Merahputih.com - Prajurit TNI AD meninggal dalam serangan Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di KM 50 area PT Freeport Indonesia, Papua. Prajurit yang gugur tersebut diketahui bernama Serka AC.
Kapendam Cenderawasih Letkol Inf Tri Purwanto menyebut Serka AC gugur dalam kontak tembak dengan kelompok bersenjata saat rombongan kendaraan PT Freeport Indonesia melintas di kawasan tersebut, Rabu (11/3).
Tiga orang menjadi korban dalam aksi penembakan tersebut. Di mana, Sertu H mengalami perdarahan pada hidung, sedangkan satu karyawan PT Freeport berinisial HR mengalami luka tembak dan dalam perawatan.
"Saat ini seluruh korban sudah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis secara optimal,” ujar Letkol Inf Tri Purwanto kepada wartawan, Rabu (11/2).
Tri mengatakan saat ini aparat keamanan sedang memburu pelaku penembakan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Kami terus berkoordinasi dengan aparat dan pihak terkait untuk menjamin stabilitas keamanan di wilayah tersebut," katanya.
TNI tegas ia, akan terus meningkatkan kewaspadaan di sejumlah titik rawan, khususnya di kawasan objek vital nasional.