KPK Ajak Anak Muda Semarang "Kongkow" Gunakan Platform JAGA

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 21 Juli 2019
KPK Ajak Anak Muda Semarang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Kongkow Hepi dan Seru Bareng JAGA” atau KOPI SENJA di Semarang. Foto: Humas KPK

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Kongkow Hepi dan Seru Bareng JAGA” atau KOPI SENJA untuk mengajak anak-anak muda di Kota Semarang memanfaatkan platform JAGA. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan korupsi untuk mendorong pengawasan dan perbaikan sistem pendidikan dan kesehatan di Kota Semarang.

Kegiatan pelatihan yang digelar Sabtu-Minggu 20-21 Juli 2019 tersebut dibuka oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bertempat di Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan peserta terdiri atas perwakilan siswa SMA/SMK, mahasiswa jurusan TI, jurnalis, hingga pegiat jurnalisme warga.

Baca Juga: KPK Pecat Tidak Hormat Pengawal Idrus Marham

Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (MP/Ponco Sulaksono)
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (MP/Ponco Sulaksono)

"Agenda hari pertama berupa kegiatan santai bersama siswa dan mahasiswa untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas mereka tentang pencegahan korupsi pada era digital," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Minggu (21/7).

Pada sesi tersebut, kata Febri, para siswa yang hadir diperkenalkan tentang platform JAGA. Dilanjutkan dengan agenda hari kedua yaitu pelatihan jurnalisme warga yang dilakukan bersama masyarakat dan jurnalis lokal Semarang.

Sebagai pemateri, KPK menghadirkan beberapa narasumber seperti Arief Budiman yang membawakan materi tentang bagaimana menciptakan konten media sosial yang kreatif, VP Jenius dengan materi tentang bagaimana menghadapi industri 2.0; workshop bagaimana mengeksplorasi sumber data bidang kesehatan dan pendidikan; serta tips membuat laporan jurnalisme warga.

"Pelatihan ini merupakan aksi kolaborasi upaya pencegahan korupsi bersama pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat umum," ujar Febri.

Baca Juga: KPK Fokus Tuntaskan Kasus Century, Garuda dan Petral

Febri mengatakan, melalui kegiatan tersebut, KPK berharap akan muncul local champion di bidang pendidikan dan kesehatan yang memahami dan mampu menggunakan platform JAGA sebagai sarana advokasi juga edukasi kepada masyarakat.

"Selain itu, diharapkan local champion tersebut dapat berbagi informasi dan data dengan memanfaatkan fitur diskusi pada platform JAGA tentang kualitas pelayanan publik di daerahnya," kata dia.

Febri melanjutkan, lembaga antirasuah berharap dengan hadirnya local champion tersebut dapat mendorong upaya perbaikan sistem pendidikan dan kesehatan di Kota Semarang.

"Salah satunya, aplikasi digital tersebut akan membuka ruang berbagi informasi dan data yang mendorong pada transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik di bidang pendidikan dan kesehatan," pungkasnya.

JAGA merupakan sebuah platform yang diinisiasi oleh KPK bekerja sama dengan Kementerian dan Lembaga dalam menyajikan data tentang informasi publik yang dimiliki oleh Kementerian dan Lembaga dalam upaya pencegahan korupsi. Saat ini konten informasi yang tersedia dalam platform tersebut adalah terkait pendidikan, kesehatan dan dana desa.

JAGA diluncurkan sebagai bentuk baru pencegahan korupsi di masa depan dengan berbasis digital. Sebelum dapat digunakan secara optimal, KPK memandang perlu pemberdayaan kepada target user platform JAGA agar dapat memanfaatkan seluruh data di dalam platform tersebut.

Gedung KPK
Gedung KPK

Sejak tahun 2016 sampai dengan saat ini, JAGA telah mengumpulkan lebih dari 400.000 profil sekolah dan informasi lain bidang Pendidikan; 13.000 profil Rumah Sakit dan Puskesmas; serta 74.000 profil Desa di seluruh Indonesia. Data tersebut dihimpun dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; Kementerian Agama; Kementerian Kesehatan; Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi; Kementerian Dalam Negeri; dan Kementerian Keuangan.

Baca Juga: KPK Dalami Proses Pengadaan QCC Terkait Kasus RJ Lino

Sebagai bentuk trigger mechanism, KPK juga telah menginisiasi serangkaian pertemuan dengan CSO (Civil Society Organization) dari beragam bidang pelayanan publik (pendidikan, kesehatan, desa, dan anggaran) sebagai upaya pengembangan platform JAGA. KPK mendorong komitmen bersama dari perwakilan CSO dan masyarakat untuk dapat mengoptimalkan implementasi penggunaan platform JAGA pada bidang-bidang tersebut di Kota Semarang, Jawa Tengah. (Pon)

#Kota Semarang #Komisi Pemberantasan Korupsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Api di TPA Jatibarang Semarang masih Berkobar, BNPB Sebut Pemadaman Dilakukan Lintas Sektor
Operasi pemadaman dan pendinginan melibatkan kolaborasi lintas sektor.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Api di TPA Jatibarang Semarang masih Berkobar, BNPB Sebut Pemadaman Dilakukan Lintas Sektor
Indonesia
TPA Jatibarang Semarang Terbakar, Dipicu Gas Metan dalam Tumpukan Sampah
Luasan area kebakaran diperkirakan mencapai 10 ha.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
TPA Jatibarang Semarang Terbakar, Dipicu Gas Metan dalam Tumpukan Sampah
Indonesia
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Revitalisasi berlangsung 330 hari dengan mengembalikan sejumlah elemen bangunan berdasarkan dokumentasi historis.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Indonesia
Ratusan Kios Belakang Pasar Johar Semarang Habis Terbakar, Api Berawal dari Blok F
Api pertama kali muncul dari Blok F sekitar pukul 23.00 WIB dan dengan cepat menjalar ke kios pedagang pakaian, hasil bumi, hingga toko emas.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Ratusan Kios Belakang Pasar Johar Semarang Habis Terbakar, Api Berawal dari Blok F
Travel
KoenoKoeni Hotel Semarang Bawa Tamu Melawat dalam Warisan, Kriya, dan Keindahan
KoenoKoeni Hotel Semarang hadirkan perpaduan inspirasi warisan budaya dengan sentuhan elegansi modern.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
KoenoKoeni Hotel Semarang Bawa Tamu Melawat dalam Warisan, Kriya, dan Keindahan
Indonesia
KI Putuskan Hasil TWK KPK Harus Dibuka, KPK Ngaku Ingin Telaah Dulu
Tidak ada alasan bagi Presiden Prabowo Subianto untuk tidak mengembalikan status 57 orang korban TWK KPK.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
KI Putuskan Hasil TWK KPK Harus Dibuka, KPK Ngaku Ingin Telaah Dulu
Indonesia
Akses Demak ke Semarang Terputus Akibat Tanggung Jebol
Akibat kejadian tersebut, badan jalan beton yang merupakan jalan provinsi turut tergerus sepanjang kurang lebih 20 meter, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Februari 2026
Akses Demak ke Semarang Terputus Akibat Tanggung Jebol
Indonesia
Bertemu Abraham Samad dan Mantan Kabareskrim, Presiden Prabowo Minta Masukan soal Pemberantasan Korupsi
Jubir Prabowo sekaligus Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkapkan pertemuan antara Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh itu untuk berdiskusi.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Bertemu Abraham Samad dan Mantan Kabareskrim, Presiden Prabowo Minta Masukan soal Pemberantasan Korupsi
Indonesia
Laka PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, DPR Minta Investigasi Menyeluruh
Meminta kepolisian melakukan olah TKP secara komprehensif untuk mengetahui unsur pelanggaran.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Laka PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, DPR Minta Investigasi Menyeluruh
Indonesia
Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, Sopir Hilang Kendari saat Ngebut di Tikungan Tol Krapyak
Bus yang diketahui mengangkut 34 penumpang tersebut menabrak pembatas jalan dan terbalik.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, Sopir Hilang Kendari saat Ngebut di Tikungan Tol Krapyak
Bagikan