Lampaui Target, Realisasi Investasi 2015 Capai Rp545,4 Triliun

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 21 Januari 2016
Lampaui Target, Realisasi Investasi 2015 Capai Rp545,4 Triliun

Kepala BKPM Franky Sibarani (kiri) didampingi Deputi Bidang Pengendalian dan Pelaksanaan Penanaman Modal Azhar Lubis saat konferensi pers, di kantor BKPM, Kamis (21/01). (Foto: MP/John Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyampaikan hasil capaian realisasi investasi tahun 2015 sebesar Rp545,4 triliun atau meningkat 17,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala BKPM Franky Sibarani menjelaskan, capaian realisasi investasi tersebut melampui target tahun 2015 sebesar Rp519,5 triliun (105%). Komposisi realisasi investasi terdiri dari Penanaman Modal Dala Negari (PMDN) meningkat 15,0% sebesar Rp179,5 triliun, sementara Penanaman Moda Asing (PMA) juga meningkat 19,2% sebesar Rp365,9 triliun.

"Capaian realisasi investasi tahun 2015 yang melampaui target tahun 2015 merupakan sesuatu yang patut diapresiasi di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi global," kata Franky saat konferensi pers di gedung BKPM, Jakarta Selatan, Kamis (21/1).

Franky menambahkan, kinerja investasi tetap menunjukkan geliat ditandai dengan pertumbuhan yang memberikan dampak berganda, antara lain peningkatan penyerapan lapangan kerja, memperlihatkan kepercayaan investor terhadap kondisi fundamental ekonomi dan politik Indonesia, serta prospek pertumbuhan ekonomi ke depan dapat terjaga dengan baik.

"Capaian positif realisasi investasi Januari-Desember 2015 ini memberikan optimisme prospek investasi Indonesia ke depan masih cukup baik. Terlebih pemerintah sudah mengeluarkan berbagai paket kebijakan dengan berbagai pilihan insentif investasi, penyederhanaan perizinan dan berbagai kemudahan pada investor, termasuk fasilitasi atas permasalahan yang dihadapi investor," jelasnya.

Menurutnya, perkembangan yang terakhir adalah BKPM telah meresmikan Layanan Izin Investasi 3 Jam dengan 9 produk pada hari Senin, 11 Januari 2016 yang lalu.

Dari data BKPM, tercatat realisasi investasi sepanjang Januari-Desember 2015 dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 1.435.711 orang, naik 0,3% dibandingkan periode yang sama tahun 2014, sebesar 1.430.846 orang.

“Tahun ini kami mengharapkan penyerapan tenaga kerja dapat menembus angka 2 juta,” paparnya.

Capaian positif kinerja investasi selama 2015 tersebut didukung oleh kontribusi positif realisasi investasi dalam periode triwulan IV bulan Oktober-Desember 2015 sebesar Rp145,4 triliun, meningkat 20,8% dibandingkan periode yang sama tahun 2014. Realisasi PMDN mencapai Rp46,2triliun, meningkat 10,8% dibandingkan capaian periode yang sama tahun lalu, sedangkan PMA mencapai Rp99,2 triliun atau tumbuh 26%.

Pada triwulan IV tahun 2015, realisasi investasi di Pulau Jawa sebesar Rp77,3 triliun dan realisasi investasi di luar Pulau Jawa sebesar Rp68,1 triliun. Apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2014 sebesar Rp50,4 triliun terjadi peningkatan realisasi investasi di luar Pulau Jawa sebesar 35,1%. Realisasi penyerapan tenaga kerja Indonesia pada triwulan IV 2015 mencapai 375.982 orang yang terdiri dari proyek PMDN sebanyak 111.006 orang dan dari proyek PMA sebanyak 264.976 orang.

“Kinerja yang baik selama Januari-Desember 2015 memberikan optimisme bahwa bukan saja target tahun ini telah terlampaui, namun target tahun 2016 sebesar Rp594,8 triliun juga optimis akan dapat dicapai," pungkasnya. (abi)


BACA JUGA:

  1. Singapura Menempati Urutan Teratas Investasi di Indonesia
  2. Perlambatan Ekonomi Tidak Halangi Minat Tiongkok Investasi di Sektor Kelistrikan
  3. BKPM Fasilitasi Investasi Smelter US$612 Juta dari Tiongkok
  4. Realisasi Investasi Asing Ditargetkan Rp386 Triliun
  5. Proporsi Rencana Investasi PMA Diproyesikan Rp1.087 Triliun

 

#Franky Sibarani #Investasi #BKPM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Dorong Pembanguna Pusat Data Nasional 11 Gigawatt Demi Ekonomi Digital
Rencana tersebut turut didukung program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 gigawatt-peak (GWp).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Pemerintah Dorong Pembanguna Pusat Data Nasional 11 Gigawatt Demi Ekonomi Digital
Indonesia
Danantara Siapkan Opsi Beli Pabrik Tekstil Buat Serap Tenaga Kerja
Pengembangan industri tekstil nantinya tidak hanya berfokus pada produksi barang jadi, tetapi juga mencakup penguatan kegiatan industri di sektor hulu dan antara.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Danantara Siapkan Opsi Beli Pabrik Tekstil Buat Serap Tenaga Kerja
Indonesia
Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera
Besarnya nilai investasi tidak serta-merta menjamin masyarakat memperoleh pekerjaan layak dan pendapatan yang memadai.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera
Indonesia
Singapura Masih Jadi Investor Asing Terbesar Indonesia, USD 14 Miliar Sampai September 2026
Penanaman modal asing (PMA) tercatat memberikan kontribusi sebesar Rp 777,8 triliun atau 50,5 persen
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Singapura Masih Jadi Investor Asing Terbesar Indonesia, USD 14 Miliar Sampai September 2026
Indonesia
BKPM dan BP BUMN Ditetapkan di Bawah Koordinasi Menko Bahlil Lahadalia
Kemungkinan masuknya Kementerian Perindustrian di bawah Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil menyampaikan hal tersebut masih berupa kemungkinan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
BKPM dan BP BUMN Ditetapkan di Bawah Koordinasi Menko Bahlil Lahadalia
Berita
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Dampak ekonomi global terhadap Indonesia pada 2026 mencakup suku bunga AS, inflasi, ekspor komoditas, investasi, dan tantangan APBN.
ImanK - Kamis, 15 Oktober 2026
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Indonesia
Rosan Ungkap Investasi Hilirisasi Naik Jadi 30 Persen, Total Investasi RI Tembus Rp 1.010,6 Triliun
Rosan melaporkan investasi Indonesia mencapai Rp 1.010,6 triliun pada Semester I-2026. Kontribusi hilirisasi naik menjadi 30 persen dari total nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Rosan Ungkap Investasi Hilirisasi Naik Jadi 30 Persen, Total Investasi RI Tembus Rp 1.010,6 Triliun
Indonesia
Puluhan Ribu Kasus Premanisme Ganggu Dunia Usaha, Polri: Modusnya Ngerecokin sebelum Usaha Dimulai
Selain premanisme, Polri juga menangani ribuan kasus pungutan liar dan pemerasan.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Puluhan Ribu Kasus Premanisme Ganggu Dunia Usaha, Polri: Modusnya Ngerecokin sebelum Usaha Dimulai
Indonesia
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
"Adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita. Mitra-mitra kita, kita anggap sebagai saudara-saudara kita," ujarnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
Indonesia
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan investasi Jakarta mencapai Rp173,6 triliun hingga semester I 2026 dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Bagikan