Kritik PBNU, PKB: Ormas Intervensi Parpol Melawan Konstitusi
Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid. (ANTARA/Rio Feisal)
MerahPutih.com - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid mengkritik Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang mengintervensi partai besutan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin itu.
Jazilul menegaskan, PBNU sebagai organisasi masyarakat dan PKB sebagai partai politik merupakan dua entitas yang berbeda sehingga tidak bisa saling intervensi.
"Ketika ormas membentuk tim yang mengintervensi kewenangan partai politik, itu artinya penyerobotan. Itu artinya tindakan melawan hukum, itu artinya tindakan melawan konstitusi," kata Jazilul di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/8).
Baca juga:
Wapres Bersedia Jadi Juru Damai Konflik PKB dan PBNU
Menurutnya, yang terjadi antara PKB dan PBNU bukanlah suatu pertikaian. Ia hanya ingin mendudukkan masalah bahwa PKB dan PBNU itu tidak ada hubungan sama sekali.
"Jadi yang satu diatur undang-undang partai politik, yang satu diatur undang-undang ormas," ujar Wakil Ketua MPR RI ini.
Baca juga:
Effendy Choirie (Gus Choi) Datangi PBNU Terkait PKB
Jazilul menambahkan, jika cara memandangnya berangkat dari pemisahan antara ormas dan parpol, maka PKB dan PBNU akan saling menghormati.
"Itu yang memang harus dijelaskan kepada publik, supaya masing-masing saling menghormati," tutup Jazilul. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Gus Yusuf Tetap Mundur dari PKB Meski Dilarang Cak Imin, Mau Fokus ke Pesantren
Parpol Wajib Tahu, Catat Titik-Titik Steril Atribut Politik di Jakarta!
Aturan Baru, Pemasangan Atribut Parpol di Ruang Publik Jakarta Maksimal 6 Hari
PKB Dukung Prabowo Gabung Board of Peace, Tegaskan Komitmen Bela Palestina
PKB Kenalkan Seluruh Pengurus Daerah ke Presiden Prabowo di Istana
Usai Bertemu Prabowo, PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian demi Lindungi Palestina
PBNU Ungkap Pesan Prabowo: Indonesia Tak Boleh Ikut Arus yang Rugikan Palestina
Bahas Isu Dewan Perdamaian Gaza, Prabowo Undang MUI, PBNU, dan Muhammadiyah
DPR Desak Reformasi Pasar Saham, Free Float 15 Persen Jadi Kunci Jaga Kepercayaan Investor
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang