Komisi I DPR Kutuk Keras Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Serukan Sanksi Tegas untuk Israel-AS

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 03 Maret 2026
Komisi I DPR Kutuk Keras Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Serukan Sanksi Tegas untuk Israel-AS

Gedung DPR RI. (Foto: MerahPutih.com/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menyampaikan kecaman keras atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang disebut dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat. Oleh menyebut kedua negara itu harus dijatuhi sanksi tegas.


Oleh Soleh menegaskan pembunuhan terhadap seorang pemimpin negara atau otoritas tertinggi sebuah negara merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan prinsip kedaulatan negara. Tindakan tersebut, menurutnya, tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.


“Pembunuhan terhadap pemimpin sebuah negara merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap hukum internasional. Ini bukan hanya serangan terhadap individu, melainkan juga terhadap kedaulatan sebuah negara,” ujar Oleh Soleh, Senin (2/3).


Ia mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap Israel dan Amerika Serikat. Menurutnya, Iran merupakan anggota sah PBB yang hak-haknya dijamin hukum dan konvensi internasional. “Iran ialah anggota PBB yang memiliki hak dan kedaulatan yang harus dihormati. PBB tidak boleh diam. Harus ada tindakan konkret dan tegas terhadap Israel dan Amerika Serikat,” tegasnya.

Baca juga:

Sepak Terjang Ayatollah Ali Khamenei 38 Tahun Pimpin Iran, Gugur di Ujung Rudal




Oleh Soleh juga menyoroti dugaan kejahatan perang yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat disebut telah terjadi berulang kali, tapi hingga kini dinilai belum mendapatkan sanksi yang setimpal dari komunitas internasional. “Dunia internasional tidak boleh terus-menerus membiarkan praktik-praktik yang melanggar hukum internasional terjadi tanpa konsekuensi. Jika dibiarkan, tatanan global akan semakin rusak,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap tegas dan aktif menyuarakan pemberian sanksi kepada Israel dan Amerika Serikat melalui berbagai forum internasional. “Saya mendesak pemerintah Indonesia untuk berada di garda depan dalam menyuarakan sanksi terhadap Israel dan Amerika Serikat. Kekacauan dan eskalasi ini jelas-jelas dipicu tindakan kedua negara tersebut,” katanya.


Selain itu, Oleh Soleh juga menilai bahwa penyerangan terhadap Iran dan pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei telah mencoreng semangat perdamaian dunia dan merusak komitmen internasional terhadap perdamaian.


“Semangat Board of Peace (BoP) seharusnya menjadi landasan untuk menciptakan perdamaian, bukan justru menjadi pembenaran atas tindakan perang. Peristiwa ini mencederai komitmen global terhadap perdamaian dan stabilitas dunia,” pungkasnya.(Pon)

Baca juga:

Ali Khamenei dan Petinggi Meninggal, Menlu Iran Tegaskan Kemampuan Militer Tidak Berubah

#Komisi I DPR #Iran #Ali Khamenei
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Indonesia
DPR Dorong Diplomasi Indonesia Berdampak Langsung pada Ekonomi dan Lapangan Kerja
Wakil Ketua Komisi I DPR mendorong Menlu Arrmanatha Nasir memperkuat diplomasi ekonomi agar berdampak pada industri nasional, lapangan kerja, dan masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
DPR Dorong Diplomasi Indonesia Berdampak Langsung pada Ekonomi dan Lapangan Kerja
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Bagikan