Lalin Kota Yogyakarta Turun Drastis Selama PPKM Darurat

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 09 Juli 2021
Lalin Kota Yogyakarta Turun Drastis Selama PPKM Darurat

Razia surat bebas COVID-19 di perbatasan Jawa Tengah dan DIY. (Foto: MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sepekan usai penerapan PPKM Darurat, lalu lintas di wilayah Kota Yogyakarta menurun cukup signifikan.

Penurunan terjadi salah satunya disebabkan karena adanya penyekatan di sejumlah jalan masuk menuju Kota Yogyakarta.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif menjelaskan, penurunan volume kendaraan yang melintas di jalan raya mencapai 57 persen.

Baca Juga:

Sultan Yogyakarta Berburu 47,6 Ton Oksigen per Hari

"Kami terapkan penyekatan di sejumlah simpang jalan di Kota Yogyakarta sejak Selasa (6/7). Sekarang mulai terlihat. Jalanan mulai sepi kendaraan," ujar Agus melalui keterangan pers di Yogyakarta, Jumat (9/7)

Lebih rinci Agus menjelaskan, penurunan volume kendaraan dihitung dari pengamatan CCTV dan personel di sembilan simpang yang dianggap potensial terdampak penyekatan.

“Parameter penghitungan volume kendaraan di simpang dilakukan dengan menghitung panjang antrean kendaraan di tiap kaki simpang. Dari hasil traffic account yang kami lakukan, dapat diketahui ada penurunan volume kendaraan hingga 57 persen. Itu terjadi Rabu (7/7) siang,” kata dia

Misalnya di simpang Permata di sisi barat yang semula antrean kendaraan bisa mencapai 35-40 meter, maka berkurang menjadi 20-25 meter atau berkurang 29 persen.

Pengurangan volume kendaraan yang cukup banyak terjadi di Jalan Urip Sumoharjo yaitu di simpang Galeria. Antrean kendaraan di kaki simpang sisi timur biasanya mencapai 70 meter tetapi kemudian berkurang menjadi 10 meter atau berkurang hingga 90 persen.

Petugas penegakan protokol kesehatan PPKM Darurat di DIY. (Foto: MP/Teresa Ika)
Petugas penegakan protokol kesehatan PPKM Darurat di DIY. (Foto: MP/Teresa Ika)

Agus berharap, penurunan volume kendaraan tersebut merupakan sinyal positif bahwa masyarakat menaati aturan yang diberlakukan pemerintah saat PPKM Darurat yaitu membatasi mobilitas di luar rumah apabila tidak terlalu mendesak.

Di Kota Yogyakarta, penyekatan lalu lintas dilakukan di sejumlah simpang di antaranya simpang Wirobrajan dari arah barat, simpang Pingit ke selatan, simpang Tugu ke selatan, simpang Gejayan ke barat, dan simpang Muja Muju dialihkan ke utara atau selatan. Khusus simpang Jalan Imogiri Barat dan Jalan Parangtritis masuk ke Kota Yogyakarta ditutup 24 jam.

“Pada awalnya, penyekatan akan dilakukan mulai pukul 16.00 - 06.00 WIB tetapi kemudian dimajukan menjadi pukul 14.00 WIB. Keputusan itu sepenuhnya tergantung dari Wali Kota Yogyakarta, Satgas COVID-19, dan kepolisian dengan melihat kondisi di lapangan,” katanya.

Baca Juga:

Polda Jateng Sekat Perbatasan Klaten-Yogyakarta di Prambanan, Petugas Cek Surat Swab Hingga Vaksin

Penyekatan yang dilakukan di sejumlah ruas jalan tersebut, lanjut Agus juga tidak menimbulkan dampak berupa beralihnya kepadatan lalu lintas di ruas jalan lain.

Selain melakukan penyekatan jalan, juga akan dilakukan operasi gabungan untuk melakukan pengecekan acak kepada pelaku perjalanan yang akan masuk ke Kota Yogyakarta, yaitu untuk menunjukkan dokumen kesehatan bebas COVID-19 atau kartu vaksinasi.

Saat ini, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta juga tengah melakukan telaah teknis terkait penambahan titik penyekatan. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Masuk Yogyakarta Wajib Bawa Surat Negatif COVID-19 dan Kartu Vaksin

#Yogyakarta #COVID-19 #PPKM Darurat
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Penghentian sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan sementara setelah terjadinya gempa bumi.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Olahraga
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,5 mengguncang Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada Selasa (27/1) pada pukul 13.15 WIB.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
ShowBiz
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
Lagu ini menegaskan filosofi 'Takhta untuk Rakyat'.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Bagikan