Korsel Raih Gelar Juara Piala Sudirman 2017
Pebulu tangkis tunggal putri Korea Sung Jin Hyu melakukan servis saat melawan tunggal putri Thailand Ratchanok Intanon dalam semifinal turnamen Piala Sudirman 2017. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)
Korea Selatan akhirnya memastikan juara turnamen bulu tangkis Piala Sudirman 2017 usai mengalahkan tim Tiongkok.
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Carrara Sport and Leisure Centre, Gold Coast, Australia, Minggu, Korea Selatan menggulung Cina dengan skor tipis 3-2.
Di partai pertama, Negeri Tirai Bambu mencuri angka pertama melalui pasangan ganda putra peraih emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Fu Haifeng/Zhang Nan.
Fu/Zhang menumbangkan duet Korea Selatan Choi Solgyu/Seung Jae Seo dalam dua gim 21-14, 21-15 yang sekaligus membuat skor 1-0 bagi keunggulan Cina.
Unggul di partai pertama, Cina tampak kesulitan di partai kedua karena tunggal putri mereka He Bingjiao tidak bisa berbuat banyak di hadapan wakil Korea Selatan berperingkat empat dunia Sung Ji Hyun.
Sung Ji Hyun yang menang atas He Bingjiao 21-12, 21-16, juga membuka harapan bagi Korea Selatan untuk bisa meraih gelar turnamen beregu campuran itu dengan membuat kedudukan sementara menjadi 1-1.
Di partai ketiga yang merupakan pertemuan tunggal putra, secara mengejutkan Korea Selatan tidak menurunkan Son Wan Ho ketika menghadapi Chen Long yang merupakan juara Olimpiade Rio de Janeiro 2016.
Negeri Ginseng lebih memilih Jeon Hyeok Jin (peringkat 41 dunia) untuk mnghadapi wakil Cina tersebut. Akhirnya, Chen Long dengan mudah mengalahkan wakil Korea Selatan 21-10, 21-10, dan membuat skor sementara 2-1 untuk keunggulan China.
Pertandingan seru terjadi di partai keempat yang mempertemukan pasangan ganda putri Korea Selatan berperingkat tiga dunia Chang Ye Na/Lee SO Hee dan posisi keempat dunia asal Cina, Chen Qinchen/Jia Yifan.
Bermain ketat sejak awal gim pertama, pasangan Korea Selatan akhirnya menang atas duet Cina dengan dua gim langsung 21-19, 21-13, yang membuat pertandingan berakhir dengan skor 2-2 dan harus ditentukan oleh pertandingan pamungkas.
Di partai pamungkas, pasangan ganda campuran Korea Selatan Choi Solgyu/Chae Yoo Jung menumbangkan duet nomor dua dunia asal Cina Lu Kai/Huang Yaqiong.
Choi/Chae berhasil menyudahi perlawanan hebat dari Lu/Huang dalam dua gim dengan skor 21-17, 21-13 yang membuat skor menjadi 3-2 untuk kemenangan Korea Selatan.
"Hari ini kami tampil di bawah performa terbaik. Namun, kami akui mereka bermain baik hari ini," kata Huang Yaqiong yang tidak bisa menutupi tetesan air matanya saat diwawancarai.
Sementara itu, pasangan Korea Selatan yang menjadi penentu kemenangan Negeri Ginseng mengaku mereka sangat senang dengan hasil tersebut. Mereka juga bangga telah bisa membuktikan diri di turnamen beregu campuran itu.
"Kami sangat senang dan bangga atas kemenangan ini. Hal ini adalah buah dari kerja keras kami semua selama ini," kata Choi Solgyu.
Gelar Piala Sudirman pada tahun 2017 menjadi gelar keempat negeri ginseng tersebut dalam turnamen beregu campuran setelah sebelumnya mereka berhasil meraihnya pada tahun 1991, 1993, dan 2003.
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Sidang Putusan Dijadwalkan 19 Februari
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Dituduh Makar dan Antinegara
Aksi Kemanusiaan Nelayan Indramayu Sugianto di Korea Selatan Diganjar Penghargaan dari Presiden Lee Jae-myung
Film Pendek Natal Shin Woo Seok Resmi Rilis, Lagu 'The Christmas Song' yang Byeon Woo Seok Jadi Sorotan
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
Prabowo Akui Belajar soal Etos Kerja dari Orang Korea, Natal dan Idul Fitri Tetap Latihan
Bukan Oppa K-Pop! Ternyata Inilah Idola Utama Presiden Prabowo Subianto dari Korea Selatan
Penyelundupan hingga Narkotika Bikin Prabowo ‘Ngeri’, Dianggap Jadi Bahaya Nyata bagi Masa Depan Perekonomian