Kesehatan

Konsumsi Aspirin Harian pada Usia Lanjut Tingkatkan Potensi Anemia

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 21 Juni 2023
Konsumsi Aspirin Harian pada Usia Lanjut Tingkatkan Potensi Anemia

Perkiraan kemungkinan anemia adalah 23,5 persen pada kelompok aspirin dan 20,3 persen pada kelompok plasebo. (Foto: freepik/pvproductions)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ORANG berusia lanjut yang mengonsumsi aspirin dosis rendah setiap hari memiliki risiko 20 persen lebih tinggi untuk mengalami anemia. Demikian ditunjukkan studi terkini.

Studi yang diterbitkan Senin (19/6) di Annals of Internal Medicine itu memeriksa konsentrasi hemoglobin di antara lebih dari 19 ribu orang dewasa sehat di AS dan Australia yang berusia 65 tahun ke atas.

BACA JUGA:

Risiko Mati Muda Meningkat pada Orang yang Sering Begadang

Hemoglobin adalah protein kaya zat besi dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Tingkat hemoglobin yang rendah dapat menyebabkan anemia, yang umum terjadi pada orang berusia lanjut.

lansia
Tingkat hemoglobin yang rendah dapat menyebabkan anemia, yang umum terjadi pada orang berusia lanjut. (Foto: freepik/karlyukav)

Kondisi itu dapat menyebabkan:


1. Kelelahan
2. Detak jantung yang cepat atau tidak teratur
3. Sakit kepala
4. Nyeri dada dan berdebar-debar
5. Suara mendesing di telinga

Selain itu, tingkat hemoglobin rendah juga dapat memperburuk kondisi seperti gagal jantung kongestif, gangguan kognitif, dan depresi pada orang berusia 65 tahun ke atas. “Kami tahu dari uji klinis besar, termasuk uji coba kami, bahwa aspirin dosis rendah setiap hari meningkatkan risiko perdarahan yang signifikan secara klinis,” kata ahli hematologi Zoe McQuilten, MBBS, PhD dari Monash University, Australia, yang menjadi penulis utama studi tersebut.

“Dari penelitian, kami menemukan bahwa aspirin dosis rendah juga meningkatkan risiko anemia selama percobaan, dan ini amat mungkin disebabkan pendarahan yang tidak tampak secara klinis,” ujarnya seperti diberitakan WebMD (20/6)

Preventive Services Task AS mengubah rekomendasinya pada aspirin sebagai pencegahan utama penyakit kardiovaskular pada tahun 2022, merekomendasikan untuk tidak memulai aspirin dosis rendah untuk orang dewasa berusia 60 tahun atau lebih. Untuk orang dewasa berusia 40 hingga 59 tahun dengan risiko penyakit kardiovaskular 10 persen atau lebih selama 10 tahun, mereka merekomendasikan pasien dan penyedia layanan kesehatan membuat keputusan untuk memulai penggunaan aspirin dosis rendah berdasarkan kasus per kasus, karena manfaat secara keseluruhan yang kecil.

BACA JUGA:

Ketahui Risiko Berenang dalam Kolam Renang dan Alam

McQuilten mengatakan dokter tidak dapat menemukan penyebab banyak kasus anemia. Satu studi yang diterbitkan dalam Journal of American Geriatrics Society pada 2021 menemukan sekitar sepertiga kasus anemia tidak memiliki penyebab yang jelas.

Sekitar 50 persen orang yang terlibat dalam studi terbaru menggunakan aspirin untuk pencegahan dari 2011 hingga 2018. Angka itu kemungkinan turun setelah perubahan pedoman pada 2022, menurut McQuilten, tetapi mungkin berlanjut dalam jangka panjang di antara pasien yang lebih tua.

Para peneliti juga memeriksa kadar ferritin, yang berfungsi sebagai proksi kadar zat besi (dan dapat menandakan anemia pada kadar rendah), pada awal percobaan dan lagi setelah tiga tahun. Orang yang memakai aspirin lebih cenderung memiliki kadar feritin serum darah yang lebih rendah pada batasan tiga tahun dibandingkan mereka yang memakai plasebo.

Rata-rata penurunan ferritin di antara orang-orang dalam penelitian yang menggunakan aspirin adalah 11,5 persen lebih besar daripada mereka yang menggunakan plasebo. Perkiraan kemungkinan anemia dalam lima tahun adalah 23,5 persen pada kelompok aspirin dan 20,3 persen pada kelompok plasebo. Secara keseluruhan, terapi aspirin menghasilkan peningkatan risiko anemia sebesar 20 persen.

aspirin

Studi itu perlu mendorong tenaga kesehatan untuk mendiskusikan tentang risiko mengonsumsi aspirin dengan pasien. (Foto: pexels/cottonbro studio)

Supervisory Medical Officer Basil Eldadah, MD, PhD dari National Institute on Aging AS mengatakan, temuan tersebut harus mendorong tenaga kesehatan untuk mendiskusikan tentang risiko mengonsumsi aspirin dengan pasien mereka. “Untuk seseorang yang mengonsumsi aspirin dan berusia lanjut, serta bukan untuk indikasi seperti penyakit kardiovaskular, pertimbangkan dengan serius apakah itu pilihan pengobatan terbaik,” kata Eldadah yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.

Studi itu tidak meneliti konsekuensi anemia pada peserta, yang menurutnya bisa menjadi subjek penelitian di masa depan. Para peneliti mengatakan satu batasan adalah tidak jelas apakah anemia cukup menyebabkan gejala yang mempengaruhi kualitas hidup orang-orang dalam penelitian, atau jika pendarahan yang tidak diketahui menyebabkan anemia.

Para peneliti juga tidak mendokumentasikan apakah pasien menemui dokter reguler mereka dan menerima pengobatan untuk anemia selama uji coba.(aru)

BACA JUGA:

Tip Fesyen Bayi Praktis untuk Traveling

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Indonesia
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Indonesia
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Masyarakat perlu memahami gejala Flu Singapura agar dapat melakukan penanganan lebih dini apabila menemukan tanda-tanda penyakit tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Lifestyle
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Ramalan shio besok 19 Juni 2026: prediksi asmara, karier, keuangan, hingga 5 shio paling beruntung dengan peluang rezeki dan keberuntungan besar.
ImanK - Kamis, 18 Juni 2026
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Lifestyle
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Ramalan shio besok 16 Juni 2026 lengkap. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan 12 shio serta 5 shio paling beruntung hari ini.
ImanK - Senin, 15 Juni 2026
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Diabetes melitus merupakan penyakit menahun yang diderita seumur hidup.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Lifestyle
Ramalan Shio Besok 14 Juni 2026: Asmara, Karier, Keuangan, Kesehatan, Siapa yang Paling Beruntung?
Ramalan shio besok Minggu, 14 Juni 2026 lengkap untuk 12 shio. Simak peruntungan asmara, karier, keuangan, kesehatan serta 5 shio paling beruntung yang diprediksi banjir hoki
ImanK - Sabtu, 13 Juni 2026
Ramalan Shio Besok 14 Juni 2026: Asmara, Karier, Keuangan, Kesehatan, Siapa yang Paling Beruntung?
Lifestyle
Ramalan Shio 13 Juni 2026: Naga Panen Keberuntungan, Ular Waspada Pengeluaran Mendadak
Ramalan shio besok 13 Juni 2026 lengkap untuk Tikus hingga Babi. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan, masalah yang muncul dan saran terbaik.
ImanK - Jumat, 12 Juni 2026
Ramalan Shio 13 Juni 2026: Naga Panen Keberuntungan, Ular Waspada Pengeluaran Mendadak
Lifestyle
Ramalan Shio 12 Juni 2026: Bagaimana Asmara dan Keuangan Anda Hari Ini?
Ramalan shio hari ini 12 Juni 2026 untuk Tikus hingga Babi. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan, masalah yang perlu diwaspadai, dan shio paling beruntung
ImanK - Kamis, 11 Juni 2026
Ramalan Shio 12 Juni 2026: Bagaimana Asmara dan Keuangan Anda Hari Ini?
Bagikan