Komisi V Desak Pemerintah Cari Bantuan Eksternal untuk Penanganan Banjir Bandang Sumatera

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 08 Desember 2025
Komisi V Desak Pemerintah Cari Bantuan Eksternal untuk Penanganan Banjir Bandang Sumatera

Banjir Bandang di Sumatra Barat. (Foto: dok. BNPB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, mendesak pemerintah pusat untuk segera mempercepat proses pemulihan pascabencana banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Lasarus menilai kondisi di lapangan masih membutuhkan penanganan intensif, mengingat banyak wilayah terdampak belum sepenuhnya terjangkau oleh tim penanganan bencana.

Desakan tersebut ia sampaikan dalam rapat kerja Komisi V DPR bersama Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Basarnas, BMKG, dan Korlantas Polri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/12).

Dalam rapat tersebut, Lasarus menyoroti keterbatasan anggaran daerah yang membuat pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota kesulitan menangani dampak bencana secara maksimal.

“Kami seluruh pimpinan dan anggota Komisi V mendapatkan informasi dari daerah bahwa keterbatasan biaya APBD sangat memengaruhi kekuatan mereka dalam menangani bencana ini,” ujar Lasarus.

Baca juga:

Turut Berduka Atas Banjir Sumatera, Sekjen PBB Tawarkan Bantuan Tanggap Bencana

Ia menjelaskan bahwa Dana Hibah Khusus (DHK) dan Dana Hibah Umum (DHU) di banyak daerah mengalami pengurangan pada tahun sebelumnya maupun tahun mendatang. Kondisi ini membuat kemampuan fiskal daerah semakin terbatas dalam merespons situasi darurat.

“Karena keterbatasan kemampuan fiskal daerah ini, mau tidak mau harus ada inisiatif dari pemerintah pusat supaya bencana ini bisa segera kita tangani,” tegasnya.

Lasarus juga menyoroti laporan terbaru yang menunjukkan masih adanya sejumlah titik terdampak yang belum dapat dijangkau sepenuhnya oleh tim SAR dan instansi terkait. Kondisi geografis yang sulit serta terputusnya akses membuat proses evakuasi dan distribusi bantuan belum optimal.

Baca juga:

Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing

Ia menegaskan bahwa persoalan pendanaan tidak boleh menjadi hambatan utama dalam upaya penanganan bencana. Menurutnya, pemerintah pusat harus segera mengambil langkah strategis, terlepas dari apakah bencana tersebut akan ditetapkan sebagai bencana nasional atau tidak.

“Yang penting bagi kami adalah tangani dengan cepat. Bantu masyarakat ini dengan cepat,” ujar Lasarus.

Ia bahkan menekankan bahwa pemerintah tidak perlu ragu meminta bantuan dari pihak mana pun jika situasi tidak sanggup ditangani sendiri.

“Kalau kita tidak mampu, enggak usah malu. Kita minta pertolongan dari pihak mana pun, karena masyarakat di lokasi bencana sangat membutuhkan kehadiran cepat negara,” tandasnya. (Pon)

#Bencana Alam #Sumatra #Aceh #Banjir #Komisi V DPR
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Dikepung Banjir, Transjakarta Perpendek dan Alihkan Sejumlah Rute
Banjir melanda Jakarta dan merendam puluhan ruas jalan. Transjakarta melakukan perpendekan dan pengalihan rute demi keselamatan penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Jakarta Dikepung Banjir, Transjakarta Perpendek dan Alihkan Sejumlah Rute
Indonesia
Mensesneg Prasetyo Hadi: Banjir Jakarta Tak Hanya Dipicu Curah Hujan
Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut banjir Jakarta dipicu perubahan tata ruang dan hilangnya situ. Prabowo minta grand design penanganan banjir Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi: Banjir Jakarta Tak Hanya Dipicu Curah Hujan
Indonesia
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Ia menekankan bahwa pemerintah harus hadir dengan bantuan konkret agar anak-anak tidak berlama-lama terjebak dalam situasi pendidikan yang tidak layak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Indonesia
Update Banjir Jakarta: 45 RT dan 22 Ruas Jalan Tergenang Air
Banjir di Jakarta meluas akibat hujan deras sejak malam. BPBD mencatat 45 RT dan 22 ruas jalan tergenang di Jakarta Barat dan Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Update Banjir Jakarta: 45 RT dan 22 Ruas Jalan Tergenang Air
Indonesia
Hujan Deras Hari ini Sebabkan Banjir di Jakarta, 15 RT dan 20 Ruas Jalanan Tergenang
Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Kamis 22 Januari 2026 menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
 Hujan Deras Hari ini Sebabkan Banjir di Jakarta, 15 RT dan 20 Ruas Jalanan Tergenang
Indonesia
Jatinegara Lumpuh! Air 50 Cm Blokade Jalan Raya Bekasi Timur, Hanya Bus Transjakarta yang Berani Lewat
Di wilayah Jakarta Barat, Kelurahan Sukabumi Selatan menjadi titik paling kritis dengan ketinggian air mencapai 90 sentimeter
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Jatinegara Lumpuh! Air 50 Cm Blokade Jalan Raya Bekasi Timur, Hanya Bus Transjakarta yang Berani Lewat
Indonesia
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Petugas jangan sampai berniat membantu, tetapi justru membahayakan diri sendiri karena peralatannya tidak lengkap
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Indonesia
12 RT dan 17 Ruas Jalan Jakarta Tergenang Banjir, Termasuk Kemang dan Daan Mogot
Banjir yang merendam wilayah Jakarta semakin meluas akibat hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (22/1) dini hari.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Januari 2026
12 RT dan 17 Ruas Jalan Jakarta Tergenang Banjir, Termasuk Kemang dan Daan Mogot
Indonesia
Banjir di Jakarta Meluas, 17 Ruas Jalan Terendam
Hingga pukul 12.00 WIB, BPBD DKI Jakarta mencatat terdapat 12 RT dan 17 ruas jalan di Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Utara yang terendam banjir.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Banjir di Jakarta Meluas, 17 Ruas Jalan Terendam
Indonesia
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Hujan deras yang tak kunjung reda sejak pagi membuat pola mobilitas warga berubah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Bagikan