KPK Sebut Prabowo Salah Persepsi Soal Kebocoran Anggaran Rp 2.000 Triliun

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 08 April 2019
KPK Sebut Prabowo Salah Persepsi Soal Kebocoran Anggaran Rp 2.000 Triliun

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. (Foto: merahputih.com/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang menyebut calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto salah persepsi dalam mengutip pernyataannya mengenai kebocoran anggaran Rp 2.000 triliun. Hal itu disampaikan Saut menanggapi orasi Prabowo saat kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Minggu (7/4).

Prabowo saat kampanye akbar menyebut dirinya selalu diejek oleh para elite karena mengatakan kebocoran anggaran negara mencapai Rp 1.000 triliun. Namun, kata Prabowo, KPK menyebut kebocoran anggaran mencapai Rp 2.000 triliun.

Saut mengakui, statement mengenai anggaran tersebut bersumber darinya. Menurut Saut, maksud pernyataannya bukanlah kebocoran dalam pengeluaran anggaran, melainkan potensi pendapatan negara yang bisa dicapai.

"Itu sebenarnya arti yang mungkin salah persepsi. saya pikir itu ya," kata Saut di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/4).

Saut menjelaskan berdasarkan APBN pendapatan negara saat ini sekitar Rp 2.400 triliun. Namun, kata Saut berdasarkan diskusi yang dilakukan KPK bersama pihak terkait lainnya, Indonesia seharusnya mampu meraih pendapatan sekitar Rp 4.000 triliun.

"Kami berdiskusi di banyak tempat kita tuh bisa ngejar Rp 4.000 triliun. Jadi kekurangannya sekitar Rp 2.000 triliun. Jadi itu bukan kebocoran, potensi," jelas dia.

Kampanye Akbar Prabowo-Sandiaga
Kampanye Akbar Prabowo-Sandiaga di SUGBK, Minggu (7/4). Foto: MP/Rizki Fitrianto

"Jadi berpikiran bukan saya, kita juga dalam diskusi banyak tempat itu bukan soal kebocoran, yang disampaikan oleh ibu itu (Basaria) adalah kita tuh sebenarnya punya potensi banyak lagi," kata Saut menambahkan.

Saut menyebut dengan dana Rp 4.000 triliun dalam APBN, banyak hal yang bisa dilakukan pemerintah, salah satunya menutup defisit BPJS atau meningkatkan dana desa yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Untuk itu, KPK bersama pihak terkait terus berupaya meningkatkan pendapatan negara, termasuk dengan Ditjen Bea Cukai, Ditjen Pajak, sektor pertambangan, pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya.

Bahkan, kata Saut, dalam sebuah diskusi mantan Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat sebelum masa jabatannya berakhir menyebut Pemprov DKI mampu menambah pendapatan daerah hingga Rp 7 triliun setelah didampingi KPK.

"Kita ambil dari situ, belajar. Jadi kita mau kejar Rp 4.000 triliun APBN kita kalau bisa Rp 4.000 triliun. Anda bayangkan tuh berapa lagi MRT yang harus kita bangun. Jadi bukan kehilangannya itu yang di sebutkan. Jadi salah mempersepsikan apa yang disampaikan oleh ibu Basaria," pungkasnya. (Pon)

#KPK #Saut Situmorang #Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KPK Ungkap Penyitaan Rp 2 Miliar, Dirut KAI Bantah Pemberitaan
"Terkait ramainya pemberitaan hari ini di media tentang saya, saya sangat sedih dan menyatakan bahwa pemberitaan itu tidak benar," ujar Bobby dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 November 2026
KPK Ungkap Penyitaan Rp 2 Miliar, Dirut KAI Bantah Pemberitaan
Indonesia
Dirut KAI Ngaku Sedih, Tapi KPK Pastikan Rp2 Miliar Sudah Disita Sejak Agustus Lalu
KPK menyita uang Rp2 miliar dari Dirut KAI inisial BR terkait dugaan korupsi digitalisasi SPBU Pertamina. BR bantah terlibat. Simak fakta lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 06 November 2026
Dirut KAI Ngaku Sedih, Tapi KPK Pastikan Rp2 Miliar Sudah Disita Sejak Agustus Lalu
Indonesia
KPK Tegaskan Penyitaan Uang Bobby Rasyidin: Tak Terkait Jabatan Dirut KAI
KPK menjelaskan penyitaan uang Rp 2 miliar dari Bobby Rasyidin terkait kasus korupsi digitalisasi SPBU Pertamina. Penyitaan dilakukan sejak Agustus 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
KPK Tegaskan Penyitaan Uang Bobby Rasyidin: Tak Terkait Jabatan Dirut KAI
Indonesia
Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan
Kasus dugaan penyadapan Prabowo menjadi sorotan. Istana meminta Polri mengusut perkara tersebut secara transparan dan tidak menutupi fakta.
Soffi Amira - Jumat, 06 November 2026
Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan
Berita Foto
KPK Ungkap Sitaan Rp2 Miliar dari Dirut KAI dalam Kasus Digitalisasi SPBU
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo memberikan keterangan pers terkait penyitaan uang di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Jum'at (6/11/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 06 November 2026
KPK Ungkap Sitaan Rp2 Miliar dari Dirut KAI dalam Kasus Digitalisasi SPBU
Indonesia
Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar
Kepala BIN, Muhammad Herindra, menemui Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana. Hal itu di tengah dugaan penyadapan ilegal yang mengarah ke makar.
Soffi Amira - Jumat, 06 November 2026
Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar
Berita Foto
Momen Menteri ATR/BPN Nusron Wahid usai Jalani Pemeriksaan KPK sebagai Saksi
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid meninggalkan Gedung KPK seusai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 04 November 2026
Momen Menteri ATR/BPN Nusron Wahid usai Jalani Pemeriksaan KPK sebagai Saksi
Indonesia
Kelar Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap HGB Bogor, Nusron Wahid: Saya Pejabat!
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid penuhi panggilan KPK terkait kasus dugaan suap HGB Summarecon Bogor. Cek fakta pemeriksaan dan daftar tersangkanya di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 November 2026
Kelar Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap HGB Bogor, Nusron Wahid: Saya Pejabat!
Indonesia
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Kasetpres, Letjen TNI Ariyo Windutomo, ditunjuk menjadi Plt Kepala KSP menggantikan Listyo Sigit. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Indonesia
Mensesneg Ungkap Pemerintah Pertanyakan Motif Penyadapan Prabowo, Sebut Bisa Bahayakan Negara
Mensesneg, Prasetyo Hadi, mempertanyakan motif penyadapan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Mensesneg Ungkap Pemerintah Pertanyakan Motif Penyadapan Prabowo, Sebut Bisa Bahayakan Negara
Bagikan