Kotak Hitam American Airlines yang Bertabrakan dengan Helikopter Black Hawk Ditemukan, NTSB Mulai Penyelidikan

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 31 Januari 2025
Kotak Hitam American Airlines yang Bertabrakan dengan Helikopter Black Hawk Ditemukan, NTSB Mulai Penyelidikan

Pencarian korban tabrakan pesawat American Airlines dan helikopter Black Hawk dilakukan di Sungai Potomac.(foto: Instagram @americanair)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BADAN Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) telah mengamankan dua kotak hitam pesawat yang jatuh setelah bertabrakan dengan helikopter militer di dekat ibu kota AS di Washington, D.C, Kamis (30/1).

NTSB mengatakan para penyelidiknya menemukan perekam suara kokpit dan perekam data penerbangan dari pesawat Bombardier CRJ700 yang terlibat dalam tabrakan di udara pada Rabu (29/1) di Bandara Nasional Ronald Reagan.

"Perekam tersebut berada di laboratorium NTSB untuk dievaluasi," kata NTSB dalam sebuah pernyataan.

NTSB adalah badan investigasi independen pemerintah yang bertanggung jawab atas investigasi kecelakaan transportasi sipil.

Pesawat American Airlines tersebut membawa 60 penumpang dan empat awak saat bertabrakan di udara dengan helikopter Black Hawk milik Angkatan Darat AS yang membawa tiga tentara. Kedua pesawat jatuh ke Sungai Potomac.

Baca juga:

Kecelakaan American Airlines, Donald Trump Salahkan Pemerintahan Biden dan Obama



Saat jumpa pers di Gedung Putih pada hari sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan tidak seorang pun selamat dari kecelakaan tersebut. CBS News melaporkan bahwa sedikitnya 40 jenazah telah ditemukan hingga pukul 17.30 waktu setempat.

Dilaporkan pula bahwa 14 atlet seluncur indah termasuk di antara korban kecelakaan pesawat tersebut, dengan CEO Skating Club of Boston Doug Zeghibe mengatakan bahwa enam korban berasal dari klub Boston, termasuk dua pelatih, dua atlet remaja, dan dua ibu dari atlet. Ada juga atlet seluncur dari Rusia.

The New York Times melaporkan bahwa staf di menara kontrol lalu lintas udara di bandara tersebut ‘tidak normal untuk waktu dan volume lalu lintas saat itu’.

Laporan keselamatan awal oleh Federal Aviation Administration (FAA) tentang tabrakan pesawat itu menyebutkan bahwa seorang pengontrol tunggal menangani komunikasi untuk helikopter dan pesawat, tugas yang biasanya dibagi antara dua orang.(*)

Baca juga:

Tabrakan Pesawat American Airlines dan Helikopter Black Hawk, Operasi Pencarian dan Penyelamatan Dilakukan di Sungai Potomac

#Amerika Serikat #Kecelakaan Pesawat
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Ketua Umum Perhimpunan Ojek Online Indonesia (O2) Cecep Saripudin menyebut pihaknya menentang aksi Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Dunia
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Tangkapan layar di Truth Social yang dibuat seperti biografi Wikipedia, mengklaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela mulai Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Dunia
AS Siapkan Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Greenland memiliki pemerintahan sendiri dan kewenangan luas dalam mengatur urusan domestik, meski kebijakan luar negeri dan pertahanan tetap berada di tangan Kopenhagen.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
AS Siapkan  Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Dunia
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Keputusan ini menandai sikap tidak setuju atas ambisi Trump yang kian meluas di belahan Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Dunia
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Meski begitu, Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan tambahan terkait dengan pertemuan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Dunia
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Disebut tidak lagi melayani kepentingan Amerika dan mendorong agenda yang tidak efektif atau bersifat bermusuhan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Dunia
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Trump akan melakukan hal itu dengan mengandalkan blokade laut serta ancaman penggunaan kekuatan lebih lanjut.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Indonesia
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Retorika keras Gedung Putih bertujuan untuk membujuk Denmark agar menjual Greenland kepada Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Dunia
Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
Trump mengatakan uang hasil penjualan akan berada di bawah kendalinya dan digunakan untuk kepentingan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
 Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
Dunia
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Trump mengatakan minyak itu akan dijual pada harga pasar, dan hasilnya akan dikontrol oleh dirinya sebagai Presiden Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Bagikan