Larangan Mengunduh TikTok di AS Dihentikan Hakim
Larangan pengunduhan TikTok di AS dihentikan hakim untuk sementara. (Foto CNet)
KEBIJAKAN pemerintah AS yang melarang TikTok dari toko aplikasi dihentikan hakim federal untuk sementara waktu. Hal itu terjadi hanya beberapa jam sebelum aturan Presiden Donald Trump itu resmi diberlakukan, Minggu (27/9) waktu setempat. Hakim Distrik Carls Nichols memberikan mosi terkait dengan pelarangan TikTok hanya 3,5 jam sebelum pelarangan dilakukan.
Sebelumnya, Departemen Perdagangan AS menetapakan 20 September sebagai hari terakhir mengunduh TikTok. Namun, departemen tersebut menunda tenggat hingga 27 September, sesuai dengan persetujuan awal Trump atas kesepakatan ByteDance untuk menjual kepemilikan ke Oracel dan Walmart.
BACA JUGA:
“Kami senang bahwa pengadilan menyetujui argumen hukum kami dan mengeluarkan perintah yang mencegah penerapan larangan aplikasi TikTok,” kata pihak TikTok. Lebih jauh, mereka mengatakan akan mempertahankan hak mereka untuk kepentingan komunitas dan karyawan mereka. Pada saat yang sama, mereka juga akan mempertahankan dialog yang sedang berlangsung dengan pemerintah untuk mengubah proposal yang sebelumnya disetuji Trump menjadi sebuah kesepakatan.
TikTok, dalam mosi untuk keputusan minggu lalu, menuduh Trump dimotivasi oleh 'pertimbangan politik' yang berkaitan dengan pemilihan umum tahun ini.
Pelarangan pengunduhan TikTok itu berawal dari Trump yang memicu negosiasi setelah menyerukan penutupan operasi di TikTok AS, kecuali perusahaan itu dijual ke perusahaan AS sebelum 15 September. Namun, pemerintah belum mencapai kesepakatan yang memenuhi semua persyaratannya.
Atas larangan itu, pihak TikTok berargumen hal itu melanggar hak Amandemen Kelima untuk proses hukum serta hak Amandemen Pertama untuk kebebasan berbicara. “Kami telah melakukan upaya untuk mencoba mematuhi tuntutan pemerintah yang selalu berubah dan menyatakan masalah keamanan nasional,” ujar pihak TikTok.
Pengacara pemerintah AS berpendapat TikTok tidak membuktikan larangan yang menyebabkan kerugian yang tidak dapat diperbaiki pada bisnis mereka. Pendapat Nichols yang menyertai perintah mengabulkan mosi TikTok untuk menghentikan larangan pengunduhan sudah disegel.
Hakim memerintahkan para pihak untuk meninjau kembali pendapat tersebut paling lambat 28 September pukul 11.000 waktu setempat. Selain itu, Nichols memerintahkan TikTok dan pengacara AS pada atau sebelum 30 September untuk mengajukan laporan status bersama yang mengusulkan jadwal persidangan.
Hakim juga berkomentar tindakan AS tampaknya sebagian besar merupakan keputusan sepihak dengan sedikit kesempatan bagi penggugat untuk disidangkan.
Trump memberi batas waktu kepada ByteDance untuk melepaskan bisnis TikTok di AS. Raksasa internet Tiongkok itu telah mencapai kesepakatan dengan Oracle dan Walmart untuk membentuk perusahaan yang berbasis di AS, TikTok Global.(and)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
OPPO A6 5G Debut di India, Dibanderol Rp 3 Jutaan dengan Baterai Jumbo
Samsung Galaxy A57 Sudah Lolos Sertifikasi TENAA, Berikut Spesifikasi Lengkapnya
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold Siap Meluncur September 2026, tak Bawa Dynamic Island?
Spesifikasi Samsung Galaxy S26 dan S26 Plus Bocor, Baterai dan Kamera Jadi Sorotan
Harga iPhone 18 Pro Max Diprediksi Bakal Meroket Buntut Kelangkaan Komponen RAM
Bocoran Xiaomi 18, Dikabarkan Bawa Kamera Periskop hingga Fingerprint Ultrasonik
OPPO Find X9 Ultra dan Vivo X300 Ultra Dirumorkan Pakai Kamera Ganda 200MP
OPPO Find X9 Pro Tembus 5 Besar DxOMark, Ungguli Honor Magic 8 Pro!
Lagu “Tega” Rita Sugiarto Viral Lagi, Bagian Liriknya Dijadikan Tantangan Kreator TikTok
Redmi Buds 8 Lite dan Mijia Smart Audio Glasses Bakal Hadir di Indonesia Bersamaan dengan Peluncuran Redmi Note 15 Series