Latar Belakang Pelaku Ledakan SMAN 72: Bapak dan Ibunya Terpisah

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Latar Belakang Pelaku Ledakan SMAN 72: Bapak dan Ibunya Terpisah

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (foto: Merahputih.com/Asropih).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung dengan tegas membantah adanya perundungan atau bullying yang menjadi motif pelaku melakukan ledakan di SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara. Pramono menilai tindakan siswa tersebut dipengaruhi konten kekerasan yang diakses melalui media sosial.

Dari hasil penyelidikan polisi, pelaku diketahui menyiapkan tujuh bahan peledak dan mengenakan pakaian menyerupai karakter film laga saat membawa bahan berbahaya itu ke sekolah.

"Tapi kalau melihat dari tujuh bom yang dipersiapkan dan kemudian cara dia membawa, kemudian pakaian kayak Rambo dan sebagainya, ya mungkin ini pengaruh dari YouTube, media sosial," ucap Pramono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (13/11).

Lebih lanjut, Pramono meminta Dinas Pendidikan (Disdik) DKI untuk segera menindaklanjuti temuan tersebut dengan pendekatan edukatif kepada para pelajar. Ia menekankan pentingnya pembinaan agar siswa tidak mudah terpengaruh oleh konten digital yang berpotensi memicu kekerasan. "Inilah yang kemudian saya sudah minta kepada Ibu Kepala Dinas segera ditangani. Bahwa anak-anak di pelajar itu tidak semudah itu untuk bisa kemudian menginspirasi dia melakukan seperti yang ada di media sosial," ujar Pramono.

Baca juga:

Kasus Ledakan di SMAN 72 Jakarta: Ayah dan 46 Teman Diperiksa, Kondisi Pelaku Sudah Sadar


Pramono mengungkap soal sosok siswa yang menjadi pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta. Dari hasil pengamatannya saat menjenguk pelaku di rumah sakit dan berdasarkan keterangan keluarga usai kejadian, menurut dia, siswa tersebut kerap merasa sendiri karena kehidupan sehari-harinya tidak mendapat kehadiran keluarga yang lengkap.

"Pelakunya ini, keluarganya, antara bapak dan ibunya terpisah. Selama ini dia hidup dengan ayahnya. Ayahnya pun kan chef, sibuk. Kebetulan ketika setelah kejadian, walaupun masih dalam keadaan tidak sadar pelakunya, saya sempat melihat di rumah sakit," papar dia.

Pernyataan Pramono mengenai sosok pelaku juga senada dengan pihak kepolisian. Disebutkan, terduga pelaku ledakan bom di SMAN 72 Jakarta, yang berada di Kelapa Gading, Jakarta Utara, ditetapkan sebagai anak berhadapan dengan hukum (ABH) dan dijerat pasal berlapis.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin mengatakan, di samping adanya aspek pidana, Iman menyoroti faktor psikologis yang menjadi latar belakang tindakan pelaku. Berdasarkan hasil penyelidikan, lanjut Iman, pelaku diduga mengalami tekanan emosional dan perasaan terisolasi dari lingkungan sekitarnya. Akibatnya, tidak adanya tempat atau seseorang untuk menyampaikan keluh kesah (mencurahkan isi hati) membuat kondisi terduga pelaku tidak stabil.

"Yang bersangkutan merasa sendiri dan tidak memiliki tempat untuk menyampaikan keluh kesah, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun pergaulan," ucapnya.

Iman tidak menjelaskan bagaimana proses hukum terduga pelaku sebab hingga saat ini kepolisian masih fokus pada pemulihan kondisi korban, baik secara fisik maupun psikologis.(Asp)

Baca juga:

Polisi Periksa Ayah Pelaku Ledakan SMAN 72, Fokus Dalami Hubungan Keluarga dan Latar Belakang ABH

#Ledakan Di SMAN 72 Jakarta #Pramono Anung #DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Hari Pertama 2026, Naik Bus TransJakarta, MRT, dan LRT Gratis
Seluruh moda transportasi publik di bawah pengelolaan Pemprov DKI Jakarta dapat digunakan tanpa biaya.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Hari Pertama 2026, Naik Bus TransJakarta, MRT, dan LRT Gratis
Indonesia
3.845 Petugas Kebersihan disiagakan di Jakarta Angkut Sampah Malam Tahun Baru 2026
Personel berasal dari seluruh Suku Dinas Lingkungan Hidup 5 kota administrasi, Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPSBA), Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST), hingga Sudin Kepulauan Seribu.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
3.845 Petugas Kebersihan disiagakan di Jakarta Angkut Sampah Malam Tahun Baru 2026
Indonesia
Malam Tahun Baru, 300 Pasukan Hujau Disiapkan di Jakarta Siaga Pohon Tumbang
Pasukan tersebut disiagakan karena Jakarta menghadapi cuaca ekstrem.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
Malam Tahun Baru, 300 Pasukan Hujau Disiapkan di Jakarta Siaga Pohon Tumbang
Indonesia
Tanpa Kembang Api, Malam Tahun Baru Jakarta Diisi Doa dan Pesan Kemanusiaan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan perayaan malam tahun baru digelar sederhana tanpa kembang api dan diawali doa lintas agama.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Desember 2025
Tanpa Kembang Api, Malam Tahun Baru Jakarta Diisi Doa dan Pesan Kemanusiaan
Indonesia
Pemutihan Ijazah DKI Tahap V Rampung, 2.753 Siswa Terima Bantuan
Pemprov Jakarta menuntaskan 6.050 ijazah tertahan sepanjang 2025 lewat program pemutihan dengan anggaran Rp 14,9 miliar. Tahap V diserahkan kepada 2.753 siswa.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Desember 2025
Pemutihan Ijazah DKI Tahap V Rampung, 2.753 Siswa Terima Bantuan
Indonesia
Aksi Tolak UMP Jakarta 2026 Terus Berlanjut, Gubernur DKI Pramono Anung: Nominal Diputuskan dari Aspirasi Buruh dan Pengusaha
Aksi buruh menolak UMP Jakarta 2026 Rp 5,72 juta terus berlanjut. Gubernur DKI Pramono Anung menjelaskan dasar penetapan sesuai PP Nomor 49 Tahun 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Desember 2025
Aksi Tolak UMP Jakarta 2026 Terus Berlanjut, Gubernur DKI Pramono Anung: Nominal Diputuskan dari Aspirasi Buruh dan Pengusaha
Indonesia
Sampah dalam Perayaan Malam Tahun Baru 2026 Diperkirakan Menurun, Dinas LH DKI Tetap Kerahkan 3.395 Petugas Kebersihan
Penurunan tersebut dipengaruhi kebijakan pelarangan kembang api serta konsep perayaan yang lebih menonjolkan empati dan solidaritas.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Sampah dalam Perayaan Malam Tahun Baru 2026 Diperkirakan Menurun, Dinas LH DKI Tetap Kerahkan 3.395 Petugas Kebersihan
Indonesia
Malam Tahun Baru, MRT Jakarta Beroperasi Hingga Pukul 02.00
Pada Rabu (31/12), MRT beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 23.59 WIB hingga Kamis (1/1/2026) pukul 02.00 WIB.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Malam Tahun Baru, MRT Jakarta Beroperasi Hingga Pukul 02.00
Indonesia
Seluruh Gedung di Jakarta Bakal Diaudit Pada 2026, Cek Standar Keselamatan
Audit kelaikan bangunan akan dilakukan terhadap seluruh bangunan umum, baik yang dikelola oleh pihak swasta atau komersial maupun yang menjadi aset pemerintah daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Seluruh Gedung di Jakarta Bakal Diaudit Pada 2026, Cek Standar Keselamatan
Indonesia
2026 Jakarta akan Macet, PAM Jaya Minta Maaf karena Proyek Pipa 1.000 Km
PAM Jaya bakal menambah sekitar 450 ribu sambungan air bersih atau setara dengan pembangunan jaringan pipa sepanjang 1.000 kilometer.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
2026 Jakarta akan Macet, PAM Jaya Minta Maaf karena Proyek Pipa 1.000 Km
Bagikan