Korban Gempa Bandung Raya Bertambah Jadi 20 Orang, 5 Luka Berat
Kondisi salah satu rumah yang mengalami kerusakan cukup parah pascagempa di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/9/2024). (ANTARA/Rubby Jovan)
MerahPutih.com - Korban luka-luka akibat gempa bumi yang melanda kawasan Bandung Raya, Jawa Barat (Jabar), pada Rabu (18/9) pagi tadi terus bertambah.
Setelah laporan awal menyebutkan ada 9 korban luka ringan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat (Jabar) mengungkapkan tercatat kini ada 20 korban luka-luka hingga siang ini.
"Sementara ada 20 orang yang luka," kata Kasi Kedaruratan Pusdalops BPBD Jabar Hadi Rahmat, saat dikonfirmasi media, dilansir dari Antara, Rabu (18/9) siang.
Lebih jauh, Hadi merinci korban luka-luka itu terdiri dari satu luka ringan, 14 luka sedang, dan lima orang mengalami luka berat.
Baca juga:
9 Luka Ringan Akibat Gempa Kabupaten Bandung, Laporan Korban Jiwa Belum Ada
Menurutnya, para korban luka berat sudah mendapat perawatan dari tim kesehatan. "Dirujuk ke Rumah Sakit Kertasari dan Puskesmas Kertasari," tandas pejabat BPBD Jabar itu.
Berdasarkan laporan BPBD Jabar, getaran gempa yang terjadi pukul 09.41 WIB itu, terasa mulai dari Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Garut, bahkan hampir seluruh Jabar. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Diperintah Kelola Sampah oleh Presiden, Kota Bandung Siapkan Anggaran Rp 348 Miliar
2 Orang Meninggal Saat Cari Harta Karun di Antapani Bandung
2 Orang Terluka, Macan Tutul Masuk Desa Maruyung Bandung Masih Berkeliaran
Pemda Siapkan Dana Rp 7,3 Miliar Buat Korban Longsor Cisarua Bandung
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
Persib Vs Persija, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Larang Bobotoh Pawai dan Minta Dewasa
Benda Mirip Bom di Depan Gereja GKPS Ternyata Cuma Kayu, Polisi Buru 'Prankster' yang Bikin Jantungan Warga
Wakilnya Masuk RS Setelah Jadi Tersangka, Walkot Farhan Mau Besuk Tunggu Izin Kejari