Kolaborasi Busana Unsur Jawa Tiara Andini dalam Video Musik 'Ngeluwihi'
Busana Tiara Andini merupakan kolaborasi dengan beberapa desainer. (Foto: Dok/Universal Music Indonesia)
TIARA Andini berhasil membuat kagum para penggemarnya lewat single terbaru berjudul Ngeluwihi. Sebuah lau yang diambil dari bahasa Jawa yang berarti ‘melebihi’ ini memberikan unsur tradisional budaya Jawa yang begitu kental.
Tak hanya dari sisi lagu yang mengandung unsur budaya Jawa, untuk mempertegasnya Tiara Andini menampilkan sampul Ngeluwihi dengan memakai pakaian tradisional Jawa hasil kolaborasi antara Jember Fashion Carnaval (dengan Bubah Alfian sebagai director-nya), Lisa Jur, Atara Batik dan Torenda Indonesia.
Baca juga:
“Aku ingin membawa budaya tempat aku lahir, yaitu budaya Jawa, dan ternyata setelah dicoba hasilnya sangat memuaskan, tidak hanya lagunya, tetapi semua hasil produksinya juga melebihi ekspektasi aku sebelumnya,” ucap Tiara tentang unsur tradisional yang coba dibawa olehnya.
Adapun duo desainer ByAnsoe juga turut andil dalam pakaian yang dikenakan Tiara dalam musik video tersebut. Sementara, untuk fashion director keseluruhan, Tiara Andini menggandeng Rikki Simanjuntak.
Dalam video musik yang berdurasi 3.20 menit tersebut, Tiara Andini coba membuat decak kagum bagi siapa pun yang melihatnya. Tiara membawa konsep budaya Jawa hampir di setiap scene yang ada sembari menampilkan tarian yang begitu apik.
Pakaian tradisional Jawa menjadi salah satu highlight yang mencuri perhatian di musik video ini. Ditambah lagi ia menampilkan ‘Gunungan’ atau ‘Kayon’ yang ada diperwayangan sebagai background musik videonya. ‘Kayon’ tersebut melambangkan kehidupan manusia. Video musik tersebut dikerjakan EUIS Studio Production, dengan Timo sebagai sutradara dan Ade Yason sebagai produsernya.
Baca juga:
View this post on Instagram
Selain itu, pada single terbarunya ini, Tiara Andini menggandeng produser musik asal Korea Selatan Hyuk Shin yang sebelumnya pernah bekerja sama dengannya di single Flip It Up. Hasilnya, lagu Ngeluwihi juga memberikan sentuhan nuansa K-Pop dalam aransemen musiknya.
“Lagu ini menceritakan tentang bagaimana seseorang yang diremehkan oleh orang lain, namun pada akhirnya mampu bangkit untuk membuktikan bahwa orang tersebut salah karean ia mampu menjadi versi yang lebih baik,” pungkas Tiara Andini. (far)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Nick Jonas Buka 2026 dengan Single 'Gut Punch', Lagu Sarat Pergulatan Batin
BIP Band Hadirkan Versi Baru 'Satu Nusa Satu Bangsa' lewat Album '10 Windu Indonesia'
Jawab Antusias Fans, Aziz Hedra Hadirkan 'I Don’t Know Anymore (Live Session)' ke DSP
Vakum 6 Tahun, Ariana Grande Kembali ke Panggung Lewat Eternal Sunshine Tour
Cavetown Gandeng Chloe Moriondo di 'Sailboat', Potret Rapuh Cinta Baru Berbalut Chiptune
Unit Sufi Rock Magelang Musuffer Gugat Ego dan Dogma lewat Single 'Last Trip'
Soy Kongo Rilis EP 'Sekap', Kritik Pembangunan dan Lanskap Kesadaran Lewat Gelapnya Darkwave
Idgitaf Buka 2026 dengan 'Rutinitas', Lagu Jujur tentang Awal yang Tak Selalu Bahagia
Yungblud dan The Smashing Pumpkins Awali 2026 Lewat Versi Baru 'Zombie', ini Liriknya
BTS Umumkan Comeback, Lagu ‘Run BTS’ kembali ke Tangga Lagu