Musik

Korban Tewas Penjajahan Israel Tembus 30.000, Musisi Arab Gencarkan Dukungan untuk Palestina

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 01 Maret 2024
Korban Tewas Penjajahan Israel Tembus 30.000, Musisi Arab Gencarkan Dukungan untuk Palestina

Musiknya memadukan perlawanan, ketidakberdayaan, dan kemarahan atas perang yang dilancarkan Israel terhadap Hamas. (Foto: Pexels/Omer Faruk Y?ld?z)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penjajahan Israel ke Jalur Gaza telah berlangsung lima bulan. Selama itu, korban tewas mencapai 30.000 orang. Kebanyakan warga sipil yang terdiri dari bayi, anak-anak, dan perempuan.

Untuk menyuarakan keprihatinan atas tindakan genosida Israel, musisi Arab tak henti menulis lagu-lagu yang mendukung perjuangan rakyat Palestina. Hingga menempatkan isu Palestina kembali ke garis depan budaya populer Arab.

"Musiknya memadukan perlawanan, ketidakberdayaan, dan kemarahan atas perang yang dilancarkan Israel terhadap Hamas, kelompok militan Palestina yang menguasai Jalur Gaza," tulis reuters.com (29/2).

Baca juga:

Anak-Anak Palestina Meninggal Kekurangan Gizi di Gaza Terus Bertambah

Di Kairo, Mesir, penyanyi pesta pernikahan yang kesohor, Rudy, membuat lagu yang liriknya memuji juru bicara militer Hamas Abu Obaida.

“Abu Obaida, Wahai Hati Singa… bakar semuanya,” begitu nyanyiannya diiringi irama perkusi.

Rapper Lebanon Jaafar Touffar juga nge-rap tentang Abu Obaida dan 'Banjir Aqsa', nama yang diberikan Hamas untuk serangannya pada 7 Oktober 2023.

Musisi Lebanon Zeid Hamdan mengatakan, musiknya kini terfokus pada perang dan dampaknya hingga ke Lebanon, tempat Israel dan kelompok militan Hizbullah saling menembakkan roket dan serangan udara.

“Saya tidak tampil lagi untuk mempromosikan diri saya sebagai seorang seniman. Saya berada di panggung untuk membangunkan orang-orang dan menyebarkan pesan mendesak. Saya beralih ke penggalangan dana untuk memprotes,” katanya.

Sebelumnya di Yordania, para seniman dari berbagai negara Arab berkumpul pada Oktober lalu untuk merekam sebuah lagu yang memimpikan “kembalinya” orang Palestina ke tanah yang diduduki Israel. Video itu telah dilihat jutaan kali di media sosial.

Seniman yang bergabung termasuk mereka yang sebelumnya menghindari politik. Popularitas lagu-lagu dukungan untuk rakyat Palestina mencerminkan kemarahan atas invasi Israel di Gaza, pendudukannya atas wilayah Palestina, dan dukungan AS dan Eropa terhadap penjajahan Israel.

Musisi Arab menyadari bahwa musik mereka mungkin tidak mengubah jalannya perang atau memengaruhi para pemimpin Arab. Namun, mereka ingin tetap menjaga fokus perhatian dunia terhadap warga Palestina di Gaza.

Ghaliaa Chaker, pencipta lagu “Returning” yang direkam bersama 24 seniman di Yordania, mengatakan tujuannya adalah untuk menjaga penderitaan Gaza dalam sorotan.

“Saya sangat berharap mereka (warga Gaza) tahu bahwa mereka ada dalam doa kami,” katanya.

“Itulah hal terbaik yang bisa kami harapkan… untuk terus membicarakannya. Jangan pernah melupakan apa yang sedang terjadi.” (dru)

Baca juga:

Bayi-Bayi Palestina di Gaza Meninggal Akibat Kurang Gizi

#Musik #Palestina #Konflik Palestina
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

ShowBiz
Tonewaves Rilis 'Parfum', Lagu Hangat tentang Kenangan yang Kembali lewat Aroma
Tonewaves kembali dengan single terbaru berjudul 'Parfum'. Lagu ini mengangkat kisah sederhana tentang aroma yang membangkitkan kenangan manis.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 25 menit lalu
Tonewaves Rilis 'Parfum', Lagu Hangat tentang Kenangan yang Kembali lewat Aroma
ShowBiz
NEONA Rilis Single 'PLIN PLAN', Angkat Kisah Hubungan Abu-Abu Anak Muda
NEONA merilis single terbaru 'PLIN PLAN'. Lagu ini mengangkat kisah hubungan abu-abu yang dekat dengan pengalaman anak muda.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 5 menit lalu
NEONA Rilis Single 'PLIN PLAN', Angkat Kisah Hubungan Abu-Abu Anak Muda
ShowBiz
TYLA Rilis 'IS IT LOVE', Perpaduan Lirik Emosional dengan Irama Dance yang Menggoda
TYLA merilis single terbaru berjudul “IS IT LOVE” yang memadukan irama dance dengan lirik emosional tentang cinta dan keraguan dalam hubungan.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 54 menit lalu
TYLA Rilis 'IS IT LOVE', Perpaduan Lirik Emosional dengan Irama Dance yang Menggoda
ShowBiz
Mario G. Klau Rilis 'Otak di Mana?' bersama Juan Reza, Terinspirasi Fenomena Viral di TikTok
Mario G. Klau kembali merilis single terbaru berjudul 'Otak Dimana?' bersama Juan Reza. Lagu ini terinspirasi dari fenomena viral di TikTok.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Mario G. Klau Rilis 'Otak di Mana?' bersama Juan Reza, Terinspirasi Fenomena Viral di TikTok
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu 'Run to Me' dari Bee Gees, Karya Klasik yang Sangat Menyentuh
Lirik lagu Run to Me dari Bee Gees sangat menyentuh. Lagu ini menyampaikan pesan tentang keseitaan hingga cinta tanpa syarat.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Lirik dan Makna Lagu 'Run to Me' dari Bee Gees, Karya Klasik yang Sangat Menyentuh
ShowBiz
Clive Davis, Raja Musik di Balik Whitney Houston dan Bruce Springsteen, Meninggal Dunia pada Usia 94 Tahun
Mantan kepala Columbia Records dan Arista Records itu dikenal karena menemukan dan membentuk karier artis besar, termasuk Aretha Franklin, Bruce Springsteen, Billy Joel, Whitney Houston, Santana, Janis Joplin, Christina Aguilera, dan Alicia Keys.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Clive Davis, Raja Musik di Balik Whitney Houston dan Bruce Springsteen, Meninggal Dunia pada Usia 94 Tahun
ShowBiz
Rocket Rockers Rilis 'Yang', Lagu Reflektif di Perjalanan 27 Tahun Bermusik
Rocket Rockers memperkenalkan 'Yang', lagu terbaru bernuansa reflektif dan religius yang mengajak pendengar tetap tegar menghadapi masa sulit.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Rocket Rockers Rilis 'Yang', Lagu Reflektif di Perjalanan 27 Tahun Bermusik
ShowBiz
Biru Baru Hadirkan 'Kita Cari Waktu Lain', Kisah Dua Orang yang Memilih Menunda Percakapan
Kita Cari Waktu Lain dari Biru Baru mengisahkan dua individu yang sama-sama menghadapi persoalan hidup dan memilih menunda percakapan hingga waktu yang dirasa lebih tepat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Biru Baru Hadirkan 'Kita Cari Waktu Lain', Kisah Dua Orang yang Memilih Menunda Percakapan
ShowBiz
Request Hour JKT48 2026: 'Kita Berdua Jadian' Kembali Tampil, Hadirkan Momen Penuh Nostalgia
Penampilan lagu Kita Berdua Jadian oleh Jessi dan manajer JKT48, Aiz, menjadi salah satu momen paling berkesan di Request Hour JKT48 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Request Hour JKT48 2026: 'Kita Berdua Jadian' Kembali Tampil, Hadirkan Momen Penuh Nostalgia
ShowBiz
Yura Yunita Undang Perunggu ke Rumah, Bikin Lagu 'Mau Jadi Apa?' Terasa Berbeda
Yura Yunita meluncurkan serial live performance Main ke Rumah di YouTube. Perunggu menjadi tamu perdana dengan membawakan versi intim lagu Mau Jadi Apa?.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Yura Yunita Undang Perunggu ke Rumah, Bikin Lagu 'Mau Jadi Apa?' Terasa Berbeda
Bagikan