Langkah Gesit China dalam Paten Hijau

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 08 Agustus 2024
Langkah Gesit China dalam Paten Hijau

China pimpin dalam hal paten hijau.(foto: pexels-shottrotter)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PEMBANGUNAN berkelanjutan menjadi fokus besar dalam arah pertumbuhan China. 'Negeri Panda' mencatatkan kontribusi besar dalam pembangunan berkelanjutan dengan penambahan paten hijau nan pesat. Hal tersebut terungkap dalam laporan terbaru dari regulator kekayaan intelektual utama negara itu.

Seperti dilansir ANTARA, Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional China (China National Intellectual Property Administration/CNIPA) dalam Laporan tentang Analisis Statistik Paten Hijau dan Rendah Karbon menyebut jumlah pengajuan paten hijau dan rendah karbon yang dipublikasikan pada 2023 mencatatkan peningkatan secara tahunan sebesar 20 persen dan menyumbang separuh lebih dari total global.Peningkatan itu bahkan 7,1 poin persentase lebih tinggi daripada rata-rata global. Dengan catatan itu, China mengamankan posisi teratas dalam hal pengajuan paten hijau.

Laporan tersebut mendefinisikan paten hijau dan rendah karbon sebagai paten yang berpusat pada teknologi yang dapat mendorong pembangunan hijau. Paten ini mencakup lima domain utama, yakni pengurangan karbon dari energi fosil, penghematan energi dan daur ulang serta pemanfaatan energi, energi bersih, penyimpanan energi, serta penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan gas rumah kaca.

Baca juga:

Paparkan Visi Misi, Gibran Yakin Indonesia akan Jadi Raja Energi Hijau Dunia


China berkinerja baik di bidang penyimpanan energi, dengan mencatatkan 37.000 pengajuan paten pada 2023. Jumlah itu menyumbang 48 persen dari volume global. Dalam hal pengajuan paten penemuan energi bersih, China tercatat sebagai sebagai yang tertinggi di dunia dalam mematenkan teknologi energi surya dan energi hidrogen yakni masing-masing mencapai 8.000 dan 5.000.

Jumlah pengajuan paten China untuk teknologi hijau dan rendah karbon melalui perjanjian kerja sama paten (patent cooperation treaty/PCT), sebuah sistem perlindungan paten internasional, telah melampaui 5.000 pada 2023, mengamankan posisi nomor satu global selama tiga tahun berturut-turut.

Secara khusus, China telah menjadi negara dengan pengajuan paten tertinggi di dunia sejak 2019, menurut Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (World Intellectual Property Organization/WIPO).(*)

Baca juga:

Indonesia Harus Siap Songsong Era Energi Hijau

#Lingkungan Hidup Dan Kehutanan #China
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Gandeng China Buru Bajak Laut Penculik ABK WNI di Gabon
Menlu Sugiono menjelaskan upaya menggandeng China ini karena ada 5 warga negeri tirai bambu itu yang juga menjadi korban penculikan bajak laut.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Indonesia Gandeng China Buru Bajak Laut Penculik ABK WNI di Gabon
Indonesia
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP mendesak pemerintah untuk memperbaiki manajemen penanggulangan bencana dengan memperkuat sistem mitigasi bencana.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
Indonesia
Durian Beku Indonesia Sukses Tembus Pasar China, Ekspor Perdana 48 Ton
Implementasi protokol karantina ekspor durian beku yang disepakati secara resmi antara otoritas Indonesia dan China melalui konsultasi teknis dan kerja sama bilateral.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Durian Beku Indonesia Sukses Tembus Pasar China, Ekspor Perdana 48 Ton
Lifestyle
TYESO Resmi Hadir di Indonesia lewat Kerja Sama Eksklusif dengan PT USS
Merek peralatan minum inovatif dan premium asal China tersebut resmi menunjuk (USS) sebagai distributor tunggal TYESO di Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Desember 2025
TYESO Resmi Hadir di Indonesia lewat Kerja Sama Eksklusif dengan PT USS
Indonesia
Duduk Perkara Belasan WNA China Serang TNI Pakai Parang di Ketapang Versi Kodam XII/Tanjungpura
Akibat amuk massa tersebut, kendaraan operasional perusahaan mengalami kerusakan parah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Desember 2025
Duduk Perkara Belasan WNA China Serang TNI Pakai Parang di Ketapang Versi Kodam XII/Tanjungpura
Dunia
China Kerahkan 100 Kapal AL Imbas Pernyataan Kontroversial PM Jepang
PM Takaichi menyatakan Jepang dapat merespons secara militer jika China menyerang Taiwan.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Desember 2025
China Kerahkan 100 Kapal AL Imbas Pernyataan Kontroversial PM Jepang
Indonesia
Bincang Ringan Presiden Prabowo dengan Ketua MPR China, Bahas Guci dan Bayi Panda
Prabowo menunjukkan foto panda yang baru melahirkan bayi beberapa waktu yang lalu. Prabowo mengatakan sang induk panda telah berada di Indonesia selama satu dekade.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Desember 2025
Bincang Ringan Presiden Prabowo dengan Ketua MPR China, Bahas Guci dan Bayi Panda
Dunia
Takut Bobol, Kepolisian Kanada Cuma Pakai Drone China untuk Operasi Nonsensitif
Pembatasan drone buatan China mencerminkan tren global yang semakin waspada potensi risiko keamanan siber dan intelijen.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Desember 2025
Takut Bobol, Kepolisian Kanada Cuma Pakai Drone China untuk Operasi Nonsensitif
Dunia
Kebakaran Hong Kong, Pemerintah Lakukan Penyelidikan di tegah Tekanan China
Beijing malah memperingatkan akan menggunakan undang-undang keamanan nasional untuk menindak setiap protes anti-China yang muncul setelah tragedi tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 01 Desember 2025
 Kebakaran Hong Kong, Pemerintah Lakukan Penyelidikan di tegah Tekanan China
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Tenggelamkan 31 Kapal Asal China di Natuna, Masuk secara Ilegal
Indonesia dikabarkan menenggelamkan 31 kapal asal China. Kapal itu masuk ke perairan Indonesia secara ilegal.
Soffi Amira - Rabu, 26 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Tenggelamkan 31 Kapal Asal China di Natuna, Masuk secara Ilegal
Bagikan