Kolaborasi Ciptakan Investasi Emas Digital Lebih Aman
Brand perlu terhubung dengan pelanggan dengan cara yang personal dan mulus untuk memenangkan hati mereka. (Foto: Unsplash/Mathieu Stern)
EMAS salah satu instrumen investasi yang aman dan stabil. Dengan harga emas yang meroket setiap hari dan investasi awal yang cukup tinggi, minat pada emas digital pun meningkat. Terutama di kalangan milenial di Indonesia.
Tingkat adopsi internet dan penetrasi seluler yang tinggi di Indonesia telah menjadikan emas digital sebagai instrumen investasi yang diterima secara luas.
Didirikan pada November 2018, Treasury adalah pedagang fisik emas digital pertama di Indonesia yang mendapatkan izin resmi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) Kementerian Perdagangan Indonesia.
Pandemi COVID-19 dan ketidakpastian ekonomi terbukti menjadi katalis dalam adopsi emas digital. Treasury melihat peningkatan berlipat ganda dalam jumlah investor emas digital dan volume transaksi selama pandemi.
Mereka bermitra dengan MoEngage untuk terhubung dengan pelanggan baru dan tetap melalui pendekatan yang dipimpin wawasan berbasis keterlibatan.
Sebagai aplikasi investasi, sangat penting untuk memandu pelanggan dalam melalui proses pendaftaran dan otentikasi. Juga memberi mereka informasi dan pembaruan teranyar yang mungkin berdampak pada pergerakan harga emas.
Baca juga:
"Melalui kemitraan dengan MoEngage, kami dapat lebih memahami pelanggan dan mengoptimalkan kampanye kami," ucap Head of Growth Marketing, Treasury, Stephanie Rengkung, dalam siaran pers yang diterima Merahputih.com, Rabu (18/1).
Dengan Flows MoEngage, Treasury telah membangun perjalanan orientasi untuk mendorong pelanggan dalam menyelesaikan instalasi dan pendaftaran aplikasi.
Dengan menggunakan analisis corong, mereka dapat mengidentifikasi pelanggan yang putus dan mendorong mereka untuk menyelesaikan pendaftaran, proses KYC, hingga melakukan investasi pertama mereka.
Baca juga:
Yuk, Investasi Oksigen untuk Bumi Lebih Sejuk
Tim pertumbuhan di Treasury berharap dapat menganalisis hubungan mereka dengan pelanggan menggunakan segmentasi RFM dan menargetkan ulang mereka dengan kampanye pemberitahuan push dan e-mail.
"Seiring dengan berkembangnya emas digital menjadi pilihan investasi yang sangat populer, brand perlu terhubung dengan pelanggan dengan cara yang personal dan mulus untuk memenangkan hati mereka," kata Country Head Indonesia, MoEngage, Roy Simangunsong.
"Dengan platform customer engagement terbaik di kelasnya, kami berharap dapat mendukung mereka dalam membangun hubungan yang terpercaya dan otentik dengan pelanggan mereka," tutupnya. (and)
Baca juga:
Tiga Jenis Investasi Bikin Damai Bisa Jadi Sumber Dana Pensiun
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
IHSG Anjlok Bikin Investasi Dana Pensiun Dinaikkan, Menko Airlangga Klaim Dalam Batas Aman
Harga Emas 3 Februari 2026: Galeri24 dan UBS Kompak Merosot, Mana Lebih Murah?
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Di World Economic Forum, Prabowo Tegaskan Greedonomics Cara Tindak Pengusaha Rakus
Tren Meroketnya Emas Mulai Tersendat, Hari Ini Harga Galeri24 & UBS Kompak Anjlok
Pidato Prabowo di World Economic Forum Diharapkan Bisa Bawa Investasi
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target