Kisah Mikael Jasin, Dari Tukang Cuci Piring Hingga Panggung Barista Dunia

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 24 Februari 2020
Kisah Mikael Jasin, Dari Tukang Cuci Piring Hingga Panggung Barista Dunia

Mikael Jasin, Barista kelas dunia asal Indonesia (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOPI selalu menjadi candu yang dirindu, aromanya yang memikat membuat penikmatnya bersemangat. Lantas membuat banyak orang yang begitu tertarik dengan kopi, bahkan mendedikasikan dirinya untuk terjun langsung ke dunia perkopian.

Salah satunya Mikael Jasin, Barista kelas dunia asal Indonesia. Pria berpenampilan maskulin yang memilih untuk fokus di dunia kopi.

Baca Juga:

Tak Cuma Bikin Kopi, Seorang Barista Juga Harus Punya 4 Skill Ini

Mikael Jasin
Mikael Jasin salah satu barista beprestasi asal Indonesia (Foto: side.id/andhika hutama putra)

Seperti yang diketahui, Mikael Jasin merupakan barista peringkat keempat tingkat dunia di kompetisi taraf internasional, World Barista Championship. Selain itu Mikael Jasin merupakan juara 1 Indonesia Barista Championship di Tahun 2019 dan 2020, serta juara 2 di kompetisi Coffee and Good Spirits di Australia.

Semua berawal dari 'dapur' kafe di Autralia. Kala itu Miki, demikian akrabnya, mengambil pekerjaan paruh waktu disela-sela kuliah S1 jurusan Psikolog. Saat itu usia Miki masih 22 tahun.

Alasan Miki bekerja di kafe, yakni untuk menambah biaya kuliah dan biaya hidup di Australia. Namun tujuan utamanya yakni ingin mendapatkan ilmu lebih banyak tentang kopi.

"Awal kerja dulu di kafe gitu, kebetulan di Australia semuanya harus dimulai dari bawah, dish washer dulu. Baru lama-lama diajarin bikin kopi dan naik pangkat jadi barista," tutur Mikael Jasin saat ditemui merahputih.com.

Usai lulus dari pendidikan S1 Psikologinya di Australia, Mikael Jasin melanjutkan pendidikan S2 Marketing di Australia. Meski begitu, Jasin tak lantas memilih bekerja kantoran, dia tetap bekerja di dunia kopi.

Baca Juga:

Mikael Jasin Raih Gelar Juara Indonesia Barista Championship 2020

Karir Mikael Jasin
Keluarga sempat khawatir tentang karir Mikael Jasin yang memilih dunia kopi (Foto: Side.id/Andhika Hutama Putra)

Ketika Miki terus konsen bekerja di dunia kopi, dirinya tak menampik jika pihak keluarga sempat khawatir dengan pilihan karier Micky, khususnya dari segi pendapatan.

"Keluarga lama-lama ngedukung, awalnya bukan enggak didukung sih tapi ditanyain, yakin enggak? Bisa bikin hidup enggak? Kerjanya lama enggak? Sustainable enggak? Tapi setelah lama-lama mereka lihat saya kerja, akhirnya mendukung juga," ungkap Miki dengan antusias.

Saat ini dia memiliki usaha training center dan pengolahan biji kopi. Setelah sebelumnya sempat bekerja di Common Grounds.

Namun, setelah berkecimpung kurang lebih 8 tahun di dunia perkopian. Miki mengaku tak ingin membuka coffee shop sendiri. Hal itu lantaran dirinya lebih menyukai memperdalam ilmu tentang mengolah biji kopi.

"Saya pribadi tak ingin punya coffee shop karena bukan mimpi saya. Saya sukanya di kebun kopi ngulik-ngulik proses, ngajarin orang bikin kopi, kalau punya kafe kan operasional day to day gitu. Semuanya menjanjikan sih, tapi panggilan saya di coffee farm aja," jelas Miki.

Impian terbesarnya, mencari cara agar Indonesia tak hanya memproduksi kopi yang banyak, namun memiliki kualitas yang semakin baik setiap tahunnya. Tentunya agar harga kopi Indonesia semakin naik, dan para petani kopi di Indonesia lebih sejahtera. (ryn)

Baca Juga:

Harison Chandra Berbagi Teknik Brewing Terkini di Acara Kisah Kopi Volume 2

#Mikael Jasin #KOPILABORASI #Kopi
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Berita
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Expat. Roasters resmi membuka gerai di AEON Mall BSD Tangerang. Hadirkan pengalaman coffee sensory, kelas edukasi kopi, dan lebih dari 12 origin kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Roemah Koffie merayakan Hari Kartini lewat kampanye 'Women of Purposeful Light' dengan menghadirkan kreasi kopi dari barista perempuan sebagai simbol inspirasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Fun
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Bekas pabrik kopi legendaris Koffie Branderij Margo Redjo, yang berdiri sejak 1915, tetap hidup dan kini menjelma sebagai Dharma Boutique Roastery.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Indonesia
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Presiden Prabowo Subianto menyoroti tata kelola komoditas strategis Indonesia seperti kopi dan cokelat yang dinilai memiliki kualitas terbaik di dunia.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Indonesia
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Kopi arabika merupakan komoditas unggulan asal Kabupaten Aceh Tengah yang telah mendunia dan menjadi penghasilan utama masyarakat di dataran tinggi Gayo itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Lifestyle
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Roemah Koffie memperkenalkan Anak Daro di Jacoweek 2025, Jumat (31/10). Hampers kopi ini membawa cerita Minangkabau.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Fun
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Roemah Koffie kembali tampil di Jakarta Coffee Week 2025 di ICE BSD City, usung kompetisi Latte Art bertaraf global untuk majukan kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Lifestyle
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Banyak petani kopi yang mengeluhkan aktivitas pertanian kopi tak produktif lantaran menurunnya jumlah produksi biji kopi.
Dwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Bagikan