Konsumsi Apel Tingkatkan Kesehatan Tubuh

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Jumat, 12 Mei 2017
Konsumsi Apel Tingkatkan Kesehatan Tubuh

Buah apel kaya antioksidan, yang dapat melindungi tubuh dari bakteri dan virus. (Foto: Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Buah yang sering dijadikan camilan di kantor ini selain mengenyangkan, juga memiliki banyak manfaat. Apel mengandung berbagai macam vitamin dan mineral yang mampu memberikan kontribusi terbaik terhadap sistem tubuh.

Flavonoid, polifenol, dan vitamin C pada apel bertindak sebagai antioksidan untuk melindungi tubuh dari bakteri dan virus yang mengancam kesehatan tubuh Anda. Kandungan beta-karotennya juga mampu melawan sel kanker serta menurunkan kolesterol.

Tak hanya itu. Masih banyak manfaat buah apel lainnya yang baik untuk kesehatan Anda, seperti dilansir dari Stylecraze berikut ini.

1. Menurunkan berat badan

Apel adalah buah rendah kalori dan tinggi serat, sehingga cocok untuk dimasukkan dalam menu diet ataupun camilan sehat Anda. Kandungan serat yang tinggi pada apel dapat membantu Anda kenyang lebih lama. Hal ini tentunya berkontribusi dalam menjaga, bahkan menurunkan berat badan Anda. Untuk kombinasinya, Anda bisa mengonsumsi makanan kaya protein sehingga memaksimalkan rasa kenyang sekaligus membantu menurunkan berat tanpa kekurangan gizi.

2. Mencegah kolesterol dan diabetes

Mengonsumsi apel dapat menurunkan kadar kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL) dan meningkatkan penyerapan kolesterol baik atau High Density Lipoprotein (HDL). Apel sangat kaya akan serat larut (soluble fiber) yang dapat mengikat lemak sehingga tidak terserap oleh tubuh, serta mengurangi penyerapan kolesterol dalam aliran darah. Serat jenis ini akan larut dalam air dan berubah menjadi gel lembut dalam usus. Gel ini dapat membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk kolesterol tinggi dan diabetes.

3. Menyehatkan jantung

Sebuah penelitian ekstensif telah menghubungkan asupan serat larut dengan penumpukan plak kolesterol di arteri. Fenolik, senyawa yang ditemukan dalam kulit apel dapat mencegah kolesterol masuk ke sistem dan memperkuat dinding arteri. Ketika plak terbentuk di dalam arteri, maka aliran darah ke jantung akan berkurang, yang mengarah ke penyakit jantung koroner. Plak ini dapat dibersihkan dengan bantuan serat larut yang ada pada apel. Untuk itu, cucilah dulu apel yang akan Anda makan dengan air yang mengalir, sebelum makan buah apel beserta kulitnya.

4. Memperkuat sistem imun tubuh

Apel dapat berfungsi untuk memperkuat sistem imun tubuh karena kandungan antioksidan yang bernama quercetin. Senyawa ini dapat menangkal radikal bebas yang berdampak negatif pada sistem sel. Termasuk dalam golongan flavonoid, senyawa ini bertindak sebagai anti-inflamasi. Inflamasi merupakan akar dari banyak penyakit, termasuk kanker dan kelainan autoimun. Selain itu, kandungan ini juga meningkatkan daya tahan tubuh karena efek positifnya dalam aliran darah. Karena itulah, zat ini sering ditambahkan dalam suplemen bagi para atlet.

Itulah beberapa manfaat buah apel yang sangat baik bagi tubuh Anda. Jadikan apel sebagai camilan untuk membantu menjaga kesehatan Anda.

Lihat juga informasi tentang kesehatan dan tips kecantikan lainnya di sini: Sarapan Penting Bagi Tubuh.

#Buah Apel #Kesehatan #Tips #Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan