KKB Pimpinan Pecatan Polri Tembak Mati Sopir Trans Papua

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 05 Desember 2024
KKB Pimpinan Pecatan Polri Tembak Mati Sopir Trans Papua

Personel Polres Yalimo, saat mengevakuasi jenazah Suan Silalahi, supir lajuran korban penembakan yang dilakukan KKB pimpinan Askel Mabel, mantan anggota Polri. (ANTARA/HO/Dokumentasi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Askel Mabel kembali melakukan aksi penembakan terhadap warga sipil.

Kali ini mereka menembak mati Suan Silalahi, pria yang berprofesi sebagai sopir lajuran di KM 76 jalan Trans Papua yang berada di Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan.

"Pelaku penembakan diduga KKB pimpinan Askel Mabel yang merupakan mantan anggota Polri yang dipecat setelah kabur dengan membawa empat pucuk senjata api jenis AK 47 milik Polres Yalimo," kata Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani dihubungi dari Jayapura, Kamis (5/12).

Baca juga:

Papua Masuk Daerah Rawan Pilkada, Polri Beralasan Ada 1.438 Anggota KKB Aktif

Brigjen Faizal menjelaskan korban ditembak Rabu (4/12) sekitar pukul 12.10 WIT saat berada di kampung Wilak. Menurut dia, saat ini korban sudah dievakuasi ke RSUD Elelim.

"Korban sudah dievakuasi ke Elelim dan rencananya dibawa ke Wamena sebelum ke Jayapura," tandas pimpinan Satgas Damai Cartenz yang juga Waka Polda Papua itu.

Sebelumnya tanggal 5 November lalu dilansir Antara, kelompok KKB Askel Mabel juga menembak Pong alias ML, supir lajuran hingga tewas.

Askel Mabel, yang sebelumnya bertugas di Polres Yalimo itu, juga berhasil membawa kabur empat pucuk senjata api AK beserta puluhan amunisi dari Mapolres Yalimo pada tanggal 9 Juni silam. (*)

#Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) #Papua #Trans Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Bagikan