Perjalanan 20 Tahun Java Jazz Festival: dari Jakarta ke NICE, Musik Tanpa Batas

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
Perjalanan 20 Tahun Java Jazz Festival: dari Jakarta ke NICE, Musik Tanpa Batas

Java Jazz Festival 2025 siap digelar. Foto: Dok. Java Jazz Festival

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Setelah dua dekade menghadirkan inspirasi dan dedikasi bagi dunia musik, Jakarta International Java Jazz Festival memasuki babak baru dalam sejarahnya.

2025 bukan hanya menandai usia ke-20 festival ini, tetapi juga menjadi tonggak penting dengan kepindahannya ke NICE (Nusantara International Convention and Exhibition Center) yang berlokasi di PIK 2.

Perubahan lokasi ini bukan sekadar soal tempat, melainkan wujud dari evolusi dan keberanian untuk terus berkembang.

20 tahun lalu, Java Jazz Festival hadir sebagai bukti bahwa Indonesia mampu menjadi pusat perhatian dunia melalui musik.

Baca juga:

Sambut Kemeriahan ke-20 Tahun Java Jazz Persembahkan 'Java Jazz On The Move'

View this post on Instagram

A post shared by Java Jazz Festival (@javajazzfest)

Kini, semangat yang sama mengantarkan festival ini ke panggung yang lebih besar, modern, dan terbuka bagi lebih banyak kalangan.

Kehadiran di NICE membuka era baru pengalaman bermusik bagi penonton dan musisi. Dengan lokasi yang strategis, kemudian mudah dijangkau dari bandara dan berbagai titik utama di Jakarta.

Java Jazz Festival siap menyambut penggemar dari seluruh penjuru Indonesia hingga mancanegara. Festival tiga hari yang akan digelar pada 29-31 Mei 2026 ini dijanjikan menjadi perayaan musik lintas generasi dan lintas budaya.

Lebih dari sekadar infrastruktur, langkah besar ini memiliki makna simbolis: Java Jazz Festival menunjukkan komitmennya untuk tetap relevan, progresif, dan dekat dengan masyarakat.

Baca juga:

Lirik Lagu Sssst dari Sore, Angkat Suasana Romantis Bergaya Retro Jazz

Semua ini tidak terlepas dari dukungan besar Sugianto Kusuma beserta jajaran perusahaannya, yang memperlihatkan bagaimana kolaborasi antara dunia bisnis dan seni dapat menciptakan dampak positif bagi ekosistem budaya.

Edisi 2026 menjadi momen penting bagi Java Jazz Festival dengan menghadirkan sejumlah penampil istimewa seperti Earth, Wind & Fire Experience, Incognito, serta program khusus bertajuk “Eros Djarot in Jazz” sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan musik Indonesia.

Selain itu, hadir pula musik Brasil dalam format jazz yang menambah kekayaan dialog budaya di dalam festival ini.

Tak hanya memperluas skala dan cakupan program, Java Jazz Festival juga menegaskan komitmennya untuk menjadi festival yang lebih inklusif dan terjangkau.

Baca juga:

HYDE Siap Guncang Jakarta Lewat Tur Dunia 'HYDE [INSIDE] LIVE 2025', Siap-siap Kebagian Tiketnya!

Pihak penyelenggara tengah meninjau harga tiket agar bisa dinikmati oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar, profesional muda, hingga keluarga.

Karena bagi Java Jazz Festival, musik bukan hanya milik segelintir orang, melainkan bahasa universal yang menyatukan semua perbedaan dan merayakan keberagaman. (far)

#Java Jazz Festival #Festival Musik #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Dunia Imajiner', Ruang Khayal Rony Parulian dalam Album Kedua
Lagu ini menggambarkan sisi imajinatif dari sebuah perasaan, ketika kehadiran seseorang begitu memenuhi pikiran.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Makna Lagu 'Dunia Imajiner', Ruang Khayal Rony Parulian dalam Album Kedua
ShowBiz
'SaWaDiKa' Lisa Jadi MV Tercepat 2026 Raih 100 Juta Penonton
Music video lagu tersebut disebut menjadi video musik dengan pencapaian 100 juta penonton tercepat di YouTube sepanjang 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
'SaWaDiKa' Lisa Jadi MV Tercepat 2026 Raih 100 Juta Penonton
ShowBiz
SINTESIS, Kolaborasi Tiga Seniman Graffiti Jogja yang Mempertemukan Mural, Musik, dan Skateboard
SINTESIS mempertemukan YKRUMK, TECHOO, dan ZEINSONE dalam proyek kolaborasi graffiti yang menggabungkan mural, musik, dan skate bowl.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
SINTESIS, Kolaborasi Tiga Seniman Graffiti Jogja yang Mempertemukan Mural, Musik, dan Skateboard
ShowBiz
Shaggydog Menuju 30 Tahun, Hadirkan Kelas BE29AS untuk Berbagi dengan Skena Musik Yogyakarta
Shaggydog genap 29 tahun dan menggelar Kelas BE29AS sebagai ruang belajar musik, dari sound, teknik bermusik hingga manajemen band.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Shaggydog Menuju 30 Tahun, Hadirkan Kelas BE29AS untuk Berbagi dengan Skena Musik Yogyakarta
ShowBiz
DWP26 Umumkan Lineup Fase Pertama, Ada Axwell B2B Sebastian Ingrosso hingga Afrojack
DWP26 mengumumkan lineup fase pertama. Ada Axwell b2b Sebastian Ingrosso, Afrojack, Alok, R3HAB, Cosmic Gate, hingga MaRLo.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
DWP26 Umumkan Lineup Fase Pertama, Ada Axwell B2B Sebastian Ingrosso hingga Afrojack
ShowBiz
Juicy Luicy Batal Mangung di Batam, Penyelenggara Ungkap Masalah Kelebihan Bagasi
Juicy Luicy sebelumnya dijadwalkan menjadi salah satu penampil dalam XYZ Liveground.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Juicy Luicy Batal Mangung di Batam, Penyelenggara Ungkap Masalah Kelebihan Bagasi
ShowBiz
for Revenge Gandeng YB dan Tepe di Single Terbaru 'Museum Duka'
for Revenge kembali dengan single 'Museum Duka' bersama YB atau Reza Arap dan Tepe, mengangkat tema kehilangan, rindu, dan kenangan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
for Revenge Gandeng YB dan Tepe di Single Terbaru 'Museum Duka'
ShowBiz
Lomba Sihir Hadirkan 'Di Seberang', Lagu tentang Cinta dan Perjalanan Menuju Perpisahan
Lomba Sihir merilis 'Di Seberang' pada 14 Juli 2026. Lagu ini menjadi bagian dari versi deluxe album Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Lomba Sihir Hadirkan 'Di Seberang', Lagu tentang Cinta dan Perjalanan Menuju Perpisahan
ShowBiz
Widy Vierratale dan Kevin Aprilio Kembali Berkolaborasi Lewat Single 'Berharap'
Widy Vierratale dan Kevin Aprilio kembali berkolaborasi lewat single 'Berharap' yang mengangkat kisah cinta mendalam namun tak mendapat balasan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Widy Vierratale dan Kevin Aprilio Kembali Berkolaborasi Lewat Single 'Berharap'
Fun
Lagu 'End of August' Noah Kahan, Memaknai Pulang dalam Dilema Rindu dan Gelisah
Noah Kahan lewat lagu “End of August” mengangkat kerinduan pulang ke Vermont yang bercampur kegelisahan.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Lagu 'End of August' Noah Kahan, Memaknai Pulang dalam Dilema Rindu dan Gelisah
Bagikan