Kesehatan

Kurang Minum, 5 Masalah Kesehatan Mengintai

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 02 November 2020
Kurang Minum, 5 Masalah Kesehatan Mengintai

Jangan sepelekan air (Foto: pixabay congerdesign)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JANGAN sepelekan mengonsumsi air putih. Minum tidak hanya menghilangkan dahaga, tapi baik pula untuk kesehatanmu. Oleh karena itu, amat penting menjaga asupan air harianmu.

Melansir dari laman Well + Good, menurut ahli gizi, Maya Feller, banyak orang yang mengalami dehidrasi ringan tanpa disadari sepanjang waktu. Bahkan, mereka tidak tahu kenapa bisa sampai dehidrasi.

Baca juga:

Manfaat Minum Air Putih Ternyata Lebih Besar dari Apa yang Pernah Kamu Ketahui

Tubuh membutuhkan asupan cairan yang tepat dan cukup agar tubuh tetap sehat. Jika cairan di dalam tubuh tidak tercukupi, lima masalah kesehatan ini akan mengintai, misalnya:

1. Sakit kepala

Kekurangan cairan dapat menyebabkan sakit kepala (Foto: pixabay/Peggy Marco)

Kepala adalah bagian pertama pada tubuh kita yang memberikan sinyal bahwa tubuh kekurangan cairan. Jika sudah diberikan sinyal namun asupan air tidak diberikan, maka otak akan memberikan respon sakit atau pusing.

2. Sembelit

Sembelit terjadi karena terlalu banyak serat dibandingkan cairan (Foto: Pixabay/mohamed hassan)

Tidak adanya cukup air yang mengalir di sistem percernaan dapat bermanifestasi sebagai sembelit. Selain itu, semakin banyak memasukkan serat ke dalam tubuh, maka harus diimbangi dengan air yang cukup juga. Karena serat dengan air dapat dicerna dengan baik.

Feller juga menambahkan dalam catatannya air dibutuhkan sebagai pembentukan air liur, dan pada akhirnya digunakan untuk usus bekerja secara keseluruhan.

Baca juga:

Manfaat Minum Air Putih Saat Perut Kosong

3. Kelelahan

Kelelahan karena dehidrasi. (Foto: pixabay/5477687)

Kelelahan adalah faktor umum yang mungkin bisa terjadi bukan karena kurang minum. Namun perlu diperhatikan juga karena bisa saja rasa lelah terjadi karena dehidrasi. Hal tersebut dikarenakan ada perubahan volume darah akibat kekurangan cairan. Sehingga jika merasa lesu, minumlah segelas air dan mungkin dapat meningkatkan semangat.

4. Lapar

Sinyal lapar dan haus berasal dari bagian otak yang sama (Foto: pixabay/buffetcrush)

Kekurangan cairan seharusnya otak memberikan sinyal untuk meminum, namun terkadang karena dibiarkan hal tersebut berubah menjadi rasa lapar. Hal ini disebabkan sinyal lapar dan haus berasal dari bagian otak yang sama, yakni hipotalamus.

5. Gangguan fungsi otak

Otak menjadi bagian paling penting dalam tubuh (Foto: pixabay/mohamed hassan)

Tubuh dehidrasi dapat mempengaruhi kinerja dan kesehatan otak. Faktanya, jika terjadi penururan 2-4 persen massa tubuh karena dehidrasi, dapat membuat otak kehilangan keseimbangan. Penelitian juga menemukan dehidrasi ringan dapat mempengaruhi konsentrasi dan fokus saat mengemudi jarak jauh.

Jadi, mulai sekarang jangan sampai kurang minum ya sobat Merah Putih. (ray)

Baca juga:

Bagaimana Kalau Kita Terlalu Banyak Minum?

#Air Putih #Air Minum #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan