Korban Tewas Gempa Majene Capai 90 Orang
Kerusakan kantor Gubernur Sulbar. (Foto: Antara)
MerahPutih.com - Hingga hari kelima pascagempa bumi magnitudo 6,2 yang menguncang Majene, Sulawesi Barat, total 90 orang dilaporkan meninggal dunia.
Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Didi Hamzah mengatakan, pihaknya akan terus berupaya melakukan pencarian korban.
Baca Juga
"Untuk pencarian besok kami hanya melakukan monitoring dan mobile di wilayah yang dianggap belum maksimal," kata dia kepada wartawan, Selasa (19/1).
Selain itu, hingga kini dilaporkan sebanyak tiga warga setempat juga belum berhasil ditemukan yang diduga tertimbun bangunan atau material longsor.
Dia mengatakan hingga Selasa ini, Basarnas telah melakukan pencarian korban di 20 sektor yang tersebar di empat kelurahan. Empat kelurahan tersebut yakni Binanga, Rimuku, Karema, dan Kelurahan Simboro.
Dari empat kelurahan tersebut, Basarnas membagi 20 sektor dan 12 titik prioritas pencarian. Pada Selasa (19/1) instansi itu menurunkan tujuh tim dengan dua tim di antaranya digeser ke Kabupaten Majene.
"Tim di Majene ini untuk mencari tiga orang yang hilang diduga tertimbun longsor di daerah Malunda," kata Didi.
Komandan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Sulawesi Barat Brigjen TNI Firman Dahlan menyebut, korban meninggal gempa Sulbar ada 90 orang dengan rincian di Kabupaten Mamuju 79 orang, dan Kabupaten Majene 11 orang.
"Update terakhir, pada pukul 16.00, korban gempa di Majene dan Mamuju total meninggal dunia ada 90 orang. Dari 90 orang ini terdiri dari Mamuju 79 orang, dan Majene 11 orang," ucap dia.
Hingga Selasa 19 Januari pukul 09.30 Wita, tercatat sebanyak 88 orang meninggal dunia akibat gempa bumi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat.
Di Mamuju tercatat sebanyak 77 orang meninggal dan di Majene tercatat sebanyak 11 orang meninggal akibat gempa bumi, sedangkan 18 orang lainnya berhasil selamat. (Knu)
Baca Juga
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Basarnas Sebut Rekaman Langkah Kaki Kopilot ATR 42-500 Merupakan Data Beberapa Bulan Lalu saat di Yogyakarta
Korban Pesawat ATR 42-500 Sulit Dijangkau, Teknik Rappelling Digunakan dalam Proses Evakuasi
Satu Korban Laki-laki Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi dari Jurang Kedalaman 200 Meter Bukit Bulusaraung
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Pencarian Korban Hilang Akibat Banjir di Aceh Dihentikan, 31 Orang Masih Dinyatakan Hilang
Bocah 10 Tahun Hilang di Sungai Inggoi, Pawang Buaya Ternate Ikut Turun Tangan
Viral Ibu Korban Banjir Ngamuk ke Tim SAR, Deputi Basarnas Maklum Situasi Bikin Orang Susah Berpikir Sehat
Basarnas Masifkan Operasi Pencarian dan Pertolongan Korban Banjir di Sumatera Utara
Update Pencarian Korban Longsor Cilacap: 20 Orang Tewas, 3 Orang Masih Hilang