Korut Luncurkan Rudal Uji Coba, Militer Korsel Sebut Bakal Jatuh di Pyongyang
Bendera Korea Utara. (Foto: Unsplash/Micha Brändli)
MerahPutih.com - Rudal balistik yang diluncurkan Korea Utara pada Senin (1/7) kemungkinan memiliki lintasan terbang yang tidak normal dan bisa saja jatuh ke daratan. Militer Korea Selatan menyebut bahwa puing rudal tersebut kemungkinan akan jatuh di dekat Pyongyang.
Korea Utara meluncurkan dua rudal balistik pada Senin pagi, menurut laporan dari pemerintah Korea Selatan, Amerika, dan Jepang. Rudal tersebut diluncurkan pada pukul 5:05 pagi dan 5:15 pagi waktu setempat.
Kedua rudal tersebut memiliki jarak terbang yang berbeda, 600 kilometer untuk yang pertama dan 120 kilometer untuk yang kedua, demikian menurut pernyataan dari Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan, seperti diberitakan CNN, Senin (1/7).
“Ada kemungkinan rudal kedua yang diluncurkan memiliki penerbangan yang tidak normal pada tahap awal," kata Juru Bicara JCS Lee Sung-jun.
Baca juga:
Ia menambahkan bahwa sejauh ini belum ada kerusakan yang terkonfirmasi. Korea Selatan mengatakan rudal pertama, dengan jarak tempuh 600 kilometer, merupakan rudal balistik jarak pendek. Sementara rudal kedua merupakan rudal balistik yang kemungkinan ialah senjata baru Korea Utara.
“Jika ledakan terjadi selama penerbangan yang tidak normal, ada kemungkinan puing-puingnya jatuh ke daratan,” kata Lee.
Menurut JCS, kedua rudal tersebut diluncurkan ke arah timur laut dari daerah Changyon-gun di provinsi Hwanghae Selatan, sekitar 130 kilometer barat daya Pyongyang.
Jika rudal tersebut meledak setelah terbang 120 kilometer ke arah timur laut dari Changyon-gun, puing-puingnya bisa saja mendarat di dekat Pyongyang, berdasarkan jarak yang ditempuh dari lokasi peluncuran.
Baca juga:
Media Korea Selatan KBS Tuntut BBC Minta Maaf Buntut Skandal Burning Sun
Minggu lalu, Korea Utara mengatakan pihaknya berhasil melakukan uji coba untuk menyebarkan beberapa hulu ledak dari mesin satu tahap untuk rudal balistik jarak menengah hingga jauh. Korea Selatan kemudian mengatakan klaim Korea Utara itu salah.
Lee mengatakan jika uji coba berhasil, mestinya beberapa hulu ledak terpisah dari sebuah rudal selama tahap penerbangan menurun. Kenyataannya rudal Korea Utara telah meledak pada tahap awal saat peluncuran. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Sidang Putusan Dijadwalkan 19 Februari
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Dituduh Makar dan Antinegara
Aksi Kemanusiaan Nelayan Indramayu Sugianto di Korea Selatan Diganjar Penghargaan dari Presiden Lee Jae-myung
Film Pendek Natal Shin Woo Seok Resmi Rilis, Lagu 'The Christmas Song' yang Byeon Woo Seok Jadi Sorotan
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
Prabowo Akui Belajar soal Etos Kerja dari Orang Korea, Natal dan Idul Fitri Tetap Latihan
Bukan Oppa K-Pop! Ternyata Inilah Idola Utama Presiden Prabowo Subianto dari Korea Selatan
Penyelundupan hingga Narkotika Bikin Prabowo ‘Ngeri’, Dianggap Jadi Bahaya Nyata bagi Masa Depan Perekonomian