Klaim ISIS Dalangi Rusuh Mako Brimob Tidak Terbukti

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 10 Mei 2018
Klaim ISIS Dalangi Rusuh Mako Brimob Tidak Terbukti

Personil Brimob berjaga di depan Mako Brimob Kelapa Dua pasca bentrok antara petugas dengan tahanan Rutan Brimob di Depok, Jawa Barat, Rabu (9/5) dini hari. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polri membantah klaim kelompok radikal ISIS sebagai dalang kerusuhan yang terjadi di Rutan Mako Brimob sejak Selasa (8/5) malam lalu. Aksi kericuhan dan penyanderaan yang dilakukan para narapidana teroris itu murni karena dipicu cekcok masalahan makanan.

"Sampai saat ini, insiden itu hanya dipicu oleh permasalahan makanan, bukan dalang dari ISIS," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Muhammad Iqball, di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5).

Iqbal menjelaskan tidak ada bukti yang kuat terkait keterlibatan ISIS dalam insiden berdarah di rumah tahanan cabang Salemba tersebut. Bahkan, polisi juga melakukan konfirmasi secara langsung beberapa rekan-rekannya yang terluka dan juga napi teroris yang ditahan di dalam.

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen M Iqbal di Mako Brimob (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Namun, Iqbal menambahkan polisi tetap akan menindaklajuti dugaan keterlibatan ISIS dalam insiden kerusuhan Rutan Mako Brimob. "Kami akan dalami itu, sampai saat ini insiden itu hanya dipicu oleh permasalahan makanan," tandas jenderal polisi bintang satu itu.

Sebelumnya, Situs kelompok intelijen SITE, Selasa (8/5) melaporkan berdasarkan laporan oleh kantor berita ISIS Amaq News Agency, para militan ISIS terlibat dalam bentrokan dengan polisi anti-teror Indonesia di dalam penjara di Mako Brimob.

Mengutip pernyataan kantor berita Amaq dalam bahasa Arab yang disebarluaskan melalui aplikasi Telegram, SITE mengatakan “bentrokan sengit terjadi antara para militan ISIS dan elemen-elemen anti-teror di dalam penjara di Depok, di bagian selatan Jakarta.”

Seperti dikutip dari voaindonesia.com, Rabu (9/5), SITE mengatakan insiden ini adalah yang pertama dilakukan ISIS di Indonesia sejak 25 Mei 2017, ketika ISIS mengklaim bertanggung jawab terhadap ledakan bom di Terminal Kampung Melayu Jakarta Timur yang menewaskan tiga polisi.

Sesuai SOP Internasional

Petugas berjaga di Mako Brimob
Penjagaan di Mako Brimob (MP/Gomes)

Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol Syafruddin mengatakan pembebasan sandera polisi dari tangan para narapidana teroris berjalan aman. Kini, sebanyak 155 narapidana teroris yang sempat menguasai Rutan Mako Brimob juga telah menyerahkan diri.

Metode penyerbuan yang dilakukan Polri untuk kembali menguasai Rutan Brimob pada Kamis pagi itu juga sudah sesuai dengan standar operasional internasional. "Yang kita lakukan adalah pendekatan lunak, soft approach, bukan negosiasi. Tidak ada itu negosiasi," ujar Syafruddin di tempat yang sama.

Wakapolri menambahkan ratusan narapidana teroris yang sempat menyandera sembilan anggota Polri itu telah dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan Cilacap Jawa Tengah. "Sudah dipindahkan saat ini dalam perjalanan," kata dia, dalam kesempatan yang sama.

brimob
Sejumlah kendaraan milik kepolisian melakukan pengamanan Mako Brimob Kelapa Dua pascabentrok antara petugas dengan tahanan di Depok (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Saat ditanya apakah narapidana yang terlibat insiden kericuhan ini akan mendapat pemberatan hukuman, Syafruddin enggan menjelaskan secara rinci.

Mantan ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) itu hanya menegaskan Indonesia adalah negara hukum, maka segala bentuk perbuatan harus dipertanggungjawabkan secara hukum.

"Indonesia itu negara hukum, maka semua yang terjadi (di Rutan Mako Brimob) akan berujung ke penegakan hukum," tandas jenderal polisi bintang tiga itu. (Gms)

#Mako Brimob #ISIS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI anak berinisial KL ditahan di Yordania sejak 19 Mei 2025 atas dugaan mendukung aktivitas ISIS.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
Indonesia
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Penangkapan KL ini dengan dugaan keterlibatan dalam aktivitas daring yang terindikasi mendukung ISIS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Indonesia
Apel Kasatwil 2025 Digelar 3 Hari, Lebih dari 600 Pejabat Kepolisian Hadir di Mako Brimob
Mabes Polri menggelar Apel Kasatwil 2025 di Mako Korbrimob Cikeas dengan 607 peserta dari seluruh Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Apel Kasatwil 2025 Digelar 3 Hari, Lebih dari 600 Pejabat Kepolisian Hadir di Mako Brimob
Indonesia
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Para tersangka itu merekrut anak dan pelajar dengan memanfaatkan ruang digital, mulai dari media sosial, gim online, aplikasi pesan hingga situs tertutup.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Indonesia
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Mereka diketahui aktif menyebarkan propaganda serta ajakan melakukan aksi teror melalui media sosial, baik dalam bentuk unggahan tulisan, gambar, maupun video yang mengarah pada dukungan terhadap Daulah ISIS.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Indonesia
Perwira di Rantis yang Lindas Affan Kurniawan Dijatuhi Sanksi Permintaan Maaf
Aipda MR yang saat itu berstatus penumpang, dinilai lalai karena tidak menjalankan tanggung jawab etika profesinya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 September 2025
Perwira di Rantis yang Lindas Affan Kurniawan Dijatuhi Sanksi Permintaan Maaf
Indonesia
Kondisi Terkini di Sekitar Mako Brimob Kwitang: Lalu Lintas Lancar, Aparat TNI dan Brimob Masih Siaga
Petugas membersihkan sisa-sisa kerusuhan
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 September 2025
Kondisi Terkini di Sekitar Mako Brimob Kwitang: Lalu Lintas Lancar, Aparat TNI dan Brimob Masih Siaga
Indonesia
Pasukan Oranye dan TNI Bersihkan Sisa Demo di Mako Brimob Kwitang, Lalu Lintas Sudah Normal
Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun di depan Mako Brimob Kwitang sendiri sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Agustus 2025
Pasukan Oranye dan TNI Bersihkan Sisa Demo di Mako Brimob Kwitang, Lalu Lintas Sudah Normal
Berita
Situasi Demo Terkini: Halte Transjakarta dan Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa
Situasi Terkini Demo Rusuh: Aksi unjuk rasa yang awalnya berlangsung di depan gedung DPR/MPR RI berubah menjadi kerusuhan yang meluas ke berbagai wilayah
ImanK - Sabtu, 30 Agustus 2025
Situasi Demo Terkini: Halte Transjakarta dan Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa
Berita Foto
Aksi Bentrok Massa dengan Aparat kepolisian di Mako Brimob Kwitang Jakarta
Suasana pengunjuk rasa bentrok dengan aparat kepolisian saat aksi unjuk rasa di depan Markas Komando Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta, Jumat (29/8/2025).
Didik Setiawan - Jumat, 29 Agustus 2025
Aksi Bentrok Massa dengan Aparat kepolisian di Mako Brimob Kwitang Jakarta
Bagikan