Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Pilpres AS

Langkah Cepat Biden Usai Bersumpah Jadi Presiden ke-46 Amerika Serikat

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Januari 2021
Langkah Cepat Biden Usai Bersumpah Jadi Presiden ke-46 Amerika Serikat

Joe Biden saat ambil sumpah Presiden. (Foto: Tangkapan Layar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Joe Biden telah dilantik sebagai Presiden AS ke-46 pada hari Rabu (20/1) di Gedung Capitol. Biden adalah tokoh politik dari Partai Demokrat yang telah bekerja di Washington selama hampir setengah abad.

Biden, 78 tahun, menjadi pemimpin Amerika tertua sepanjang sejarah, setelah 36 tahun menjadi Senator dan delapan tahun menjadi wakil presiden. Ia diambil sumpahnya, dan berjanji akan menegakkan Konstitusi AS dan membela Amerika dari semua musuh, dalam negeri atau luar negeri, di hari Rabu di musim dingin yang berangin.

Biden didampingi Kamala Harris, mantan senator AS dari California, negara bagian terpadat di AS. Kemala menjadi perempuan pertama yang memegang jabatan pemerintahan tertinggi sepanjang sejarah Amerika. Harris merupakan keturunan Afrika dan India.

Baca Juga:

Sah! Joe Biden Jadi Presiden ke-46 Amerika Serikat

Dalam Pidatonya mengambil sumpah, Biden menjanjikan hari baru bagi Amerika dan menyerukan persatuan. Pidato persatuan ini, tidak terlepas dari aksi dua minggu lalu, setelah pendukung Trump mengamuk di Capitol Hill atau Gedung Kongres Amerika untuk membatalkan hasil pemilu.

Ia mengulangi ajakan untuk bersatu dan mengatasi penyebaran virus COVID-19, mempercepat pengadaan vaksin dan memperbaiki ekonomi yang buruk.

Biden mengungkap pandemi yang berlangsung telah menewaskan 400.000 warga Amerika dan menyebabkan kesulitan ekonomi bagi banyak warga.

“Untuk bisa pulih, kita harus ingat. Kadang sulit untuk ingat, tapi itu cara kita untuk pulih,” kata Biden di depan monumen Lincoln Memorial untuk mengenang mereka yang gugur, Selasa (19/1).

Dalam pidatonya tersebut, sekitar 400 lampu dinyalakan di sekitar Reflecting Pool.

“Sebagai bangsa, penting bagi kita untuk ingat, dan itu alasan kita di sini hari ini. Dari matahari terbenam hingga matahari terbit, mari kita terangi kegelapan di sepanjang kolam reflektif yang sakral ini dan mari kita mengenang mereka yang sudah pergi,” kata Biden.

Ia juga berjanji untuk “langsung bekerja” setelah diambil sumpahnya.

“Tidak sedetikpun waktu yang bisa kita sia-siakan untuk mengatasi krisis yang dihadapi bangsa kita.”

Begitu selesai dilantik, Biden menandatangani tiga dokumen. Biden menandatangani Proklamasi Hari Pelantikan dan dokumen untuk nominasi posisi kabinet dan posisi lain dalam pemerintah.

Penandatanganan itu merupakan bagian dari janji kampanyenya untuk membalikkan banyak keputusan mantan Presiden Donald Trump selama empat tahun ini, pada hari pertamanya menjabat.

Dalam pernyataannya, tim transisi Biden mengatakan, beberapa dari masalah tersebut termasuk mengatasi krisis virus corona, imigrasi, dan perubahan iklim.

Para pembantunya mengatakan Biden akan mengakhiri larangan datang ke Amerika bagi orang-orang dari beberapa negara yang mayoritas penduduknya Muslim, menghentikan pembangunan tembok di sepanjang perbatasan Amerika-Meksiko, dan bergabung kembali dalam perjanjian iklim Paris dan Organisasi Kesehatan Dunia.

Joe Biden dan Kemala. (Foto: VOA)
Joe Biden dan Kemala. (Foto: VOA)

Dalam pidato inaugurasinya, Biden tidak menyebut nama Donald Trump, yang kalah dalam Pilpres AS dan masih ogah mengakui kemenangan Biden.Trump bahkan mengabaikan tradisi yang telah berlangsung selama 152 tahun, di mana presiden yang masa jabatannya habis, menghadiri pelantikan presiden penerusnya.

Wakil Presiden Mike Pence menghadiri acara pelantikan bersama istri, sementara Trump terbang meninggalkan Washington menuju negara bagian Florida pada Rabu pagi. Biden hanya menyebut Pance dalam pidato pembukanya.

Seminggu yang lalu, DPR memakzulkan Trump karena mendorong pemberontakan dengan mengerahkan ribuan pendukungnya menuju ke Gedung Capitol untuk menghadapi para legislator yang tengah bersidang mengesahkan kemenangan Biden. Meski masa jabatannya telah berakhir, Trump akan menghadapi sidang pemakzulan di Senat dalam beberapa waktu mendatang.

Acara pelantikan disaksikan oleh tiga mantan presiden, Barack Obama, George W. Bush dan Bill Clinton. Lautan manusia yang biasanya menjadi pemandangan setiap acara inagurasi presiden AS kali ini tidak tampak. Kawasan National Mall di depan Gedung Capitol yang biasanya dipenuhi warga AS kali ini dipenuhi oleh ribuan bendera Amerika dan aparat kemananan dari Garda Nasioanal. (*)

Baca Juga:

Tolak Hadiri Inaugurasi Biden, Trump dan Melania Tinggalkan Pesan Singkat di Gedung Putih

#Breaking #Donald Trump #Joe Biden #Pilpres AS #Calon Presiden Amerika
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Darat Magnitudo 5,5 Guncang Kupang, Berpotensi Ada Susulan
BMKG memastikan guncangan gempa bumi tersebut tidak berpotensi memicu tsunami
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Gempa Darat Magnitudo 5,5 Guncang Kupang, Berpotensi Ada Susulan
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Perairan Enggano Bengkulu Tanpa Potensi Tsunami
Petugas pemantau memastikan belum menerima laporan mengenai kerusakan fisik bangunan maupun korban jiwa akibat guncangan di perairan barat daya Enggano tersebut
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Juli 2026
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Perairan Enggano Bengkulu Tanpa Potensi Tsunami
Olahraga
Ferran Torres Pamer Topi 'Make Spain Great Again' Saat Parade Juara, Gedung Putih Angkat Bicara
Penampilan pemain berusia 26 tahun mengenakan topi bertuliskan empat kata tersebut memicu dua penafsiran berbeda
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
Ferran Torres Pamer Topi 'Make Spain Great Again' Saat Parade Juara, Gedung Putih Angkat Bicara
Dunia
Trump Ancam Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik, Iran Bersiap Gelapkan Sekutu AS
Iran akan menyerang infrastruktur minyak, gas, ekonomi, dan pembangkit listrik di seantero Timur Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Trump Ancam Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik, Iran Bersiap Gelapkan Sekutu AS
Dunia
Trump Usulkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
Masa jabatan kedua Sekjen PBB saat ini, Antonio Guterres, dijadwalkan berakhir pada 31 Desember mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Trump Usulkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
Olahraga
Persija Jakarta Resmi Umumkan Kedatangan Nadeo Argawinata, Dikontak 5 Tahun
Perekrutan Nadeo Argawinata lewat kesepakatan transfer dengan Borneo FC, melibatkan perpindahan dua pemain muda Persija, Aditya Warman dan Ibrah Ohorella.
Frengky Aruan - Rabu, 22 Juli 2026
Persija Jakarta Resmi Umumkan Kedatangan Nadeo Argawinata, Dikontak 5 Tahun
Indonesia
Prabowo Lantik Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Pukul 15.00 WIB Sore Ini
Pelantikan dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 WIB di Istana Negara. Sudaryono akan menjabat sebagai Kepala BGN definitif dan tidak merangkap jabatan Wamentan.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Prabowo Lantik Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Pukul 15.00 WIB Sore Ini
Indonesia
Sudaryono Ditunjuk Jadi Kepala Baru BGN, tidak akan Rangkap Jabatan Wamentan
Sudaryono, yang saat ini menjabat Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), akan menggantikan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Sudaryono Ditunjuk Jadi Kepala Baru BGN, tidak akan Rangkap Jabatan Wamentan
Indonesia
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Presiden Prabowo menyetujui pengunduran dirinya, tapi tetap diminta awasi MBG.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Dunia
PLTN Diserang, Iran Balas Serangan ke Pusat Data Milik Amazon di Bahrain
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran juga telah melancarkan serangan ke Yordania hingga menewaskan personel militer Amerika Serikat di sana.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
PLTN Diserang, Iran Balas Serangan ke Pusat Data Milik Amazon di Bahrain
Bagikan