Lautan Manusia Padati Area "We The Fest" di Hari Kedua
Area "We The Fest" dipadati pengunjung. (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)
PADA hari pertama, "We The Fest 2017" sukses menggaet ribuan penonton. Di hari kedua ini, antusiasme penonton meningkat. Tak seperti hari pertama, pada Sabtu (12/8), tercipta lautan manusia di jalan-jalan yang berada di dekat stan makanan, minuman, dan pakaian.
Suasana seperti ini jelas mengejutkan. Biasanya, lautan manusia hanya terjadi di dekat panggung utama. Sementara lautan manusia kali ini terlihat memadati jalur-jalur yang jauh dari panggung.
Semakin malam, pengunjung kian membludak. Penonton seolah tak peduli pada keramaian suasana JIExpo Kemayoran, Jakarta, malam ini. Menyaksikan penampilan musisi favorit lebih penting. Sejumlah penonton bahkan terlihat bergairah menanti sang idola tampil di panggung.
"Ya namanya juga acara besar. Padat sih wajar, yang penting gak rusuh," ucap Adel, siswa kelas 2 sekolah menengah atas, yang datang dari Cengkareng, Jakarta Barat.
Sama seperti Adel, pengunjung lain bernama Siska juga mengaku tidak ada masalah dengan padatnya pengunjung. Ia justru merasa senang. "Ya gak masalah sih kalau padet pengunjung. Justru aku senang kalau ramai. Suasananya jadi lebih 'fun'. Gimana, gitu," kata mahasiwi jurusan broadcasting itu seraya tertawa.
Di tengah padatnya area "We The Fest", sejauh ini suasana di area festival musik akbar itu masih terlihat aman. Well, semoga kondisi aman ini tetap tercipta di hari terakhir "We The Fest", ya.
Festival ini akan ditutup pada Minggu (13/8). Bila belum sempat mengunjunginya hari ini, Anda masih bisa datang ke JIEXpo Kemayoran besok. (Ryn)
Baca juga artikel Barasuara Kembali Hentak Panggung "We The Fest".
Bagikan
Berita Terkait
Synchronize Fest 2026 Mulai Jual Tiket Early Bird, Bawa Misi Tanam Mangrove
DWP 2025 Siap Digelar di Bali: Hadirkan 67 Penampil dan Ekspansi DWP Bali Music Week
Rock in Solo 2025 Angkat Isu Ekologi, Musik Cadas Jadi Wadah Kritik Ketidakadilan
Gesrek Festival 2025, Kolaborasi Musik Multi-Genre dan Komunitas Motor Besar
Perjalanan 20 Tahun Java Jazz Festival: dari Jakarta ke NICE, Musik Tanpa Batas
Good Morning Everyone Rilis Single Baru Bareng Eross Candra, Bersiap Tampil di Zandari Festival 2025
Joyland Session 2025 Segera Digelar, Bakal Hadirkan Penampil Lokal hingga Internasional
3 Hari Menyatu dalam Euforia Irama, ini Catatan Perjalanan di Synchronize Festival 2025
JBL Festival 2025: dari Nostalgia Ari Lasso hingga Energi Gila-gilaan Slank
Memomemoria Kembali Hadir 24-26 Oktober, Sal Priadi Siapkan Kejutan Istimewa