Koil dan .Feast Melebur dalam Lagu 'Tak Ada Wifi di Alam Baka'

Febrian AdiFebrian Adi - Minggu, 19 November 2023
Koil dan .Feast Melebur dalam Lagu 'Tak Ada Wifi di Alam Baka'

Koil dan .Feast rilis single terbaru. (Foto: Dok/Koil)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FEAST dan Koil melanjutkan kolaborasinya. Kedua band rock tersebut memainkan versi terbaru dari lagu Tak Ada Wifi di Alam Baka.

Mengedepankan ciri khas yang kental dengan identitas Koil selama ini, Tak Ada Wifi di Alam Baka masih berputar pada riff-riff yang bersumber dari khazanah musik rock masa lalu kegemaran gitaris Koil Donnyantoro. Aransemen musiknya meleburkan suara efek gitar dan bassline yang menari-nari serta bunti perkusif pemicu adrenalin.

Baca juga:

Koil dan .Feast Persembahkan 'Tarian Penghancur Dunia Fantasi'

“Dalam lagu ini, napas serampangan Koil juga semakin kentara dengan topangan sampling penuh kelakar yang disertakan di pembuka lagu berupa dialog dari film jadul berjudul Pemberang (1972),” tulis Koil dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Sabtu (18/11).

Secara lirik tema lagu yang dirajut oleh Otong Kil terdengar begitu serampangan, seperti tengah menyinggung para penebar janji-janji manis kenikmatan surga di akhirat kelak yang acapkali dikaitkan dan ditentukan oleh kader kesalehan individu seseorang semasa hidup sebagai tolak ukur. Dalam konteks tertentu sengatan larik yang terpatri boleh jadi adalah isyarat atau ‘perayaan’ dari omong kosong dari ‘kenimatan surga’ tersebut.

Sebelumnya keduanya bersatu dalam proyek kawin silang bertajuk ‘Tarian Penghangcur Dunia Fantasi’. Di dalamnya, kedua band ini saling bertukar lagu. Koil merekonstruksi salah satu lagu terbesar .Feast berjudul Tarian Penghacur Raya, sedangkan .Feast menggubah ulang lagu prominen milik Koil yaitu Kenyataan Dalam Dunia Fantasi.

“Kolaborasi ini sejatinya memiliki garis lurus tema yang kurang lebihnya satu benang merah, yaitu mengenai tingkah pola manusia yang tamak,” jelas Koil.

Baca juga:

Tujuh Tahun Perjalanan, The Rang-Rangs Lepas Debut Album '9 Jahitan'

Tarian Penghancur Raya menceritakan tentang antara hubungan manusia dan lingkungan. Sedangkan Kenyataan Dalam Dunia Fantasi berbicara tentang pertanyaan manusia itu sendiri terhadap Negara yang dipijaknya, namun syarat dengan tipu-tipu muslihat.

Perilisan split single Tarian Penghancur Dunia Fantasi sendiri merupakan kawah candradimuka dari proyek musikal keduanya di masa mendatang. Koil X .Feast akan melanjutkan dan bermufakat untuk merilis sebuah single bersama yang tajuknya masih ditutup rapat-rapat. (far)

Baca juga:

Album Baru, Koil Rilis Materi 'First Installment'

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Ketika Penyesalan Datang Terlambat, Eltasya Ceritakan Kisahnya Lewat 'Merayu Waktu'
Eltasya merilis single 'Merayu Waktu', lagu tentang penyesalan, harapan memperbaiki hubungan, dan perjuangan menerima perpisahan.
Ananda Dimas Prasetya - 56 menit lalu
Ketika Penyesalan Datang Terlambat, Eltasya Ceritakan Kisahnya Lewat 'Merayu Waktu'
ShowBiz
Ditulis 18 Tahun Lalu, Lagu 'Dibuat Kamu' HAIRUL Mengangkat Kisah Cinta yang Tak Selalu Berbalas
HAIRUL merilis 'Dibuat Kamu', lagu pop yang ditulis sejak 2008 dan mengangkat kisah cinta tak berbalas, kerinduan, serta sosok yang sulit dilupakan.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 18 menit lalu
Ditulis 18 Tahun Lalu, Lagu 'Dibuat Kamu' HAIRUL Mengangkat Kisah Cinta yang Tak Selalu Berbalas
ShowBiz
Dari Kelelawar Malam hingga Sarasvati, 5 Musisi Indonesia dengan Nuansa Horor
Kenali 5 musisi Indonesia yang mengangkat kisah horor, mitos, ritual, dan dunia gaib dalam musik, dari Kelelawar Malam hingga Sarasvati.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 39 menit lalu
Dari Kelelawar Malam hingga Sarasvati, 5 Musisi Indonesia dengan Nuansa Horor
ShowBiz
'Lingsir Wengi' Lagu Pemanggil Kuntilanak, Mitos atau Fakta?
Reputasi Lingsir Wengi sebagai lagu pemanggil makhluk halus menguat setelah muncul di film 'Kuntilanak' yang disutradarai Rizal Mantovani dan dirilis pada 2006.
Dwi Astarini - 2 jam, 54 menit lalu
'Lingsir Wengi' Lagu Pemanggil Kuntilanak, Mitos atau Fakta?
ShowBiz
The Weeknd Kejutkan Penggemar di Hong Kong dengan Lagu Baru 'Hong Kong' yang Belum Dirilis
The Weeknd mengejutkan penggemar di Hong Kong dengan membawakan lagu baru “Hong Kong” yang belum dirilis resmi, tentang hubungan singkat yang membekas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
The Weeknd Kejutkan Penggemar di Hong Kong dengan Lagu Baru 'Hong Kong' yang Belum Dirilis
ShowBiz
Pee Wee Gaskins Rilis 'Kami Kembali', Tegaskan Perjalanan Mereka Belum Berakhir
Pee Wee Gaskins merilis single 'Kami Kembali', lagu yang menegaskan semangat untuk terus berkarya dan melanjutkan perjalanan bersama penggemar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Pee Wee Gaskins Rilis 'Kami Kembali', Tegaskan Perjalanan Mereka Belum Berakhir
ShowBiz
Gabriella Fernaldi Siap Rilis Album Perdana 'Sentosa', Angkat Cerita Kehidupan Dewasa lewat Nuansa Bossa Nova
Gabriella Fernaldi merilis album penuh perdana Sentosa pada 30 Oktober 2026. Angkat cerita kehidupan dewasa dan memadukan vintage pop, soul, serta bossa nova.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Gabriella Fernaldi Siap Rilis Album Perdana 'Sentosa', Angkat Cerita Kehidupan Dewasa lewat Nuansa Bossa Nova
ShowBiz
Olivia Rodrigo Kembali ke Puncak Billboard 200, Geser Posisi Album Taylor Swift
Album Olivia Rodrigo, You Seem Pretty Sad for a Girl So in Love, kembali memuncaki Billboard 200 dengan 75.000 unit album ekuivalen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Olivia Rodrigo Kembali ke Puncak Billboard 200, Geser Posisi Album Taylor Swift
ShowBiz
Jay-Z Diumumkan Tampil di Half-Time Super Bowl, Perdana setelah 8 Tahun di Belakang Layar
Ini kali pertama Jay-Z tampil di depan layar Super Bowl sejak keterlibatannya dalam acara itu mulai 2019.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Jay-Z Diumumkan Tampil di Half-Time Super Bowl, Perdana setelah 8 Tahun di Belakang Layar
ShowBiz
Anthropic Digugat atas Dugaan Penggunaan 274 Lagu Elvis Presley untuk Latih AI
Perkara ini menjadi salah satu gugatan berskala besar yang melibatkan pihak pemegang hak atas karya musisi secara langsung dengan perusahaan pengembang AI.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Anthropic Digugat atas Dugaan Penggunaan 274 Lagu Elvis Presley untuk Latih AI
Bagikan