Lebaran Tahun Ini Jadi Momentum Kebangkitan Pasar Klewer

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 29 Mei 2017
Lebaran Tahun Ini Jadi Momentum Kebangkitan Pasar Klewer

Sebuah becak dan kendaraan terlihat sedang melintas di depan Pintu Masuk Utama Pasar Klewer. (MP/Raditya Erwiyanto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Jarum jam masih menunjukkan pukul 08.00 WIB. Terlihat sudah ada aktivitas di dalam Pasar Klewer, Solo, Jawa Tengah, Senin (29/5).

Sejumlah pedagang mulai menata dagagannya, seperti baju, kerudung, hingga lainnya. Tak hanya itu saja, terlihat di luar juga banyak kendaraan yang menurunkan sejumlah barang. Padahal, biasanya aktivitas di sana dimulai pada pukul 09.00 WIB.

Satu di antara sejumlah pedagang tersebut, yakni Agus (54) mengakui, jika ia buka lebih pagi tak lain dan tak bukan untuk mencari rezeki lebih di bulan Ramadan ini.

Maklum, sejak terbakar pada 2014 lalu, nasib pedagang mengalami pendapatan tak tentu. Bahkan, ada sejumlah pedagang yang mengalami gulung tikar.

“Buka lebih cepat saja, siapa tahu pagi-pagi sudah banyak yang beli. Ini, 'kan menjelang Lebaran, pasti banyak orang berburu kebutuhan,” katanya saat ditemui merahputih.com, Senin (29/5) pagi.

Memang, Lebaran tahun ini seolah menjadi harapan tersendiri baginya, yakni sebagai awal kebangkitan setelah sekian lama terpuruk.

Sebenarnya, usai terbakar lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyediakan lokasi pasar darurat di kawasan Alun-alun Utara kawasan Keraton Solo, namun menurutnya di sana pendapatan tak menentu.

“Ya, semoga tahun ini bisa mendapatkan rejeki lebih, setidaknya dengan kembali berdagang di sini, membuat kami lebih nyaman dan tenang,” kata Agus yang berjualan pakaian anak dan dewasa ini.

Hal senada juga diutaran Kustati (53). Ia berharap momentum Lebaran tahun ini, sebagai langkah awal kembalinya kejayaan Pasar Klewer.

Seperti diketahui, pembangunan salah satu pusat tekstil terbesar di Jawa Tengah ini dilakukan kurang lebih selama dua tahun. Dan tepat pada 21 April kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan secara langsung pasar tersebut.

Berita ini merupakan laporan dari kontributor merahputih.com di Solo dan sekitarnya, Raditya Erwiyanto. Baca berita terkait Kota Solo lainnya di: Jelang Tingalan Jumenengan Keraton Solo Dipercantik

#Pasar Klewer #Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Salat istisqa tersebut dilakukan di tengah musim kemarau panjang dan kebakaran TPA Putri Cempo yang belum padam
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Indonesia
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
PB XIV Hangabehi resmi dikukuhkan sebagai penerus PB XIII lewat upacara jumenengan. Sebelumnya Purbaya sudah mendeklarasikan diri sebagai PB XIV. Konflik daualisme kepemimpinan makin rumit.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
Indonesia
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Pelaksanaan water bombing difokuskan pada sisi timur TPA Putri Cempo yang masih mengeluarkan asap.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Indonesia
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Pemadaman dibantu menggunakan water bombing yang akan dilakukan mulai Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Indonesia
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Gas metana merupakan salah satu penyebab kebakaran dan ada bahan yang mudah terbakar.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Indonesia
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Sejumlah titik api yang sebelumnya berkobar mulai padam. Kepulan asap membumbung tinggi ditiup angin masih terlihat di lokasi kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Ada dua RW yang berpotensi terdampak apabila kebakaran terus meluas dan sulit dipadamkan.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Indonesia
TPA Putri Cempo Solo Terbakar, Angin Sulitkan Damkar Padamkan Api
Api masih membesar karena tiupan angin kencang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
TPA Putri Cempo Solo Terbakar, Angin Sulitkan Damkar Padamkan Api
Indonesia
Tersangka Kasus Kasino Sukoharjo Bertambah Jadi 65 Orang
Satu dari 65 tersangka tersebut diketahui warga negara asing (WNA) asal Tiongkok.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Tersangka Kasus Kasino Sukoharjo Bertambah Jadi 65 Orang
Indonesia
24 Atlet Tuli Galang Dana untu Berlaga di Malaysia, NPC Indonesia Turun Tangan
Pemerintah melalui Kemenpora sangat berkomitmen mendukung kemajuan dan prestasi olahraga disabilitas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
24 Atlet Tuli Galang Dana untu Berlaga di Malaysia, NPC Indonesia Turun Tangan
Bagikan