Korban Gedung Roboh di Slipi Bingung Bayar Biaya Rumah Sakit

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 08 Januari 2020
Korban Gedung Roboh di Slipi Bingung Bayar Biaya Rumah Sakit

Bangungan roboh di kawasan Slipi. (Foto: Twitter/TMCPoldaMetro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sudah jatuh tertimpa tangga. Itulah pribahasa yang cocok disematkan oleh Muhamad Iqbal (37), salah satu korban robohnya gedung di Slipi, pada Senin (6/1) pagi kemarin.

Perawatan Iqbal di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, disebut-sebut tidak dalam tanggungan BPJS. Di sisi lain, motor yang sehari-hari menjadi sandaran hidupnya sebagai pengemudi ojek online (ojol) sudah dihancurkan bersama sisa gedung yang diruntuhkan.

Baca Juga:

Pemprov DKI: Gedung Roboh di Slipi Tak Punya IMB dan Izin Usaha

"Kami bingung, ke mana mesti mengadu," kata istri Iqbal, Novi di ruang perawatan kamar 1606 RSUD Tarakan, Selasa (7/1).

Menurut Novi, pihak RSUD Tarakan sudah menegaskan bahwa biaya perawatan suaminya tidak menjadi tanggungan BPJS Kesehatan. Alasannya, dia terkena musibah, bencana, bukan sakit.

Iqbal disebutkan harus memiliki Jamkesmas. Pada Senin sore, Iqbal dipindahkan dari ruangan IGD ke ruang perawatan di kamar 1606 yang masuk kategori kelas 2.

"Ada perawat yang bilang mestinya di kelas 3, tetapi karena ruangan di kelas 3 penuh, di bawa ke ruangan ini. Kalau ternyata nanti tidak ditanggung BPJS, bagaimana?" Novi bingung.

Di Tarakan, Iqbal dan korban runtuhan lainnya sempat mendapat perawatan di IGD. Keduanya sempat tidak sadarkan diri. Untuk Iqbal, dari hasil CT scan ada pergeseran di tulang tangan kanannya. Nyeri dari pundak ke bawah.

"Tangan kanan tidak bisa digerakan, kiri bisa," kata Novi, menceritakan kondisi suaminya.

Iqbal, yang baru empat bulan ini menjadi ojek online di Gojek, dipastikan tidak bisa melanjutkan pekerjaannya. "Itu sebenarnya motor adik. Saya nggak tega ngasih tahu ke Iqbal, khawatir dia makin syok," kata Novi.

Korban gedung runtuh Muhammadi Iqbal dan istrinya di RS Tarakan. (Foto: MP/Istimewa)
Korban gedung runtuh Muhamad Iqbal dan istrinya di RS Tarakan. (Foto: MP/Istimewa)

Motor yang dikendarai Iqbal bersama beberapa motor yang menjadi korban runtuhan lainnya tidak bisa dibawa, bahkan disatukan dengan puing-puing runtuhan.

"Sampai sekarang tidak ada perwakilan dari pengelola atau pemilik gedung yang beritikad baik mendatangi korban runtuhan. Termasuk menengok ke RSUD Tarakan," tuturnya.

Iqbal dan istrinya, Novi, tinggal di rumah kontrakan di daerah Kebayoran Lama, Jaksel, bersama seorang anak mereka, Ano, yang baru berusia 5 tahun.

Baca Juga:

Pemprov DKI Bakal Digugat Warga Jakarta Akibat Banjir

Seperti diketahui, Muhamad Iqbal bersama dua orang lainnya, menjadi tiga korban yang berada di luar gedung yang runtuh pada Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB itu.

Iqbal, yang menjadi pengemudi ojol Gojek, saat itu sedang membawa penumpang-seorang perempuan yang juga menjadi korban runtuhan gedung. Naik dari kawasan Tanjung Duren, dengan tujuan ke S Parman, penumpang tersebut meminta melewati jalan pintas yang berada samping gedung.

Tidak dinyana, gedung runtuh. Iqbal dan penumpangnya terkena runtuhan di luar gedung. Keduanya di bawa ke RSUD Tarakan, sekitar setengah jam setelah gedung runtuh. (Asp)

Baca Juga:

Pemprov DKI Bakal Digugat Warga Jakarta Akibat Banjir

#Kecelakaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Fakta Mengejutkan Kecelakaan Tol Cipularang KM 91 Hari Ini, Benarkah Truk Rem Blong?
Cari tahu kronologi lengkap dan penyebab tabrakan beruntun 15 kendaraan di Tol Cipularang KM 91 arah Jakarta. Satu orang terluka akibat dugaan truk rem blong, cek detailnya!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Oktober 2026
Fakta Mengejutkan Kecelakaan Tol Cipularang KM 91 Hari Ini, Benarkah Truk Rem Blong?
Indonesia
Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 masih Berjalan, Polri Cocokkan DNA 9 Korban dan Keluarga
Proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan informasi yang diperoleh dari keluarga korban dengan hasil pemeriksaan terhadap jenazah.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 masih Berjalan, Polri Cocokkan DNA 9 Korban dan Keluarga
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
1 Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan di dalam Badan Kapal
Korban dibawa menggunakan Helikopter HR 3601 Basarnas untuk proses penanganan dan identifikasi lebih lanjut.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
1 Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan di dalam Badan Kapal
Dunia
Helikopter NBC Jatuh di Los Angeles, Jurnalis dan Pilot Dinyatakan Tewas
Helikopter tersebut jatuh sesaat sebelum pukul 19.00 waktu setempat di antara dua gedung komersial di kawasan Chatsworth.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
 Helikopter NBC Jatuh di Los Angeles, Jurnalis dan Pilot Dinyatakan Tewas
Dunia
Helikopter TV Berita Jatuh saat Liput Kecelakaan Bus di Los Angeles, 3 Tewas
Stasiun televisi NBC Los Angeles mengonfirmasi helikopter yang jatuh merupakan NewsChopper4, yang juga digunakan untuk meliput berita bagi Telemundo 52.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
 Helikopter TV Berita Jatuh saat Liput Kecelakaan Bus di Los Angeles, 3 Tewas
Dunia
DPR Minta KNKT Transparan Ungkap Pemicu Kapal 39 Tahun Tenggelam di Laut Jawa
Proses inspeksi kapal penumpang tidak boleh sebatas formalitas administratif di atas kertas.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
DPR Minta KNKT Transparan Ungkap Pemicu Kapal 39 Tahun Tenggelam di Laut Jawa
Indonesia
Cuaca Buruk Disebut Faktor Penyebab KM Virgo Tenggelam di Laut Jawa
Kondisi darurat yang terjadi di tengah laut membuat proses evakuasi korban mengalami keterlambatan.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Cuaca Buruk Disebut Faktor Penyebab KM Virgo Tenggelam di Laut Jawa
Indonesia
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak, Kemenhub Dirikan Posko Darurat di Banjarmasin
Dalam perkembangan terbaru, sebanyak 115 dari total 243 orang yang berada di KM Virgo Transport 8 telah berhasil dievakuasi.
Frengky Aruan - Minggu, 13 September 2026
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak, Kemenhub Dirikan Posko Darurat di Banjarmasin
Indonesia
Basarnas Kerahkan Helikopter Cari Virgo Transport 8, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi
Basarnas mengerahkan satu helikopter dari Surabaya untuk membantu tim SAR gabungan menemukan kapal dan penumpang yang masih hilang.
Frengky Aruan - Minggu, 13 September 2026
Basarnas Kerahkan Helikopter Cari Virgo Transport 8, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi
Bagikan