Donald Trump Akan Larang TikTok di AS

annehsannehs - Sabtu, 01 Agustus 2020
Donald Trump Akan Larang TikTok di AS

TikTok dianggap sebagai ancaman bagi keamanan negara. (Foto: Pexels/ready made)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PRESIDEN Amerika Serikat, Donald Trump baru saja mengatakan bahwa ia akan melarang TikTok di Amerika Serikat.

Dilansir dari Forbes, Trump Administration telah menimbang-nimbang keputusan ini setelah mendeklarasikan TikTok merupakan ancaman bagi keamanan negara karena dapat membagikan data penggunanya kepada pemerintah Tiongkok.

Baca juga:

Menikmati Seni di Kota New York Lewat Panduan Instalasi Publik

"Menyangkut TikTok, kami melarang itu dari Amerika Serikat," ungkap Trump di Air Force One ketika sedang dalam penerbangan dari Washington ke Florida kepada para reporter. Ia menegaskan pelarangan TikTok akan dilakukan setidaknya sampa Sabtu pekan depan.

Trumpt larang TikTok sampai Sabtu pekan depan (Foto: Pexels/Burst)

Menurut CNBC, jubir TikTok menyatakan aplikasi asal Tiongkok itu telah berkontribusi dalam menciptakan lapangan pekerjaan diseluruh Amerika Serikat dan berkomitmen untuk menjaga privasi pengguna.

"Kami memperkerjakan hampir 1,000 orang untuk tim di Amerika Serikat untuk tahun ini saja, dan kami dengan bangga untuk memperkerjakan 10,000 karyawan lain untuk memberikan pekerjaan dengan gaji yang tinggi di seluruh Amerika Serikat," ungkap jubir TikTok dalam sebuah pernyataan.

TikTok akan di ban di AS. (Foto NYTimes)
TikTok akan di ban di AS. (Foto NYTimes)

Ia juga mengatakan TikTok telah menyumbang USD1 miliar untuk mendukung para creator-creator dari Amerika Serikat mendapatkan pekerjaan dari platform TikTok.

Baca juga:

Diputar Dimana-mana, 5 Lagu TikTok Ini Selalu Terngiang di Kepala

Jubir TikTok juga mengatakan investor terbesar TikTok berasal dari Amerika Serikat, sehingga mereka berkomitmen untuk menjaga privasi dan keamanan para penggunanya.

Investor terbesar TikTok berasal dari AS. (Foto anadoluagency)
Investor terbesar TikTok berasal dari AS. (Foto anadoluagency)

TikTok pertama kali diluncurkan pada 2017 oleh perusahaan asal Tiongkok bernama ByteDance.

Sensor Tower menuliskan aplikasi ini menjadi semakin populer semenjak pandemi COVID-19 dengan jumlah unduhan sebanyak dua miliar selama April 2020. Aplikasi ini juga memiliki saingan, termasuk Facebook dan Snap. (shn)

Baca juga:

Ini 3 Tren Digital yang Muncul dari Gaya Hidup New Normal Saat Ini!

#TikTok #Aplikasi TikTok
Bagikan
Ditulis Oleh

annehs

Berita Terkait

Lifestyle
Lirik Lagu 'Call Me Maybe' yang Mendadak Viral Lagi dan Menjajah FYP TikTok
Bagian hook yang mudah diingat serta nuansa lagu yang unik membuat trek berdurasi tiga menit itu semakin melekat di benak pendengar
Angga Yudha Pratama - Minggu, 31 Mei 2026
Lirik Lagu 'Call Me Maybe' yang Mendadak Viral Lagi dan Menjajah FYP TikTok
ShowBiz
'EVERYTHING HALLELUJAH' Viral di TikTok, Bentuk Refleksi Diri Justin Bieber
Lagu “EVERYTHING HALLELUJAH” banyak dipakai sebagai latar video karena memiliki nuansa emosional yang kuat sekaligus mudah melekat di telinga pendengar.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
'EVERYTHING HALLELUJAH' Viral di TikTok, Bentuk Refleksi Diri Justin Bieber
Fun
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Lebih dari 1 dari 3 pengguna TikTok di Indonesia tertarik pada museum.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Indonesia
Raup Rp 50 Juta Sebulan, NS Belajar Bikin Kosmetik Bermerkuri dari YouTube Dijual di 3 Akun TikTok Ini!
Tersangka NS mempelajari cara membuat kosmetik ilegal melalui video di YouTube dan memasarkan produknya melalui akun TikTok Lavia Skincare, Fiana Store, dan Hetty Skincare.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Raup Rp 50 Juta Sebulan, NS Belajar Bikin Kosmetik Bermerkuri dari YouTube Dijual di 3 Akun TikTok Ini!
Indonesia
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Jaringan produsen kosmetik ilegal mengandung merkuri yang dijual melalui sejumlah akun TikTok digerebek Bareskrim di Cirebon, Jawa Barat. Empat orang diamankan, termasuk pemilik akun TikTok.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Indonesia
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Kemkomdig) menegaskan, 6 Juni 2026 menjadi batas akhir bagi penyelenggara sistem elektronik (PSE) untuk melaporkan evaluasi mandiri atau self-assesment risiko
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Indonesia
TikTok Tutup 1,7 Juta Akun Anak, Jadi Pertama Penuhi Kewajiban PP Tunas
Selain menyampaikan angka deaktivasi akun anak di bawah usia 16 tahun, Meutya mengatakan bahwa TikTok juga telah menyampaikan rencana aksi kepatuhan yang lebih rinci dan terukur di masa mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
TikTok Tutup 1,7 Juta Akun Anak, Jadi Pertama Penuhi Kewajiban PP Tunas
Indonesia
Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
Meta, Google, dan TikTok akan diberi kesempatan untuk menjalin kesepakatan konten dengan penerbit berita lokal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
ShowBiz
Viral di TikTok, 'Meski Takkan Selalu Indah' Adiw Sering Masuk FYP
Salah satu alasan lagu ini cepat viral yakni karena sering dipakai sebagai latar musik dalam konten Reza Arap dan Lula Lahfah.
Dwi Astarini - Kamis, 16 April 2026
Viral di TikTok, 'Meski Takkan Selalu Indah' Adiw Sering Masuk FYP
Indonesia
Patuhi Regulasi, TikTok Mulai Nonaktifkan Pemilik Akun Berusia 16 Tahun ke Bawah
Pengguna TikTok yang berusia di atas 16 tahun tetapi terdampak penonaktifan akun nantinya dapat mengajukan upaya banding
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
Patuhi Regulasi, TikTok Mulai Nonaktifkan Pemilik Akun Berusia 16 Tahun ke Bawah
Bagikan