Pilpres 2019

LADK Dua Miliar, Sandiaga: Sedih Ya, Jangan Dibandingkan Toko Sebelah Lah

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 23 September 2018
LADK Dua Miliar, Sandiaga: Sedih Ya, Jangan Dibandingkan Toko Sebelah Lah

Cawapres Sandiaga Uno dari Koalisi Indonesia Adil Makmur (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Koalisi Indonesia Adil Makmur (KIAM) menyerahkan laporan awal dana kampanye (LADK) Pilpres 2019 ke KPU RI, Minggu (23/9).

Berdasarkan laporan yang diperoleh, KIAM menyerahkan laporan dana awal sebesar Rp2 Miliar. Dana tersebut berasal dari sumbangan Paslon yang diusung Prabowo-Sandiaga Uno.

"Sedih ya, jangan dibandingkan sama toko sebelah lah. ya kan sampai 6 kali lipat dari kita," kata Cawapres Sandiaga Uno usai menyerahkan LADK.

Namun demikian, Dia mengatakan akan terus menjaring dana kampanye dari siapapun yang berniat baik untuk Indonesia.

"Kita juga berusaha menjaring dana secara transparan, tapi kita mau tambahkan SDM kita dulu dan kita menunggu korporasi yang mau ikut aturan main kita," ujarnya.

Jubir KIAM Dahnil Simanjuntak
Jubir KIAM Dahnil Anzar Simanjuntak (MP/Fadhli)

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyatakan, KIAM ingin menghadirkan dana kampanye yang transparan dan akuntabel. Dengan cara membuat terobosan baru, yaitu melakukan pelaporan tiap bulan kepada publik dan menghadirkan audit internal yang langsung akan mendapatkan akses melaporkan jika ada potensi atau kecurigaan penerimaan dan penggunaan dana yang menyimpang dari UU.

"Tentunya kita partisipatif, kalau ada korporasi yang sesuai dengan seluruh aturan diperbolehkan why not, tapi kita pengin publik tahu korporasi tersebut dan apa kepentingannya," terang Sandi.

Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden Joko Widodo (Jokowi) dan calon wakil presiden Ma’ruf Amin sudah lebih dulu melakukan penyerahan laporan awal dana kampanye (LADK) ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Tim bendahara TKN KIK Syafrizal mengatakan, penyerahan LADK sejumlah Rp11 miliar.

"Kami baru saja serahkan berkas dana awal kampanye itu sampai dengan kemarin kita sudah kumpulkan dana sebesar Rp11 miliar," katanya di Kantor KPU RI, Minggu (23/9).

Dana itu berasal dari perseorangan dan korporasi. Namun Syafrizal tidak merinci nama-nama penyumbang tersebut.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Pasangan Jokowi-Ma'ruf Laporkan Dana Awal Kampanye, Bagaimana dengan Prabowo-Sandi?

#Pilpres 2019 #Sandiaga Uno #Prabowo Subianto #Dana Kampanye
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
MBG Diminta Setop Sementara, Ekonom Soroti Anggaran hingga Kasus Keracunan
Ekonom Achmad Nur Hidayat meminta program MBG dihentikan sementara. Ia menyoroti anggaran hingga kasus keracunan.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
MBG Diminta Setop Sementara, Ekonom Soroti Anggaran hingga Kasus Keracunan
Indonesia
Pemerintah Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tidak Naik, Bahlil Ungkap Alasannya
Pemerintah memastikan harga Pertalite dan Biosolar tidak naik. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan alasannya.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
Pemerintah Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tidak Naik, Bahlil Ungkap Alasannya
Indonesia
Sudah Bayar Rp 1 Triliun, Dudung Sebut Ribuan Motor Listrik MBG Masih dalam Perakitan
Ribuan motor listrik MBG kini masih dalam proses perakitan. Meski tersandung kasus korupsi, tetapi nasib motor listrik itu menunggu keputusan Prabowo.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Sudah Bayar Rp 1 Triliun, Dudung Sebut Ribuan Motor Listrik MBG Masih dalam Perakitan
Indonesia
Cocoklogi Prabowo di Hari Ultah HIPMI, Salah Hitung 10+6=17 Ujungnya Jadi 8
Presiden Prabowo Subianto kembali menyinggung angka 8 yang dianggapnya sebagai simbol keberuntungan.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Cocoklogi Prabowo di Hari Ultah HIPMI, Salah Hitung 10+6=17 Ujungnya Jadi 8
Indonesia
Terima Surat Surat Kepercayaan Duta Besar 9 Negara, Prabowo Tegaskan Prinsip Dasar Diplomatik RI
Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari sembilan duta besar negara sahabat.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Terima Surat Surat Kepercayaan Duta Besar 9 Negara, Prabowo Tegaskan Prinsip Dasar Diplomatik RI
Indonesia
UU Polri Disahkan, Kapolri Berpeluang Menjabat Lebih Lama Lewat Keputusan Presiden
DPR resmi mengesahkan UU Polri. Dalam aturan itu, masa jabatan Kapolri berpeluang diperpanjang sesuai keputusan presiden.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
UU Polri Disahkan, Kapolri Berpeluang Menjabat Lebih Lama Lewat Keputusan Presiden
Indonesia
DPR Titip Pesan ke Said Iqbal, Fokus Bereskan PHK hingga Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
Said Iqbal mendapat tugas berat usai dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Buruh.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
DPR Titip Pesan ke Said Iqbal, Fokus Bereskan PHK hingga Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bisa Bubarkan DPR Lewat Dekrit, Benarkah?
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan bisa membubarkan DPR lewat dekrit. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bisa Bubarkan DPR Lewat Dekrit, Benarkah?
Indonesia
Prabowo Bakal Lantik Pimpinan Baru BGN dan Said Iqbal di Istana Negara Sore ini
Presiden RI, Prabowo Subianto, akan melantik beberapa pejabat pada Senin (8/6). Presiden Buruh, Said Iqbal, juga ikut dilantik.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Prabowo Bakal Lantik Pimpinan Baru BGN dan Said Iqbal di Istana Negara Sore ini
Indonesia
Istana Bantah Purbaya Dicopot dari Kursi Menkeu, Tegaskan Jangan Percaya Rumor
Istana membantah isu Menkeu Purbaya diganti Chatib Basri. Mensesneg Prasetyo Hadi meminta masyarakat tak percaya isu.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Istana Bantah Purbaya Dicopot dari Kursi Menkeu, Tegaskan Jangan Percaya Rumor
Bagikan