Soal Insiden di Papua Tengah, Komisi I DPR Dorong Investigasi Gabungan

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Soal Insiden di Papua Tengah, Komisi I DPR Dorong Investigasi Gabungan

Gedung DPR RI. (Foto: MerahPutih.com/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menyoroti insiden baku tembak yang terjadi di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 15 warga sipil. Ia mendesak pemerintah segera mengambil langkah cepat dan transparan untuk mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut.

TB Hasanuddin menegaskan, pentingnya kehadiran tim independen yang turun langsung ke lokasi guna memastikan kronologi kejadian secara objektif.

Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk mencegah munculnya spekulasi yang dapat memicu keresahan publik sekaligus menghindari tudingan tanpa dasar terhadap institusi negara, khususnya TNI.

Baca juga:

2 Marinir Jadi Korban Pembunuhan Berencana di Maybrat Papua, 7 Pelaku Masih DPO

Ia juga menambahkan, harus ada tim yang benar-benar turun ke lapangan untuk memastikan apa yang sesungguhnya terjadi.

“Ini penting agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat, tetapi juga tidak memojokkan institusi TNI tanpa dasar yang jelas,” kata TB Hasanuddin kepada wartawan di Jakarta, Jumat (24/3).

TB Hasanuddin mengungkapkan, bahwa saat ini beredar berbagai versi laporan di tengah masyarakat terkait insiden tersebut.

Kondisi itu dinilai berpotensi memperkeruh situasi keamanan di Papua jika tidak segera diklarifikasi melalui investigasi resmi.

Baca juga:

Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati

Jadi, DPR mendorong pembentukan tim investigasi gabungan yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta aparat penegak hukum.

Selain mengungkap fakta, tim tersebut juga diharapkan dapat memastikan penegakan hukum berjalan apabila ditemukan pelanggaran dalam operasi di lapangan.

TB Hasanuddin juga menekankan, negara memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan serta pendampingan kepada korban dan keluarga yang terdampak.

Ia meminta agar penanganan korban tidak diabaikan di tengah proses investigasi yang berjalan.

Baca juga:

TNI Bantah Terlibat Insiden Penembakan Anak di Jigiunggi Papua

Sedangkan dari sisi pengawasan, Komisi I DPR RI disebut akan terus memantau akuntabilitas operasi militer di Papua, termasuk yang melibatkan Satgas Habema.

Satgas ini merupakan komando operasi gabungan TNI yang dibentuk untuk meningkatkan efektivitas penanganan konflik, keamanan, serta pelayanan kemanusiaan di wilayah Papua.

Insiden tersebut terjadi pada Selasa (14/4) saat aparat TNI terlibat kontak tembak dengan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di sejumlah kampung di Distrik Kembru.

Laporan sementara menyebutkan, adanya korban jiwa dari kalangan warga sipil, meskipun jumlah pasti masih dalam proses verifikasi.

Tim gabungan hingga kini belum dapat menjangkau seluruh wilayah terdampak, khususnya di Kampung Kembru, Nilome, dan kawasan Pintu Angin yang berada di perbatasan.

Selain korban meninggal, terdapat empat warga yang menjalani perawatan intensif, terdiri dari satu orang dewasa berusia 25 tahun dan tiga anak-anak berusia 6 hingga 7 tahun.

Satu korban luka berat telah dirujuk ke Jayapura untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. (knu)

#Penembakan #Papua Tengah #Komisi I DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Usai Pernyataan Prabowo soal Nuklir, Komisi I DPR Tekankan Diplomasi dan Perdamaian
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menegaskan pidato Presiden Prabowo Subianto soal nuklir harus dipahami secara utuh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Usai Pernyataan Prabowo soal Nuklir, Komisi I DPR Tekankan Diplomasi dan Perdamaian
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Bentuk Satgas untuk Bebaskan Kapten Ashari yang Disandera Bajak Laut Somalia
DPR mendesak pemerintah membentuk satgas untuk membebaskan Kapten Ashari, yang disandera bajak laut Somalia.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
DPR Desak Pemerintah Bentuk Satgas untuk Bebaskan Kapten Ashari yang Disandera Bajak Laut Somalia
Indonesia
DPR Minta Operator Patuhi Putusan MK, Sisa Kuota Internet tak Boleh Hangus
Komisi I DPR menegaskan, bahwa operator harus mematuhi putusan MK. Sisa kuota internet tak boleh hangus.
Soffi Amira - Jumat, 24 Juli 2026
DPR Minta Operator Patuhi Putusan MK, Sisa Kuota Internet tak Boleh Hangus
Indonesia
Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, DPR Minta Hasil Investigasi Jadi Dasar Perbaikan
Komisi I DPR menyoroti ledakan gedung amunisi di Madiun. TNI diminta melakukan investigasi untuk menjadi bahan perbaikan.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, DPR Minta Hasil Investigasi Jadi Dasar Perbaikan
Indonesia
DPR Minta Seluruh PSE Segera Daftar ke Komdigi, Dukung Sanksi bagi yang Membandel
Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh meminta seluruh PSE Lingkup Privat segera mendaftar ke Komdigi. Ia juga mendukung pemberian sanksi hingga pemblokiran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
DPR Minta Seluruh PSE Segera Daftar ke Komdigi, Dukung Sanksi bagi yang Membandel
Indonesia
Komisi I DPR: Kehadiran Indonesia di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Perkuat Diplomasi
Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal (Deng Ical) mendukung rencana Menlu Sugiono dan Ketua MPR Ahmad Muzani menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Komisi I DPR: Kehadiran Indonesia di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Perkuat Diplomasi
Indonesia
Dukung Perpres Nomor 111 Tahun 2025, DPR: Cegah Penyebaran LGBT
LGBT memang sudah menjadi ancaman nonmiliter dan menjadi tantangan bagi masa depan bangsa.
Frengky Aruan - Minggu, 05 Juli 2026
Dukung Perpres Nomor 111 Tahun 2025, DPR: Cegah Penyebaran LGBT
Indonesia
Latsarmil Dinilai Tak Relevan, Anggota Komisi I DPR Minta Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Difokuskan ke Manajerial
TB Hasanuddin mengusulkan penghapusan Latihan Dasar Kemiliteran bagi calon manajer KDMP. Langkah itu dinilai dapat menghemat sekitar Rp 30 juta per peserta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
Latsarmil Dinilai Tak Relevan, Anggota Komisi I DPR Minta Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Difokuskan ke Manajerial
Indonesia
Komisi I DPR Bentuk Panja RUU Keamanan Siber, Sukamta Ditunjuk Jadi Ketua
Panja akan terdiri dari lima pimpinan dan 18 anggota.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Komisi I DPR Bentuk Panja RUU Keamanan Siber, Sukamta Ditunjuk Jadi Ketua
Indonesia
Israel Caplok Masjid Ibrahimi di Tepi Barat, Komisi I DPR Serukan Penolakan
Mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap tegas dan menyuarakan penolakan terhadap keputusan Israel tersebut di berbagai forum internasional.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Israel Caplok Masjid Ibrahimi di Tepi Barat, Komisi I DPR Serukan Penolakan
Bagikan