JBL Festival 2025: dari Nostalgia Ari Lasso hingga Energi Gila-gilaan Slank
JBL Festival sukses digelar. (Foto: dok/ari lasso)
MerahPutih.com - Suasana di Istora Senayan, Jakarta Pusat, berubah menjadi lautan manusia yang berdenyut mengikuti irama musik, Sabtu (13/9). JBL Festival 2025 benar-benar menjadi perayaan besar bagi penggemar musik tanah air. Ratusan penonton memadati venue, menciptakan gelombang energi yang terasa sejak pintu dibuka hingga lampu panggung terakhir dipadamkan.
Sejak sore, atmosfer sudah terasa membara. Kotak menjadi salah satu pengisi awal yang langsung menyulut semangat. Tantri dengan vokalnya yang powerful, Chua yang energik di bass, dan Cella yang memanaskan suasana lewat riff gitarnya, membawakan lagu-lagu andalan seperti Beraksi, Rock Never Dies, Pelan-pelan Saja, hingga Masih Cinta.
Penonton serentak bernyanyi, melompat, dan menggoyangkan tangan di udara, membuat arena konser seperti bergemuruh.
Baca juga:
Wondherland 2025: Fashion & Fragrance Festival dengan Pengalaman Belanja Paling Personal
Usai penampilan Kotak, giliran Tiara Andini yang mengambil alih panggung. Dengan senyum manis dan energi panggung yang meledak-ledak, Tiara berhasil membuat seluruh penonton ikut bernyanyi, bahkan menari bersama.
Cahaya panggung yang berwarna-warni semakin menambah magis penampilannya, menjadikan momen ini terasa seperti pesta besar.
Malam semakin berkesan ketika Ari Lasso, sang legenda, naik ke atas panggung. Tanpa banyak basa-basi, ia langsung menghentak dengan tembang-tembang ikoniknya. Termasuk Mengejar Matahari, Arti Cinta, Penjaga Hati, hingga Kamulah Satu-Satunya menggema di seluruh arena, membawa penonton larut dalam nostalgia. Suara koor ribuan orang menyatu, menciptakan paduan suara megah yang sulit dilupakan.
Baca juga:
Synchronize Festival X: Satu Dekade, Ratusan Penampil, dan Pertemuan Besar Lintas Zaman
Sebagai klimaks, Slank menutup deretan penampil utama dengan kelas yang tak tertandingi. Grup legendaris ini membuat Istora berguncang lewat deretan lagu rock mereka, mulai dari I Miss U But I Hate U, Virus, hingga Ku tak Bisa. Setiap dentuman drum dan raungan gitar disambut teriakan histeris, membuktikan bahwa Slank masih menjadi salah satu band dengan panggung paling bertenaga di negeri ini.
Rangkaian acara pun ditutup dengan penampilan memukau dari Whisnu Santika & MC Drwe, yang memastikan penonton pulang dengan senyum puas. JBL Festival 2025 bukan sekadar konser, melainkan perayaan musik, nostalgia, dan kebersamaan yang akan dikenang lama oleh semua yang hadir malam itu. (Far)
Bagikan
Berita Terkait
Ruzan & Vita Visualisasikan Kisah Cinta 20 Tahun Lewat Video Musik 'Rayuanmu'
BASS3 Luncurkan Single '3WARNA', Satukan 3 Karakter Bass Indonesia
Denny Caknan Hadirkan 'Titenono', Padukan Sentuhan Pop Modern dalam Bahasa Lokal
Ifan Seventeen Rilis '1001 Cara', Hadirkan Nuansa Nostalgia dengan Musik Lebih Dewasa
Cakra Khan Hidupkan Kembali Lagu Legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata'
Burgerkill Tegaskan Perlawanan Lewat Single 'Kontinum', Berikut Lirik Lengkapnya
Mitski Gelar Tur Dunia 'Nothing’s About to Happen to Me', Sambangi Jakarta Juli 2026
Timurnesia, Genre Baru Musik Indonesia Timur Resmi Digaungkan Pemerintah
Album 'Awal Masa' Jadi Ruang Paling Personal Raissa Faranda lewat Proyek GUNGS
Single 'Nol' Jadi Cara Monkey To Millionaire Lepas Energi Kolektif