Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kunci Singapura Bisa 'New Normal' dengan COVID-19

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 28 Juni 2021
Kunci Singapura Bisa 'New Normal' dengan COVID-19

Tergantung juga pada masyarakatnya. (Foto: The Straits Times)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TETANGGA kita, Singapura, mewacanakan akan menerima dan hidup bersama COVID-19 dalam wujud era kenormalan baru. Gagasan tersebut disampaikan oleh tiga Menteri yang tergabung dalam Satgas COVID-19 Antar-Kementerian Singapura.

Mereka adalah Menteri Industri dan Perdagangan Gan Kim Yong, Menteri Keuangan Lawrence Wong, dan Menteri Kesehatan Ong Ye Kung. Ketiganya menyatakan bahwa COVID-19 tidak akan hilang dan akan menjadi endemik, alias akan terus ada di sekitar manusia selama beberapa tahun ke depan.

Berikut empat kunci yang mendorong new normal di Singapura mengutip The Straits Times.

Baca juga:

Singapura Temukan Klaster-Klaster Baru COVID-19

1. Vaksinasi adalah kunci

4 Kunci Singapura bisa New Normal dengan COVID-19
Vaksin efektif dalam mengurangi risiko infeksi dan penularan COVID-19. (Foto: Unsplash/Steven Cornfield)


Pada akhir Mei 2021, Perdana Menteri Singapura mengatakan akan memberikan vaksin kepada dua pertiga dari populasinya pada awal Juli 2021. Kemudian pada Hari Nasional Singapura yang jatuh pada 9 Agustus 2021, pihaknya akan menjamin bahwa masyarakat sudah emnerima dua dosis vaksin atau divaksinasi penuh. Mereka akan segera memajukan vaksin dan mempercepat prosesnya.

Vaksinasi sendiri memang efektif dalam mengurangi risiko infeksi dan penularan COVID-19. Bahkan jika ada yang terinfeksi, vaksin akan membantu mencegah gejala COVID-19 yang parah. Di Singapura, terdapat lebih dari 120 individu yang divaksinasi lengkap namun tetap terinfeksi, beberapa di antaranya berusia di atas 65 tahun.

Pasien yang divaksinasi penuh, semuanyaa tidak memiliki gejala ringan. Sebaliknya, delapan eprsen dari mereka yang tidak divaksinasi mengalami gejala serius. Untuk mempertahankan tingkat perlindungan yang tinggi dan melawan mutan baru yang resisten terhadap vaksin, suntikan booster mungkin diperlukan di masa mendatang.

2. Pengujian

4 Kunci Singapura bisa New Normal dengan COVID-19
Tiga Menteri Singapura. (Foto: The Straits Times)


Pengujian dan pengawasan akan tetap diperlukan, tetapi fokusnya berbeda. Mereka masih membutuhkan pengujian ketat diperbatasan untuk mengidentifikasi siapa pun yang membawa virus, terutama varian yang menjadi perhatian. Di dalam negeri, pengujian dilakukan untuk memastikan bahwa acara, kegiatan sosial, dan perjalanan ke luar negeri dapat berlangsung aman.

Pemerintah Singapura juga berencana tidak bergantung pada tes polymerase chain reaction (PCR) yang tidak nyaman, serta membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan hasil. Mereka akan membuat tes COVID-19 dengan cepat dan mudah, seperti swab antigen dan breathalyser.

Tak hanya itu, ada juga pengujian air limba yang berguna untuk mengetahui apakah ada infeksi tersembunyi di asrama, hotel, atau perumahan.

3. Perawatan

4 Kunci Singapura bisa New Normal dengan COVID-19
Para peneliti medis yang mendukung pengembangan metode pengobatan terbaru. (Foto: Unsplash/Sammy Williams)


Pemerintah Singapura mengklaim bahwa mereka memiliki serangkaian perawatan yang efektif dan menjadi alasan mengapa angka kematian COVID-19 di Singapura termasuk terendah di dunia. Selama 18 bulan pandemi, mereka memiliki banyak agen terapi yang efektif dalam mengobati sakit kritis, mempercepat pemulihan, dan mengurangi perkembangan penyakit.

Kementerian Kesehatan melacak perkembangan ini dengan cermat dan memastikan memiliki persediaan obat-obatan yang memadai. Para penelitis medis Singapura juga aktif berpartisipasi dalam penelitian dan pengembangan metode pengobatan terbaru untuk COVID-19.

Baca juga:

Singapura Buat Aplikasi Pelacak Sebaran COVID-19

4. Tanggung jawab sosial

singapura
Akan hidup new normal bersama COVID-19. (Foto: Unsplash/Timothy Newman)


Tiga kunci di atas akan berjalan efektif jika diiringi dengan tanggung jawab warga Singapura. Jika kita semua mempraktikkan kebersihan pribadi yang baik, kita cenderung tidak terinfeksi. Jika kita semua peduli satu sama lain, menjauh keramaian saat merasa tidak enak adan, kita akan mengurangi penularan virus. Jika kita semua meminggul beban bersama, masyarakat akan jauh lebih aman. (and)

Baca juga:

Kebal Virus, Bayi asal Singapura Lahir dengan Antibodi COVID-19

#COVID-19 #Singapura #New Normal
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Fun
Liburan Sekolah ke Singapura? Jelajahi Dunia CRYBABY di Singapore Oceanarium hingga 30 Agustus 2026
Singapore Oceanarium menghadirkan pengalaman CRYBABY Cry Me an Ocean hingga 30 Agustus 2026. Nikmati 11 zona foto, instalasi interaktif, dan edukasi kehidupan laut untuk keluarga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Liburan Sekolah ke Singapura? Jelajahi Dunia CRYBABY di Singapore Oceanarium hingga 30 Agustus 2026
Indonesia
RI-Singapura Sepakat Selat Malaka Tetap Jadi Jalur Pelayaran Terbuka, Ajak Malaysia-Thailand Join
Presiden Prabowo Subianto dan PM Singapura Lawrence Wong sepakat menjaga Selat Malaka dan Selat Singapura sebagai jalur pelayaran bebas sesuai UNCLOS
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
RI-Singapura Sepakat Selat Malaka Tetap Jadi Jalur Pelayaran Terbuka, Ajak Malaysia-Thailand Join
Indonesia
Prabowo: Indonesia dan Singapura Berkepentingan Jaga Keamanan Selat Malaka
Keamanan di Selat Malaka tidak hanya berkaitan dengan kelancaran pelayaran internasional, tetapi juga menyangkut kepentingan strategis negara-negara di kawasan.
Frengky Aruan - Senin, 06 Juli 2026
Prabowo: Indonesia dan Singapura Berkepentingan Jaga Keamanan Selat Malaka
Indonesia
Singapura Buka Kesempatan Pertukaran Pelajar Siswa Garuda
Pertukaran pelajar merupakan salah satu agenda penting dalam kerja sama people-to-people antara Indonesia dan Singapura yang dibahas dalam Leaders' Retreat kedua pemimpin.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Singapura Buka Kesempatan Pertukaran Pelajar Siswa Garuda
Berita Foto
Momen Hangat Presiden Prabowo Subianto Terima Kunjungan PM Singapura Lawrence Wong
Presiden Prabowo Subianto berbincang dengan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 06 Juli 2026
Momen Hangat Presiden Prabowo Subianto Terima Kunjungan PM Singapura Lawrence Wong
Indonesia
Ini 26 Kesepakan Presiden Prabowo dan PM Singapura, Implentasikan Perdagangan Listrik Lintas Batas
Indonesia dan Singapura sepakat memperluas kolaborasi di sektor pangan, rantai pasok, pertahanan dan keamanan, serta implementasi kerja sama pertanian.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Ini 26 Kesepakan Presiden Prabowo dan PM Singapura, Implentasikan Perdagangan Listrik Lintas Batas
Indonesia
Gubernur Pramono Bertemu 2 Menteri Singapura, Bahas Investasi hingga Transportasi
Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat kemitraan Jakarta-Singapura dalam bidang investasi, pengembangan kawasan perkotaan, transportasi publik yang mendukung transformasi Jakarta menuju kota global.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Gubernur Pramono Bertemu 2 Menteri Singapura, Bahas Investasi hingga Transportasi
Indonesia
Pramono Anung Tawarkan Investasi MRT dan TOD Jakarta kepada Singapura
Pramono Anung menawarkan peluang investasi kepada Singapura pada proyek MRT Jakarta Fase 3 dan 4 serta pengembangan kawasan TOD saat bertemu PM Lawrence Wong.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Pramono Anung Tawarkan Investasi MRT dan TOD Jakarta kepada Singapura
Indonesia
Indonesia dan Singapura Bahas Rencana Bangun Pusat Data Regional
Nongsa Digital Park di Batam juga disebut hampir penuh dan tengah memproses ekspansi lanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Indonesia dan Singapura Bahas Rencana Bangun Pusat Data Regional
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ekonomi Negaranya Melemah, Jutaan Warga Singapura Pindah ke Batam
Beredar konten yang menyebut jutaan warga Singapura berbondong-bondong pindah ke Batam akibat krisis ekonomi. Cek kebenaran faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Ekonomi Negaranya Melemah, Jutaan Warga Singapura Pindah ke Batam
Bagikan