Kisah Heroik Danramil Gedong Tengen Gagalkan Kawanan Begal

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 07 Juni 2017
Kisah Heroik Danramil Gedong Tengen Gagalkan Kawanan Begal

Ilustrasi. (Pixals.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Komandan Rayon Militer 14/Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, Kapten Arm Ronang menggagalkan aksi lima begal yang hendak merampas sepeda motor dua siswi di Jalan Timoho, Baciro, Kota Yogyakarta, Senin (5/6) lalu.

Menurut Ronang saat ditemui di Makodim 0734/Yogyakarta, upaya penggagalan aksi lima begal itu dilakukan seorang diri secara spontan.

"Secara spontan saja, tidak ada rasa takut karena yang ada di pikiran saya yang penting dua anak itu selamat," kata Ronang seperti dilansir dari Antara, Rabu (7/6).

Ronang mengatakan upaya penyelamatan yang ia lakukan bermula saat dirinya hendak menjemput istrinya di Sokowaten, Bantul. Di tengah perjalanan, saat melintasi Jalan Timoho, Baciro, Kota Yogyakarta, ia disalip tiga sepeda motor dengan lima pengendara.

Spontan instingnya sebagai tentara tergerak untuk tetap memerhatikan gerak-gerik sekelompok orang yang menyalipnya.

"Dua di antara komplotan itu menunjuk-nunjuk dua siswi SMU yang mengendarai sepeda motor. Naluri saya mengatakan, ini jambret," kata dia yang kemudian mengikuti sekelompok orang itu.

Insting Ronang terbukti benar. Sekitar 300 meter dari lampu lalu lintas Jalan Timoho, kelima orang itu menghentikan dua siswi SMU Negeri Banguntapan 2, Sintya (16) dan Kinanti Nareswari (16) yang mengendarai sepeda motor matic berwarna merah.

Kelima begal berusaha merampas secara paksa kontak sepeda motor matic yang dikendarai dua siswi warga Karangbendo, Banguntapan, Bantul. Sedangkan kedua korban yang ketakutan hanya pasrah dan tidak dapat berbuat apa-apa.

Ronang yang menyaksikan peristiwa itu tidak diam saja. Seketika ia langsung menabrakkan motor yang dikendarainya tepat di depan para pelaku sehingga pelaku tidak dapat melarikan sepeda motor yang hendak mereka rampas.

Ia selanjutnya membentak para pelaku sembari menyebutkan identitasnya sebagai Danramil Gedong Tengen.

"Hentikan! Serahkan motor adik-adik ini, atau kalian saya hajar! Saya tentara, saya Danramil," ucap Ronang menirukannya.

Mendengar hardikan Ronang, kelima begal itu lantas meninggalkan motor rampasan dan segera melarikan diri.

Komandan Kodim 0734/Yogyakarta, Letkol Inf Rudi Firmansyah mengapresiasi aksi heroik yang dilakukan Kapten Ronang yang berhasil menggagalkan aksi pembegalan. Sebagai wujud apresiasi, ia akan memberikan piagam penghargaan kepada Ronang.

Menurut Rudi, aksi berani yang dilakukan Ronang patut dicontoh oleh anggota lain, sebab seluruh prajurit TNI pada dasarnya telah dibekali kemampuan bela diri sehingga tidak perlu berpikir ulang ketika menghadapi situasi mendesak untuk menyelamatkan orang lain.

"Saya bangga sebagai prajurit dedikasinya untuk mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat tetap dikedepankan," kata dia.

#Aksi Begal #TNI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Marsekal Yusuf Jauhari resmi dilantik jadi Wamenhan. Kemhan proses pengisian jabatan Kabaloghan yang kosong. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Indonesia
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi dipanggil Presiden ke Istana. Isu penggantian Kepala BNPB Suharyanto kian menguat pasca OTT KPK!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Indonesia
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Sebanyak 752 prajurit TNI AL resmi menyandang baret ungu Korps Marinir usai jalan kaki 350 km dalam Pendidikan Komando Angkatan ke-180 di Malang!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Indonesia
Tak Ada Toleransi, KSAD Pastikan Karier TNI Letkol Arman Penyulap Rumah Dinas Jadi Kantor Judol Tamat
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak pastikan tak ada toleransi bagi Letkol Arman usai rumah dinasnya disulap jadi markas judi online di Cijantung.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
 Tak Ada Toleransi, KSAD Pastikan Karier TNI Letkol Arman Penyulap Rumah Dinas Jadi Kantor Judol Tamat
Indonesia
Rumah Dinas Perwira TNI Cijantung Disulap Jadi Kantor Judol, Letkol Arman Terancam Sanksi Pecat!
Skandal judi online meledak di KPAD Cijantung! Letkol Arman ditahan Pomdam Jaya usai rumah dinasnya disulap jadi markas judol. Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Rumah Dinas Perwira TNI Cijantung Disulap Jadi Kantor Judol, Letkol Arman Terancam Sanksi Pecat!
Indonesia
Viral Seorang Taksi Online Dibegal dan Ditusuk, Polisi Tangkap Pelaku
Modus operandi pelaku bermula saat AA meminta tolong kepada seorang saksi di perempatan Ciledug untuk memesankan taksi daring.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Viral Seorang Taksi Online Dibegal dan Ditusuk, Polisi Tangkap Pelaku
Indonesia
Rumah Dinas Perwira di Cijantung Jadi Markas Judol, TNI Angkat Suara
Markas Besar TNI buka suara terkait temuan praktik pengoperasian judi online (judol) di Kompleks Perumahan Perwira Angkatan Darat (KPAD) di Cijantung, Jakarta Timur.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
Rumah Dinas Perwira di Cijantung Jadi Markas Judol, TNI Angkat Suara
Indonesia
Profil Letjen Iwan Setiawan, Eks Danjen Kopassus yang Kini Pimpin Kostrad
Letjen TNI Iwan Setiawan resmi ditunjuk sebagai Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar. Simak profil dan jejak kariernya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Profil Letjen Iwan Setiawan, Eks Danjen Kopassus yang Kini Pimpin Kostrad
Indonesia
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Keberadaan kodam-kodam baru ini juga diharapkan dapat lebih mempermudah TNI AD mengirim bantuan kepada warga jika terjadi bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Bagikan