Kisah Wakapolres Lulusan Terbaik Akpol yang Bunuh Adik Ipar dengan Sadis

Thomas KukuhThomas Kukuh - Jumat, 06 April 2018
Kisah Wakapolres Lulusan Terbaik Akpol yang Bunuh Adik Ipar dengan Sadis

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANDANGAN Kompol Fahrizal dari balik penutup muka itu tampak kosong. Pria yang menjabat sebagai Wakapolres Lombok Tengah (NTB) memang sedang dipamerkan Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Paulus Waterpauw kepada awak media. Ya, orang yang seharusnya bertugas melindungi masyarakat itu telah berbuat sadis. Dia diduga kuat telah menghabisi Jumingan, yang tak lain adalah adik iparnya sendiri.

Tak tanggung-tanggung, Fahrizal memberondong tubuh Jumingan dengan enam kali tembakan. Sadis!

Pembunuhan tersebut terjadi di Jalan Tirtosari, Gang Keluarga No 14, Kelurahan Bantan, Medan Tembung, Sumatera Utara, Rabu malam (3/4). "Kita prihatin karena hal ini mencederai institusi polisi," ujar Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw kemarin (5/4), seperti dilansir JawaPos.com.

Fahrizal
Wakapolres Lombok Tengah Kompol Fahrizal. (Instagram AKBP Kholilur Rochman)

Kapolda mengatakan, Jumingan tengah diotopsi di RS Bhayangkara Medan. Di tubuh pria 33 tahun itu ditemukan enam bekas luka tembakan. Paulus melanjutkan, dalam kejadian tersebut pihaknya mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya 1 senpi Polri revolver yang dibawa dari satuan asal, 6 butir selongsong, 1 pecahan proyektil. Selain itu polisi juga menyita KTA (kartu tanda anggota) milik Fahrizal.

Pembunuhan tersebut sejatinya masih menjadi teka-teki. Menurut informasi yang dihimpun, pembunuhan terjadi secara mendadak di tengah kehangatan suasana keluarga yang sedang berkumpul.

Ya, saat itu Fahrizal memang sedang pulang kampung dari tempat dinasnya di NTB ke Medan bersama anak dan istrinya. Di Medan, Fahrizal menemui Elly, sang ibu. Bahkan, perwira polisi berusia 41 tahun itu tampak memijit kaki sang ibu. Tapi, tiba-tiba kegaduhan terjadi, hingga akhirnya Fahrizal menghabisi Jumingan dengan enam tembakan.

Usai menghabisi adik ipar, Fahrizal menyerahkan diri. Kini menjalani pemeriksaan di Polda Sumut. Paulus memang mengakui ada keanehan dalam diri Fahrizal setelah penembakan terjadi. Apalagi saat diinterogasi, Fahrizal terlihat santai. Tidak ada kata penyesalan keluar dari mulutnya. "Tetapi, setelah bertemu dengan anak dan istrinya, barulah dia mulai menitikkan air mata," kata Paulus.

Polisi Berprestasi

Apa yang diperbuat Fahrizal itu memang mengejutkan banyak pihak. Terutama bagi keluarga besar Polri. Pasalnya, Fahrizal tercatat sebagai polisi yang berprestasi.

Sejumlah prestasi pernah diarih. Jabatan strategis juga pernah diembannya. Di antaranya adalah Kasat Reskrim Polres Asahan; Kasat Reskrim Polres Labuhan Batu; Kasat Reskrim Polresta Medan; lalu Wakasat Reskrim Polrestabes Medan. Kini dia menjabat sebagai Wakapolres Lombok Tengah, NTB. "Dia merupakan salah satu lulusan terbaik Akpol tahun 2003," Paulus Waterpauw. (*)

#Penembakan
Bagikan
Ditulis Oleh

Thomas Kukuh

Berita Terkait

Dunia
Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Polisi menyatakan ayah dan anak tersebut tidak menjalani pelatihan atau melakukan ‘persiapan logistik’ di Filipina untuk serangan pada 14 Desember.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
  Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Dunia
Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
Akram juga menghadapi 40 dakwaan menyebabkan luka berat dengan niat membunuh, serta satu dakwaan melakukan tampilan publik simbol organisasi teroris terlarang.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
 Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
Indonesia
Perburuan Rusa di Taman Nasional Komodo Berujung Baku Tembak, 3 Pemburu Liar Ditangkap
Tim gabungan Kemenhut dan Polisi sempat terlibat baku tembak saat menghadang kelompok pemburu liar di Taman Nasional Komodo.
Soffi Amira - Rabu, 17 Desember 2025
Perburuan Rusa di Taman Nasional Komodo Berujung Baku Tembak, 3 Pemburu Liar Ditangkap
Dunia
Penembakan Massal Sydney, PM Australia Anthony Albanese Usulkan UU Senjata Nasional yang Lebih Ketat
Albanese mengatakan ia akan mengusulkan pembatasan baru, termasuk mengatur jumlah senjata yang dapat dimiliki seorang pemegang izin.
Dwi Astarini - Senin, 15 Desember 2025
Penembakan Massal Sydney, PM Australia Anthony Albanese Usulkan UU Senjata Nasional yang Lebih Ketat
Indonesia
Insiden Penembakan di Pantai Bondi, KJRI Sydney Rilis Nomor Darurat untuk WNI
KJRI Sydney merilis nomor darurat untuk WNI. Hal itu terkait insiden penembakan di Pantai Bondi, pada Minggu (14/12) lalu.
Soffi Amira - Senin, 15 Desember 2025
Insiden Penembakan di Pantai Bondi, KJRI Sydney Rilis Nomor Darurat untuk WNI
Indonesia
Indonesia Kutuk Penembakan di i Pantai Bondi Sydney, KJRI Minta WNI Waspada
Konsulat Jenderal RI (KJRI) mengimbau masyarakat Indonesia untuk tetap waspada menyusul penembakan di Pantai Bondi tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Desember 2025
Indonesia Kutuk Penembakan di i Pantai Bondi Sydney, KJRI Minta WNI Waspada
Dunia
Ayah dan Anak Diduga Jadi Pelaku Penembakan di Pantai Bondi Sydney
Penembakan terjadi saat upacara penyalaan lilin Hanukkah yang dihadiri banyak anggota komunitas Yahudi setempat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Desember 2025
Ayah dan Anak Diduga Jadi Pelaku Penembakan di Pantai Bondi Sydney
Indonesia
Polisi NSW Kategorikan Penembakan Bondi Aksi Terorisme, Korban Tewas Jadi 16 Orang
Komisioner Kepolisian NSW Mal Lanyon secara resmi telah menyatakan tragedi penembakan massal di Pantai Bondi dikategorikan sebagai aksi terorisme.
Wisnu Cipto - Senin, 15 Desember 2025
Polisi NSW Kategorikan Penembakan Bondi Aksi Terorisme, Korban Tewas Jadi 16 Orang
Dunia
Penembakan Massal Pantai Bondi Sydney Dilakukan Ayah-Anak, 1 Pelaku Tewas di TKP
Pria berusia 50 tahun itu meninggal dunia saat melakukan aksi penembakan, sedangkan anaknya dalam kondisi terluka.
Wisnu Cipto - Senin, 15 Desember 2025
Penembakan Massal Pantai Bondi Sydney Dilakukan Ayah-Anak, 1 Pelaku Tewas di TKP
Dunia
12 Orang Meninggal Akibat Penembakan di Pantai Bondi Australia
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyatakan kejadian di Bondi itu merupakan peristiwa yang mengejutkan dan sangat memprihatinkan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Desember 2025
12 Orang Meninggal Akibat Penembakan di Pantai Bondi Australia
Bagikan