Kurs Rupiah Stabil pada Penutupan Sore

Luhung SaptoLuhung Sapto - Rabu, 30 September 2015
Kurs Rupiah Stabil pada Penutupan Sore

Petugas bank menghitung uang pecahan dolar Amerika di Jakarta, Selasa (10/6). (Foto Antara/Puspa Perwitasari)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Keuangan-Laju nilai tukar rupiah pada penutupan sore bergerak stabil di kisaran Rp14.600 per dolar Amerika Serikat (AS). Stabilnya nilai tukar rupiah dikarenakan belum ada sentimen yang dapat mengangkat atau pun menjatuhkan rupiah. 

Berdasarkan data Bloomberg, Rabu (30/9) sore nilai tukar rupiah parkir di level Rp14.652 per dolar AS. Rupiah menguat tipis 38 poin atau setara 0,26 persen. 

Sedangkan data Yahoo Finance, kurs rupiah melanjutkan gerak positif ke Rp14.602 per dolar AS dari sebelumnya di posisi Rp14.615 per dolar AS. 

Sementara berdasarkan data Bank Indonesia (BI), kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (JISDOR) nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level Rp14.657 per dolar AS. Rupiah menguat 71 poin dibandingkan sebelumnya di posisi Rp14.728 per dolar AS. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga menguat pada sesi penutupan sore. IHSG ditutup menguat 45,50 poin atau 1,09 persen, naik ke posisi 4.223. Indeks saham unggulan LQ45 turun 8.27 poin ke 704,98 dan JII melemah 1,66 poin ke 556,09.

Setelah beberapa hari melemah, sore ini seluruh sektor berada di zona hijau. Sektor yang menguat di antaranya agrikultur, perdagangan, dan pertambangan. Sektor agrikultur memimpin penguatan 19,82 poin dengan mencapai 1.633.

Volume transaksi perdagangan saham penutupan hari ini terpantau sebesar 3,804 miliar lembar saham senilai Rp4,38 triliun. Sebanyak 181 saham menguat, 118 saham melemah, 90 saham stagnan, dan 168 saham tak ada perdagangan. (Luh)

Baca Juga:

  1. BI Rilis Kebijakan Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
  2. Paket Kebijakan II untuk Dorong Investasi dan Buka Lapangan Kerja
  3. BI: Inflasi September 2015 Hanya 0,06 Persen
  4. Ini Alasan BI Pertahankan BI Rate Tetap 7,5 Persen
  5. Rupiah Tembus Di Level Rp.18.000, OJK Prediksi Lima Bank Nasional Kolaps

 

#Indeks Saham #IHSG #Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar AS #Kurs Rupiah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Hari Ini Mengamuk! Dolar AS Tumbang ke Rp18.082 Gara-Gara Sentimen Global dan Kuatnya Ekonomi Nasional
Pantau pergerakan nilai tukar rupiah hari ini yang sukses menguat ke Rp18.082 per dolar AS. Simak analisis lengkap soal loyonya dolar dan kuatnya ekonomi RI di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 November 2026
Rupiah Hari Ini Mengamuk! Dolar AS Tumbang ke Rp18.082 Gara-Gara Sentimen Global dan Kuatnya Ekonomi Nasional
Indonesia
IHSG Hari Ini Meroket Tajam ke 5.030, Sentimen Positif Domestik dan Global Jadi Penopang Utama
Laju IHSG hari ini sukses ditutup menguat tajam ke level 5.030,26 didorong rilis data pertumbuhan ekonomi BPS yang solid serta sentimen positif bursa global. Cek ringkasan pergerakan pasarnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 November 2026
IHSG Hari Ini Meroket Tajam ke 5.030, Sentimen Positif Domestik dan Global Jadi Penopang Utama
Indonesia
IHSG Hari Ini Ngegas di Menit Akhir! Efek Pemilu AS Bikin Pasar Saham Bergairah
Pergerakan IHSG hari ini sukses ditutup menguat berkat sentimen positif hasil Pemilu AS. Cek update bursa saham, harga emas, dan prediksi IHSG besok di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 November 2026
IHSG Hari Ini Ngegas di Menit Akhir! Efek Pemilu AS Bikin Pasar Saham Bergairah
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Efek Domino Wall Street, Pemilu AS, dan Inflasi Pangan Bikin Investor Panik
Penasaran kenapa IHSG hari ini anjlok tajam hingga hampir 4%? Simak analisis lengkap penyebab IHSG turun, mulai dari efek Wall Street hingga isu inflasi pangan.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 November 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Efek Domino Wall Street, Pemilu AS, dan Inflasi Pangan Bikin Investor Panik
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tipis: Tersandung Drama AS-Iran Meski Neraca RI Surplus Besar
Cek update nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar AS. Temukan analisis pergerakan kurs rupiah di tengah surplus neraca perdagangan dan panasnya diplomasi geopolitik global.
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tipis: Tersandung Drama AS-Iran Meski Neraca RI Surplus Besar
Indonesia
Perdagangan Pagi IHSG Memerah, 444 Saham Tercatat Melemah
IHSG melemah 0,63 persen ke level 5.024,971 pada perdagangan pagi Senin, 2 November 2026. Sebanyak 444 saham terkoreksi di tengah tekanan sentimen global.
Yusuf Abdillah - Senin, 02 November 2026
Perdagangan Pagi IHSG Memerah, 444 Saham Tercatat Melemah
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok ke Bawah 5.100! Simak Prediksi Pasar Saham Pekan Depan Usai Rilis Suku Bunga BOJ
Pergerakan IHSG hari ini ditutup melemah di zona merah. Simak update bursa saham, prediksi IHSG pekan depan, serta efek kebijakan BOJ dan pemilu AS di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok ke Bawah 5.100! Simak Prediksi Pasar Saham Pekan Depan Usai Rilis Suku Bunga BOJ
Indonesia
IHSG Hari Ini Merah Merona! Sentimen Suku Bunga Global dan Timteng Bikin Pasar Galau
IHSG hari ini dibuka melemah akibat ketidakpastian suku bunga global dan ketegangan geopolitik. Cek prediksi IHSG, analisis saham BEI, & sentimen domestik di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Merah Merona! Sentimen Suku Bunga Global dan Timteng Bikin Pasar Galau
Indonesia
Prediksi IHSG Hari Ini: Pasar Sideways Menanti The Fed, Aturan Baru BEI Bakal Jadi Juru Selamat?
Prediksi IHSG hari ini diproyeksi bergerak sideways akibat aksi wait and see terhadap kebijakan The Fed dan pelemahan rupiah. Intip juga aturan baru BEI di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Oktober 2026
Prediksi IHSG Hari Ini: Pasar Sideways Menanti The Fed, Aturan Baru BEI Bakal Jadi Juru Selamat?
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok: Efek Domino The Fed dan Panasnya Timur Tengah
IHSG hari ini ditutup melemah akibat sikap wait and see investor jelang rapat suku bunga The Fed dan memanasnya konflik Timur Tengah. Simak analisis pergerakan saham selengkapnya.
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok: Efek Domino The Fed dan Panasnya Timur Tengah
Bagikan