KTT ASEAN Bawa Dampak Positif Bagi Indonesia, Apa Saja?

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 29 April 2018
KTT ASEAN Bawa Dampak Positif Bagi Indonesia, Apa Saja?

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri) (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Posisi Indonesia sebagai poros utama negara ASEAN terus dimaksimalkan untuk tujuan positif dalam setiap kerja sama regional antarnegara. Seiring berlangsungnya KTT ke-32 ASEAN di Singapura, Indonesia menyambut baik sejumlah kesepakan yang telah dicapai anggota ASEAN.

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan KTT ASEAN di Singapura, Sabtu, mengatakan tidak ada hasil yang tidak memuaskan dalam KTT tersebut.

"Tidak ada yang tidak memuaskan, semuanya positif," katanya.

Ia mengatakan, Presiden Jokowi bahkan amat senang karena Indonesia hadir dalam forum itu dengan menyajikan konsep tentang pengembangan kawasan Indo-Pasifik.

Para Pemimpin Negara ASEAN di Singapura
Para pemimpin negara ASEAN saat KTT ke-32 ASEAN di Singapura (Foto: kemendag.go.id)

Konsep yang disampaikan Presiden Jokowi pada saat retret KTT ke-32 ASEAN tersebut bahkan mendapatkan dukungan positif dari Vietnam dan Thailand.

Retno juga sebagaimana dilansir Antara menyampaikan ada beberapa isu mengemuka dalam pertemuan tersebut di antaranya mengenai keterbukaan ekonomi.

"Hampir semua kepala negara bicara mengenai komitmen untuk menjadikan ekonomi ASEAN adalah ekonomi yang terbuka dan juga fair. Maka perundingan RCEP benar-benar didorong agar dapat diselesaikan akhir tahun ini," katanya.

Selain itu, ASEAN juga menyambut baik pertemuan antara dua kepala negara Korea Utara dan Korea Selatan.

Isu tentang Rakhine State juga sempat kencang mengemuka sehingga pada kesempatan itu juga Presiden Myanmar menyampaikan informasi terkini mengenai perkembangan penanganan isu "resettlement" para pengungsi Rakhine State.

Menlu Retno Marsudi dan Presiden Jokowi
Menlu Retno Marsudi bersama Presiden Jokowi (Foto: Kantor Staf Presiden)

"Jadi memang beberapa kepala negara "concern", oleh karena itu Presiden Myanmar menyampaikan update perkembangan seperti apa," katanya.

Terkait Laut Tiongkok Selatan (LTS) kata Retno, disampaikan juga dalam konteks bagaimana menyatukan posisi ASEAN dalam hal kebersatuan dan sentralitasnya, di samping kesepakatan untuk memperkokoh Code of Conduct (CoC) di dalamnya.

"Yang diapresiasi adalah selain peran kita di RCEP juga komitmen kita terhadap ASEAN ditunjukkan dengan pembangunan Gedung ASEAN yang baru," katanya.

Dalam pertemuan sehari sebelumnya, Sekjen ASEAN bahkan telah mempresentasikan mengenai gedung baru termasuk penggunaannya sehingga sidang-sidang ASEAN ke depan akan lebih banyak dilaksanakan di Jakarta dengan menggunakan fasilitas tersebut seperti yang dilakukan oleh Uni Eropa.

Presiden Jokowi saat KTT ASEAN di Singapura
Presiden Jokowi saat menghadiri KTT ke-32 ASEAN di Singapura (Foto: ksp.go.id)

"Lalu ada apresiasi misalnya dari Thailand yang secara terus terang menyampaikan terima kasih kepada Indonesia yang sudah menyampaikan konsep Indopasific pada track 1,5," katanya.

Retno Marsudi menarik kesimpulan bahwa pertemuan tersebut seluruh hasilnya positif dari sisi pandangan Indonesia.

KTT ke-32 ASEAN dilaksanakan pada 27-28 April 2018 dan dihadiri oleh para kepala negara/kepala pemerintahan negara-negara anggota ASEAN termasuk Presiden RI Jokowi.

Indonesia sendiri selain mengikuti seluruh rangkaian KTT juga menggelar pertemuan bilateral dengan Myanmar dan Vietnam serta melakukan pertemuan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-11 di Banyan Room, Hotel Shangri-La, Singapura.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Pentingnya Kerja Sama Siber untuk Redam Bahaya Terorisme di ASEAN

#KTT ASEAN #Retno Marsudi #Kemenlu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pilot Indonesia Dilarang Terbang ke Israel, Kemenlu: Maskapai Kurang Koordinasi Internal
Yvonne juga menegaskan langkah Israel bertentangan dengan prinsip nondiskriminasi atas penerbangan internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Pilot Indonesia Dilarang Terbang ke Israel, Kemenlu: Maskapai Kurang Koordinasi Internal
Indonesia
Menlu Baru RI Tegaskan Arah dan Sikap Politik Indonesia terhadap Palestina tak akan Berubah
Indonesia akan terus berdiri bersama rakyat Palestina sampai hak-haknya terpenuhi.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Menlu Baru RI Tegaskan Arah dan Sikap Politik Indonesia terhadap Palestina tak akan Berubah
Indonesia
Menlu China Sambut Menlu Arrmanatha, Ingin Dorong Pembangunan Senasib Sepenanggungan
China disebut bersedia terus bersama Indonesia, mengikuti arahan strategis kepala negara kedua negara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Menlu China Sambut Menlu Arrmanatha, Ingin Dorong Pembangunan Senasib Sepenanggungan
Indonesia
PR Besar Menlu Arrmanatha Nasir: Lindungi WNI, Perkuat Ekonomi hingga Perjuangkan Palestina
Politik luar negeri bebas aktif tetap menjadi pijakan Indonesia dalam menjalankan diplomasi di tengah dinamika geopolitik global.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
PR Besar Menlu Arrmanatha Nasir: Lindungi WNI, Perkuat Ekonomi hingga Perjuangkan Palestina
Indonesia
DPR Harap Diplomasi RI makin Kuat, Soroti Rekam Jejak Menlu Arrmanatha Nasir sebagai Diplomat di PBB
Pengalaman panjang Tata, termasuk kiprahnya di PBB, menjadi modal penting untuk memimpin Kemenlu di tengah dinamika internasional yang semakin kompleks.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
DPR Harap Diplomasi RI makin Kuat, Soroti Rekam Jejak Menlu Arrmanatha Nasir sebagai Diplomat di PBB
Indonesia
Diplomat Karir Kembali Kuasai Kemenlu
Arrmanatha merupakan diplomat karier Kementerian Luar Negeri yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri sejak Oktober 2024,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Diplomat Karir Kembali Kuasai Kemenlu
Indonesia
Indonesia Tekan Perjanjian Bebas Visa dengan 3 Negara
Perjanjian tersebut mulai berlaku setelah Menteri Luar Negeri Sugiono menandatangani pakta perjanjian dengan ketiga negara.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Tekan Perjanjian Bebas Visa dengan 3 Negara
Indonesia
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Delegasi Indonesia juga akan memanfaatkan momentum Sidang Majelis Umum PBB tahun ini untuk meluncurkan kampanye pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2029—2030.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Kemenlu memiliki tugas memberikan pelindungan kepada WNI di luar negeri.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Indonesia
Menlu Datangi Kedubes Norwegia, Indonesia Secara Resmi Sampaikan Belasungkawa Kematian Raja Harald V
Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono melalui pernyataan yang ditulisnya dalam buku duka cita saat berkunjung ke Kedutaan Besar Norwegia di Jakarta, Selasa (1/9).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Menlu Datangi Kedubes Norwegia, Indonesia Secara Resmi Sampaikan Belasungkawa Kematian Raja Harald V
Bagikan