Fashion

Kisah di Balik Keindahan Tenun Garut

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 03 Oktober 2023
Kisah di Balik Keindahan Tenun Garut

Kain tenun sutra Garut ini dibawa olen mantan tentara Jepang yang bernama Naito.(foto: instagram/tenungaruthendar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GARUT tak semata tentang dodol. Daerah di Jawa Barat ini memang sudah mahsyur dengan dodolnya. Namun, tahukah kamu bahawa di Garut juga memiliki kain khas tenun berbahan sutra?

Meski tenun biasanya lebih dikenal dari daerah timur Indonesia, nyatanya di tatar Sunda kain khas ini juga eksis. Hanya saja, wastra tradisi dari Garut ini kalah populer ketimbang kain khas lain.

BACA JUGA:

Kain Tenun Goyor Ciri Khas Suku Tengger

Menurut sejarahnya, kain tenun sutra Garut ini dibawa olen mantan tentara Jepang yang bernama Naito. Ketika Jepang gugur dalam perang melawan sekutu pada tahun 1945, Naito memilih tinggal daerah Wanaraja Garut. Dengan memiliki keahlian membuat kain tenun sutra, Naito kemudian mengajarkan keahliannya tersebut kepada warga setempat. Sepeninggal Naito, melalui tangan murid-muridnya, produksi kain Tenun Garut mulai terkenal di Indonesia.

tenun garut

Tenun sutra Garut masih diproduksi atau dibuat dengan cara tradisional.(foto: instagram/tenungaruthendar)

Seiring berjalannya waktu, di era 70-an, eksistensi tenun sutra Garut sempat mengalami penurunan. Meskipun memiliki kualitas yang bagus, pada saat itu, motif-motif kain Tenun Sutra Garut di nilai terlalu monoton dan tidak berkembang. Karena hal tersebutlah, masyarakat Garut pun mulai mencari inovasi baru dengan membuat motif-motif baru dengan warna-warna yang cukup cerah. Hingga kini, keberadaan tenun sutra Garut masih eksis di pasaran. Hanya sayang, kurang populer.

Ciri khas yang dapat membedakan tenun sutra Garut dengan kain sutra biasa adalah dari motif dan warnanya. Kain sutra Garut memiliki keunikan yang diatur sedemikian rupa sehingga memunculkan permukaan tiga dimensi. Inovasi inilah yang kemudian membuat kain sutra Garut kembali populer. Sampai saat ini, tenun sutra Garut ini pun masih diproduksi atau dibuat dengan cara tradisional, yakni menggunakan alat tenun tradisional bukan mesin.

BACA JUGA:

Kekayaan Ragam Motif Kain Tenun Flores

Keunikan dan inovasi kain tenun sutra Garut ini patut diacungi jempol. Dari keterpurukan, kini bahkan kain tenun sutra Garut Jawa Barat menembus pasar internasional.

tenun garut

Bangkit dari keterpurukan, kini bahkan kain tenun sutra Garut Jawa Barat telah menembus pasar internasional. (foto: instagram/tenungaruthendar)

Walau belum mendapatkan pengakuan dari UNESCO tentang warisan budaya, kain tenun sutra Garut tetap warisan budaya yang mesti kita jaga kelestariannya. Baiknya, kita juga turut mempopulerkan kembali, jangan sampai warisan ini diakui oleh negara lain.(dgs)

BACA JUGA:

Upaya Lestarikan Tenun Ikat Warna Alam

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan