Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kronologi Tewasnya Pemerkosa di JPO Lebak Bulus

Luhung SaptoLuhung Sapto - Jumat, 27 November 2015
Kronologi Tewasnya Pemerkosa di JPO Lebak Bulus

Ilustrasi (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya berhasil melumpuhkan pelaku pemerkosaan dan pemerasan karyawati, RA (23) di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Sebelum tertangkap, polisi dan pelaku sempat terlibat aksi kejar-kejaran bak film Hollywood.  

Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Eko Hadi Santoso mengatakan tim subdit Resmob Polda Metro Jaya mendapat informasi pelaku berinisial ITH (29) sedang berada di daerah Slipi, Jakarta Barat. Polisi yang sejak awal membuntuti berusaha menangkap ITH, namun ia malah kabur dengan sepeda motor.

"Tersangka ini melawan petugas ketika hendak ditangkap, tersangka melawan dengan menggunakan senjata tajam," ujar AKBP Eko Santoso di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (27/11).

Polisi dan pelaku terlibat aksi kejar-kejaran seru bak film Hollywood. Saat akan dihentikan pelaku enggan menghentikan laju sepeda motornya. 

Pelaku yang sudah terpojok akhirnya bisa dihentikan di daerah Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Di sini pelaku yang sedang di bawah pengaruh alkohol mengeluarkan sebilah golok yang terhunus ke arah petugas. Tak mau ambil resiko, polisi mengeluarkan tembakan untuk melumpuhkan ITH. Dua butir timah panas bersarang di dada ITH.

Jenazah ITH dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diautopsi oleh tim forensik Polri Kramat Jati.

"Tersangka ngebut ketika kita suruh berhenti. Namun pelaku berhasil dihentikan di Jalan Wijaya, Jakarta Selatan. Tersangka sempat mengeluarkan senjata tajam (golok) untuk melawan petugas dan akhirnya petugas melepaskan tembak dua kali tepatnya di bagian dada sehingga pelaku tewas seketika," jelasnya.

Seperti diketahui, pada Senin (21/11) seorang karyawati, RA, menjadi korban perkosaan di JPO Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Berdasarkan identifikasi korban lewat sebuah foto aparat melakukan perburuan. (gms)

BACA JUGA:

  1. Dor! Pemerkosa di JPO Lebak Bulus Tewas Ditembak Petugas
  2. Polisi Buru Pelaku Perkosaan di JPO Pondok Pinang
  3. Ramai Berita Pemerkosaan, JPO Pondok Pinang Diperbaiki
  4. Ahok Pastikan Pemasangan CCTV di JPO Rawan Kriminal
  5. Polisi Lakukan Giat Patroli di JPO Usai Kasus Pemerkosaan
#Polda Metro Jaya #Pemerkosaan #JPO Pondok Pinang #Jembatan Penyeberangan Orang (JPO)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Penanganan perkara tidak boleh berhenti pada para pelaku yang diduga menjalankan aktivitas di lapangan.
Dwi Astarini - 18 menit lalu
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Indonesia
Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Hampir 28 Kg Ganja di Jakarta Timur, Tangkap Tiga Tersangka
Pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan distribusi ganja.
Dwi Astarini - 1 jam, 41 menit lalu
Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Hampir 28 Kg Ganja di Jakarta Timur, Tangkap Tiga Tersangka
Indonesia
JPO Tendean Diganti Pelican Crossing Sementara, Sudah Bisa Digunakan Pejalan Kaki
JPO Tendean diganti pelican crossing untuk sementara. Kini, fasilitas tersebut sudah bisa digunakan pejalan kaki.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
JPO Tendean Diganti Pelican Crossing Sementara, Sudah Bisa Digunakan Pejalan Kaki
Indonesia
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Polda Metro Jaya membongkar sindikat obat keras ilegal di Kebon Kacang. Sebanyak 575 ribu pil disita.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Indonesia
PWI Cabut Laporan Polisi Hotman Paris, Polda Mau Semua Datang Dulu Baru Kasus Ditutup
Polda Metro Jaya menegaskan kasus baru ditutup setelah ketemu PWI dan Hotman Paris, serta melalui proses gelar perkara.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
PWI Cabut Laporan Polisi Hotman Paris, Polda Mau Semua Datang Dulu Baru Kasus Ditutup
Indonesia
Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Polda Metro Jaya menyita Rp220 juta dari sindikat hoaks medsos. Polisi mendalami dugaan dana negara digunakan untuk membiayai propaganda digital. Delapan tersangka ditangkap.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
 Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Indonesia
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Komisi III DPR mendesak Polri untuk mengusut tuntas kasus Kasat Narkoba Polres Tangsel.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Indonesia
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Polda Metro Jaya menegaskan, Kasat Narkoba Polres Tangsel, AKP Pardiman, kini masih belum ditetapkan tersangka.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Indonesia
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Polda Metro Jaya mengklarifikasi isu penembakan ajudan Febrie Adriansyah, yang viral di media sosial.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Indonesia
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
​Dalam menjalankan aksinya, sindikat ini terbagi ke dalam lima peran terorganisir, yakni perekrut dan pembiaya, pembuat konten, penyebar konten, pengangkat konten
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
Bagikan