 T
Wagub Rano optimistis saat Ramadan hingga Idul Fitri, perputaran ekonomi di Jakarta tembus lebih Rp 20 triliun. Apalagi, masih ada libur hari raya Nyepi.
Wisnu Cipto - Rabu, 18 Februari 2026
Cuan Muter di Jakarta Pas Imlek Rp 9 Triliun, Target Bang Doel Selama Ramadan-Lebaran Rp 20 T
Indonesia
Libur Panjang Imlek, 813 Ribu Orang Bepergian Gunakan Kereta Jarak Jauh
Rute Yogya-Jakarta jadi yang paling diminati.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Libur Panjang Imlek, 813 Ribu Orang Bepergian Gunakan Kereta Jarak Jauh
Indonesia
Ingat, Dispensasi Perpanjang SIM Libur Imlek Tanpa Bikin Baru Cuma Berlaku Hari Ini
Kabar baik bagi pemilik Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masa berlakunya habis pada libur nasional Imlek 2026, Senin-Selasa, 16-17 Februari kemarin.
Wisnu Cipto - Rabu, 18 Februari 2026
Ingat, Dispensasi Perpanjang SIM Libur Imlek Tanpa Bikin Baru Cuma Berlaku Hari Ini
Indonesia
Ramaikan Libur Imlek 2026, Barongsai Beraksi di Stasiun Whoosh Halim dan Padalarang
Atraksi budaya tersebut menyapa langsung para penumpang Kereta Cepat Whoosh di area keberangkatan dan kedatangan.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Ramaikan Libur Imlek 2026, Barongsai Beraksi di Stasiun Whoosh Halim dan Padalarang
Bagikan