Korut Luncurkan Rudal Uji Coba, Militer Korsel Sebut Bakal Jatuh di Pyongyang

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 01 Juli 2024
Korut Luncurkan Rudal Uji Coba, Militer Korsel Sebut Bakal Jatuh di Pyongyang

Bendera Korea Utara. (Foto: Unsplash/Micha Brändli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rudal balistik yang diluncurkan Korea Utara pada Senin (1/7) kemungkinan memiliki lintasan terbang yang tidak normal dan bisa saja jatuh ke daratan. Militer Korea Selatan menyebut bahwa puing rudal tersebut kemungkinan akan jatuh di dekat Pyongyang.

Korea Utara meluncurkan dua rudal balistik pada Senin pagi, menurut laporan dari pemerintah Korea Selatan, Amerika, dan Jepang. Rudal tersebut diluncurkan pada pukul 5:05 pagi dan 5:15 pagi waktu setempat.

Kedua rudal tersebut memiliki jarak terbang yang berbeda, 600 kilometer untuk yang pertama dan 120 kilometer untuk yang kedua, demikian menurut pernyataan dari Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan, seperti diberitakan CNN, Senin (1/7).

“Ada kemungkinan rudal kedua yang diluncurkan memiliki penerbangan yang tidak normal pada tahap awal," kata Juru Bicara JCS Lee Sung-jun.

Baca juga:

PBB Peringatkan Korea Utara untuk Akhiri Isolasi Diri

Ia menambahkan bahwa sejauh ini belum ada kerusakan yang terkonfirmasi. Korea Selatan mengatakan rudal pertama, dengan jarak tempuh 600 kilometer, merupakan rudal balistik jarak pendek. Sementara rudal kedua merupakan rudal balistik yang kemungkinan ialah senjata baru Korea Utara.

“Jika ledakan terjadi selama penerbangan yang tidak normal, ada kemungkinan puing-puingnya jatuh ke daratan,” kata Lee.

Menurut JCS, kedua rudal tersebut diluncurkan ke arah timur laut dari daerah Changyon-gun di provinsi Hwanghae Selatan, sekitar 130 kilometer barat daya Pyongyang.

Jika rudal tersebut meledak setelah terbang 120 kilometer ke arah timur laut dari Changyon-gun, puing-puingnya bisa saja mendarat di dekat Pyongyang, berdasarkan jarak yang ditempuh dari lokasi peluncuran.

Baca juga:

Media Korea Selatan KBS Tuntut BBC Minta Maaf Buntut Skandal Burning Sun

Minggu lalu, Korea Utara mengatakan pihaknya berhasil melakukan uji coba untuk menyebarkan beberapa hulu ledak dari mesin satu tahap untuk rudal balistik jarak menengah hingga jauh. Korea Selatan kemudian mengatakan klaim Korea Utara itu salah.

Lee mengatakan jika uji coba berhasil, mestinya beberapa hulu ledak terpisah dari sebuah rudal selama tahap penerbangan menurun. Kenyataannya rudal Korea Utara telah meledak pada tahap awal saat peluncuran. (ikh)

#Korea Utara #Korea Selatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit
Tak sembarang main drum, aksi tersebut menjadi bagian dari pendekatan diplomatik Jae-myung kepada kekuatan regional, termasuk Jepang.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit
Dunia
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Sidang Putusan Dijadwalkan 19 Februari
Para jaksa khusus menggambarkan deklarasi darurat militer tersebut sebagai tindakan perusakan konstitusi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan sangat serius.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
 Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Sidang Putusan Dijadwalkan 19 Februari
Dunia
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Dituduh Makar dan Antinegara
Para jaksa khusus menyebut deklarasi darurat militer tersebut sebagai tindakan perusakan konstitusi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan sangat serius.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Dituduh Makar dan Antinegara
Indonesia
Aksi Kemanusiaan Nelayan Indramayu Sugianto di Korea Selatan Diganjar Penghargaan dari Presiden Lee Jae-myung
Pemerintah Korea Selatan menilai tindakan Sugianto sebagai bentuk kemanusiaan luar biasa yang dilakukan tanpa pamrih, meski dengan risiko besar terhadap keselamatan diri.
Frengky Aruan - Minggu, 04 Januari 2026
Aksi Kemanusiaan Nelayan Indramayu Sugianto di Korea Selatan Diganjar Penghargaan dari Presiden Lee Jae-myung
ShowBiz
Film Pendek Natal Shin Woo Seok Resmi Rilis, Lagu 'The Christmas Song' yang Byeon Woo Seok Jadi Sorotan
Film pendek Natal Shin Wooseok’s Urban Fairy Tale: The Christmas Song Part 1 resmi dirilis. Dibintangi Karina aespa, Jang Wonyoung, hingga Byeon Woo Seok.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Film Pendek Natal Shin Woo Seok Resmi Rilis, Lagu 'The Christmas Song' yang Byeon Woo Seok Jadi Sorotan
ShowBiz
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Video yang dihapus itu berisi permintaan maaf Chef Paik terkait dengan isu pelanggaran label asal produk, iklan menyesatkan, serta tuduhan penyalahgunaan siaran.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Fashion
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
JF3 Fashion Festival mewujudkan visi Recrafted: A New Vision demi mengangkat kreativitas dan keahlian tangan Indonesia ke tingkat global melalui kolaborasi dan inovasi berkelanjutan.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
Indonesia
Prabowo Akui Belajar soal Etos Kerja dari Orang Korea, Natal dan Idul Fitri Tetap Latihan
Menyebut Korea bangsa yang tangguh.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Prabowo Akui Belajar soal Etos Kerja dari Orang Korea, Natal dan Idul Fitri Tetap Latihan
Indonesia
Bukan Oppa K-Pop! Ternyata Inilah Idola Utama Presiden Prabowo Subianto dari Korea Selatan
Hal ini disampaikan saat meresmikan PT Lotte Chemical Indonesia, pabrik petrokimia terbesar se-Asia Tenggara di Cilegon
Angga Yudha Pratama - Kamis, 06 November 2025
Bukan Oppa K-Pop! Ternyata Inilah Idola Utama Presiden Prabowo Subianto dari Korea Selatan
Indonesia
Penyelundupan hingga Narkotika Bikin Prabowo ‘Ngeri’, Dianggap Jadi Bahaya Nyata bagi Masa Depan Perekonomian
Penyelundupan, penipuan, pencucian uang, perdagangan manusia, dan narkotika merupakan bahaya nyata bagi masa depan perekonomian kita.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Oktober 2025
Penyelundupan hingga Narkotika Bikin Prabowo ‘Ngeri’, Dianggap Jadi Bahaya Nyata bagi Masa Depan Perekonomian
Bagikan