Krisis Politik Korea Selatan, Oposisi Siap Gulingkan Presiden Sementara Han Duck-soo
Jika Han dimakzulkan, menteri keuangan akan mengambil alih sebagai presiden sementara. (Foto: Youtube/Arirang News)
MerahPutih.com - Partai oposisi utama Korea Selatan, Partai Demokrat, mengumumkan akan mengajukan rancangan undang-undang untuk memakzulkan Presiden Sementara Han Duck-soo pada Kamis (26/12) dan mengadakan pemungutan suara pada Jumat (27/12).
"Langkah ini bisa memperdalam krisis konstitusional yang dipicu oleh pemberlakuan darurat militer yang singkat," sebut reuters.com (26/12).
Han semula menjabat Perdana Menteri, tapi karena Presiden Yoon Suk-yeol dimakzulkan, ia merangkap jadi Presiden Sementara.
Partai Demokrat mengancam akan memakzulkan Han jika ia tidak segera menunjuk tiga hakim untuk mengisi kekosongan di Mahkamah Konstitusi.
Parlemen telah menyetujui tiga calon hakim pada Kamis, tetapi hakim tersebut belum juga diangkat secara resmi oleh Han.
Baca juga:
"Sudah jelas bahwa Perdana Menteri dan Presiden Sementara Han Duck-soo tidak memiliki kualifikasi atau kemauan untuk menjaga Konstitusi," kata pemimpin fraksi Demokrat, Park Chan-dae.
Mosi ini diajukan harus diputuskan dalam waktu 24-72 jam. Mosi tersebut memuat berbagai tindakan Han yang menjadi alasan pemakzulan, termasuk vetonya terhadap undang-undang yang membolehkan jaksa untuk menyelidiki dugaan kesalahan oleh Ibu Negara.
Jika Han dimakzulkan, menteri keuangan akan mengambil alih posisi presiden sementara.
Partai Demokrat menguasai mayoritas parlemen, tetapi ada perbedaan pendapat antara partai dan beberapa ahli konstitusi tentang apakah suara terbanyak atau dua pertiga dari suara yang diperlukan untuk memakzulkan presiden sementara.
Baca juga:
Hadapi Pemakzulan, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Temui Partai Berkuasa
Han mengatakan, ia tidak akan menunjuk hakim sampai partai politik mencapai kesepakatan, karena melakukannya tanpa konsensus politik akan merusak tatanan konstitusional.
Dua dari calon hakim yang disetujui pada Kamis dinominasikan oleh Partai Demokrat dan satu oleh Partai Kekuatan Rakyat yang sedang berkuasa. Partai tersebut menolak komposisi kandidat.
Han mendapat tekanan untuk membuat penunjukan, tetapi partai politik berbeda pendapat soal wewenangnya sebagai presiden sementara. (dru)
Baca juga:
Setelah Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dimakzulkan, inilah Kelanjutan Pemerintahan
Bagikan
Hendaru Tri Hanggoro
Berita Terkait
Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Sidang Putusan Dijadwalkan 19 Februari
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Dituduh Makar dan Antinegara
Aksi Kemanusiaan Nelayan Indramayu Sugianto di Korea Selatan Diganjar Penghargaan dari Presiden Lee Jae-myung
Film Pendek Natal Shin Woo Seok Resmi Rilis, Lagu 'The Christmas Song' yang Byeon Woo Seok Jadi Sorotan
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
Prabowo Akui Belajar soal Etos Kerja dari Orang Korea, Natal dan Idul Fitri Tetap Latihan
Bukan Oppa K-Pop! Ternyata Inilah Idola Utama Presiden Prabowo Subianto dari Korea Selatan
Prabowo Puji K-Pop Sukses Taklukan Dunia, Presiden Korsel Tertawa Tepuk Tangan