Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Merawat Ingat

Kontroversi Hari Jadi Kota Bandung

P Suryo RP Suryo R - Minggu, 25 September 2022
Kontroversi Hari Jadi Kota Bandung

212 tahun silam, ditetapkan sebagai hari jadi Kota Bandung yang menjadi ibu kota Provinsi Jawa barat. (Unsplash/Zulfikar Arifuzzaki)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBENARNYA 25 September menjadi tanggal spesial bagi warga Kota Bandung dan Jawa Barat. Sejarah hari ini mencatat, pada tanggal tersebut, 212 tahun silam, ditetapkan sebagai hari jadi Kota Bandung yang menjadi ibu kota Provinsi Jawa barat.

Pendirian Kota Bandung disebut tak lepas dari peran Gubernur Hindia-Belanda Herman Willem Daendels. Saat itu, Deandles yang tengah membangun jalan Pos menandatangani surat keputusan untuk mengadakan sarana dan prasarana di Kota Bandung. Sejak itu, Kota Bandung mendapat status 'kota' secara resmi dari gubernur jenderal JB van Heutz dan pada saat itu luas kota Bandung masih mencapai 900 hektare.

Kemudian seiring berjalannya waktu, kota ini semakin meluas hingga saat Bandung diputuskan untuk menjadi ibukota Jawa Barat, luasnya mencapai 167,67 kilometer. Bandung juga dikenal sebagai Paris Van Java atau Parisnya Pulau Jawa.

Namun, ada cerita berbeda mengenai sejarah Kota Bandung. Dikutip dari laman bandung.go.id, cikal bakal Kota Bandung sebenarnya berada di Krapyak (sekarang Dayeuhkolot) kira-kira 11 kilometer ke arah Selatan dari pusat kota Bandung sekarang.

Baca Juga:

Jakarta Great Sale Libatkan 82 Pusat Perbelanjaan

bandung
Lokasi kota Bandung sekarang adalah prakarsa dari Bupati R. A. Wiranatakusumah II. (Unsplash/Vincent Chrisna Febrian)

Lokasi kota Bandung sekarang adalah prakarsa dari Bupati R. A. Wiranatakusumah II. Bupati yang menjabat hingga tahun 1681 mengusulkan kepindahan lokasi pemerintahan. Saat itu, wilayah Krapyak kerap dilanda banjir saat hujan sehingga dianggap tidak layak sebagai pusat pemerintahan.

Tempat yang dipilih adalah lahan kosong berupa hutan, terletak di tepi barat Sungai Cikapundung, tepi selatan Jalan Raya Pos yang sedang dibangun (pusat kota Bandung sekarang).

Sekitar akhir tahun 1808/awal tahun 1809, bupati beserta sejumlah rakyatnya pindah dari Krapyak mendekati lahan bakal ibukota baru. Tidak diketahui secara pasti, berapa lama Kota Bandung dibangun.

Akan tetapi, kota itu dibangun bukan atas Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Herman Willem Daendels, melainkan atas prakarsa Bupati Bandung. Kota Bandung diresmikan sebagai ibukota baru Kabupaten Bandung dengan surat keputusan tanggal 25 September 1810. (DGS)

Baca Juga:

Anies Baswedan Instruksikan Penambahan Titik Wifi di Wilayah Jakarta

#Merawat Ingat #Wisata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Indonesia
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Bandara Husein Sastranegara Bandung buka rute baru ke Bandar Lampung dan Palembang mulai Agustus 2026. Wings Air melayani penerbangan langsung dengan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Travel
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Package Visa merupakan inisiatif digital yang mengintegrasikan penerbitan visa wisata secara langsung ke dalam pemesanan paket perjalanan yang telah dikurasi.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Travel
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Beragam aktivitas menarik dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kalangan di Candi Prambanan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Travel
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Setiap panel relief menghadirkan cerita yang sarat akan nilai moral, keagamaan, hingga kebudayaan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Indonesia
5 Hal Yang Bikin Orang Asing Berwisata di Indonesia
Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran yang meraih penghargaan Best Tourism Village dari UN Tourism pada 2023 harus terus dijaga melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
5 Hal Yang Bikin Orang Asing Berwisata di Indonesia
Indonesia
Ingin Wisatawan Berkualitas, Imigrasi Minta Evaluasi Negara Penerima Bebas Visa Kunjungan
Pemberian bebas visa kunjungan tersebut mencakup 8+1 negara antara wilayah Asia Timur dan Selatan seperti Korea Selatan, Jepang, dan India. Kemudian negara di Australia, Selandia Baru
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Ingin Wisatawan Berkualitas, Imigrasi Minta Evaluasi Negara Penerima Bebas Visa Kunjungan
Indonesia
Spring Airlines Buka Rute Jakarta Shenzhen dan Guangzhou dari Bandara Soetta
Penambahan rute-rute internasional ini mencerminkan tingginya minat maskapai global untuk memperluas jaringan penerbangan menuju Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Spring Airlines Buka Rute Jakarta Shenzhen dan Guangzhou dari Bandara Soetta
Fun
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menawarkan banyak pilihan lokasi berlibur singkat tanpa harus bepergian terlalu jauh, tetapi tetap seru dan asik.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Travel
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Bali All-Access Pass membuka akses ke lebih dari 50 destinasi unggulan dalam satu pengalaman yang terintegrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Bagikan