MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Banten untuk meninjau pembangunan Bendungan Karian.
"Setelah meninjau bendungan, Presiden akan melakukan silaturahimi dengan kepala desa Se-Banten di Desa Muruy, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten," demikian keterangan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Rabu (4/10).
Presiden bersama Ibu Iriana Joko Widodo berangkat dari Istana Bogor pada sekitar pukul 07.00 WIB menggunakan kendaraan mobil kepresidenan.
Bendungan Karian berlokasi di Kelurahan Pasirtanjung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Selain bersilaturahim dengan warga, Kepala Negara juga akan melakukan penanaman jagung di lahan kelolaan masyarakat.
"Penyerahan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat di Desa Muruy, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang mengakhiri kegiatan Presiden di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten," jelas Bey.
Presiden dan Ibu Iriana akan bermalam di Kabupaten Serang dan esok harinya akan menghadiri upacara peringatan ke-72 Hari TNI Tahun 2017 di Kota Cilegon.
Menurut laporan Antara, Presiden tiba di lokasi Bendungan Karian pada pukil 10.15 WIB.
Petugas dari Kementerian Pupera memaparkan keterangan tentang bendungan kepada Presiden setibanya di bendungan.
Sejumlah pejabat yang turut mendampingi Presiden dalam kunjungan ke Bendungan Karian antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Kepala Staf Presiden Teten Masduki. (*)
Kunjungi Banten, Presiden Tinjau Pembangunan Bendungan
Presiden Jokowi bersama masyarakat. (Biro Pers Setpres)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Bagikan
Follow Me
Berita Terkait
Indonesia
Kebakaran KMP Batumandi, Petugas Gabungan Data Penumpang Pastikan Semua Penumpang Selamat
Dilakukan untuk memastikan seluruh penumpang yang berada di dalam kapal KMP Batumandi terdata secara akurat, selamat, dan terakomodasi dengan baik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Indonesia
Kasus Influenza A di Kabupaten Tangerang Capai 30 Ribu Kasus
Angka itu merupakan temuan sepanjang periode Januari hingga September 2026.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026