Kirab Pemuda Nasional Perkuat Spirit Kebhinekaan

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 31 Juli 2018
Kirab Pemuda Nasional Perkuat Spirit Kebhinekaan

Kirab kebangsaan. Foto: presidenri.go.id

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus berupaya memperkuat spirit kebinekaan kawula muda di seluruh Indonesia. Salah satu upaya yang ditempuh dengan melaksanakan kegiatan Kirab Pemuda Nasional 2018 yang akan digulirkan mulai 5 September mendatang.

Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, komitmen para pemuda untuk menghormati keberagaman di antara sesama anak bangsa semakin meningkat.

Demikian disampaikan Kabid Kepemudaan Provinsi Sulawesi Tengah, Andi Rifai dalam sambutannya saat membuka seleksi nasional tahap pertama Kirab Pemuda 2018 di Sulawesi Tengah.

Seleksi nasional tahap pertama yang berlangsung mulai 25 Juli hingga 5 Agustus mendatang, digelar secara serentak di sembilan provinsi, antara lain Jambi, Banten, DIY, Kalimantan Tengah, Bali, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku dan Maluku Utara.

Kabid Pengembangan Pemuda Daerah Kalimantan Tengah, Agus Siswadi (membelakangi lensa) menguji tiga calon peserta Kirab Pemuda Nasional 2018 dalam seleknas tahap pertama di Provinsi Kalimantan Tengah, di Kantor Dispora Kalteng, Senin (30/7). Foto: ist

Seleknas disambut antusiasi oleh kawula muda di seluruh Indonesia. Tercatat ada 11.000 calon peserta yang mendaftar untuk menjadi bagian dalam kegiatan napak tilas kebhinekaan ini.

Dalam seleknas tahap pertama ini para calon peserta diuji dengan tes administrasi, wawancara dan pengamatan yang dilakukan secara ketat oleh dua penguji dari Kemenpora dan satu dari Dispora Provinsi. Melalui seleknas ini, Kemenpora hanya akan menjaring sebanyak 68 pemuda dari total 11.000 pemuda yang mencalonkan diri.

“Para panitia yang mewawancari peserta juga ada pakemnya, salah satu contohnya etika pewawancara. Seperti melakukan briefing sebelum pelaksanaan wawancara, item wawancara dapat dikembangkan masing-masing pewawancara dan penilaian dilakukan secara profesional, jujur dan rahasia. Pakem tersebut dilakukan agar para peserta yang terpilih nantinya benar-benar seorang pemuda yang mempunya jiwa Bhinneka Tunggal Ika,” jelas Andi.

Terpisah, Kabid Pengembangan Pemuda Daerah Kalimantan Tengah, Agus Siswadi menerangkan, langkah pertama yang dilakukan panitia adalah memgecek data dan berkas administrasi para peserta.

“Dari tahap seleksi yang terpenting adalah mengecek berkas, karena jangan sampai ada kekurangan, jika ada hal yang janggal dari berkas asli, kami dari panitia langsung menanyakan kepada calon pesertanya,” terangnya.

“Dan langkah kedua mulai dengan wawancara dan pengamatan diri calon peserta. Alhamdulilah seleksi di Kalimantan Tengah berjalan lancar dan sudah ada tiga pasang peserta yang terpilih untuk menjadi bagian dari Kirab Pemuda 2018,” imbuhnya.

Sekdispora Provinsi Bali, I Gusti Agung Ngurah Pratama menambahkan dari seleksi wawancara dan pengamatan para peserta Kirab Pemuda, ada tiga aspek yang dinilai, yang pertama pengetahuan, sikap dan keterampilan.

“Pertama, pengetahuan dalam menjelaskan berbagai informasi, kedua sikap atau perilaku yang ditunjukkan calon peserta dan keterampilan dalam melakukan berbagai hal seperti, baris-berbaris, media sosial dan keterampilan kreatif lainnya,” tambah Gusti.

Kirab Pemuda adalah sebuah kegiatan perjalanan napak tilas kebhinekaan dalam mendirikan dan membangun NKRI yang melintasi 514 titik dari 34 provinsi dan 100 kabupaten/kota selama 73 hari.

Para peserta Kirab Pemuda yang sudah terpilih nantinya akan melintasi dua zona yakni, barat dan timur. Untuk zona barat akan dimulai dari Sabang pada 5 September, sementara zona timur akan mulai dari Merauke pada 7 September.

Setiap zona masing-masing akan melewati 17 provinsi yang nantinya akan kembali bertemu pada acara puncak di Singaraja, Bali, pertengahan November 2018. (*)

#Kemenpora
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Sebanyak 432 atlet Indonesia resmi dikukuhkan untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen akan bertanding di 35 cabang olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Olahraga
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Desak Made Rita mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas dalam ajang bergengsi tersebut. 

Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Olahraga
PON 2028 Digelar di 3 Provinsi, Jakarta sebagai Penunjang
Erick menjelaskan bahwa penetapan Jakarta sebagai provinsi penunjang telah memiliki payung hukum setelah disahkan melalui Rapat Kerja Nasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Frengky Aruan - Rabu, 01 Juli 2026
PON 2028 Digelar di 3 Provinsi, Jakarta sebagai Penunjang
Olahraga
Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia
Komisi X DPR RI mendorong pemerintah dan PSSI agar penetapan kewarganegaraan Republik Indonesia ditetapkan oleh instansi yang berwenang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Frengky Aruan - Senin, 15 Juni 2026
Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia
Olahraga
Pertina NTT Desak Kejelasan Legalitas Perbati, Sengketa dengan Menpora Masih Berlanjut
Pertina NTT mengambil langkah dalam sengketa hukum melawan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Soffi Amira - Selasa, 14 April 2026
Pertina NTT Desak Kejelasan Legalitas Perbati, Sengketa dengan Menpora Masih Berlanjut
Olahraga
30 Tahun Penantian, Indonesia akan Finis Runner-up di SEA Games 2025 dengan 80 Emas
Indonesia sukses mengamankan 80 emas SEA Games 2025 Thailand. Menpora Erick Thohir menyebut capaian ini sebagai sejarah baru dalam 30 tahun terakhir.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Desember 2025
30 Tahun Penantian, Indonesia akan Finis Runner-up di SEA Games 2025 dengan 80 Emas
Olahraga
Medali Emas Ke-80 Datang dari Kabaddi, Tim Indonesia Capai Target di SEA Games 2025
Indonesia menang tipis 23-22 atas Malaysia sekaligus menghadirkan medali emas ke-80.
Frengky Aruan - Kamis, 18 Desember 2025
Medali Emas Ke-80 Datang dari Kabaddi, Tim Indonesia Capai Target di SEA Games 2025
Olahraga
SEA Games Thailand 2025: Indonesia Tempati Peringkat Kedua, Erick Thohir Soroti Mental Pantang Menyerah Atlet
Indonesia sementara berada di peringkat kedua SEA Games 2025 Thailand dengan 62 emas. Menpora menilai mental pantang menyerah jadi kunci prestasi atlet.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Desember 2025
SEA Games Thailand 2025: Indonesia Tempati Peringkat Kedua, Erick Thohir Soroti Mental Pantang Menyerah Atlet
Olahraga
Kemenpora Targetkan Timnas Indonesia U-23 Raih Medali Perak di SEA Games 2025, PSSI Ingin Lebih
PSSI tetap meminta Timnas Indonesia U-23 asuhan Indra Sjafri untuk tetap mengejar medali emas SEA Games 2025.
Frengky Aruan - Kamis, 27 November 2025
Kemenpora Targetkan Timnas Indonesia U-23 Raih Medali Perak di SEA Games 2025, PSSI Ingin Lebih
Olahraga
Menuju SEA Games 2025, Erick Thohir: Hanya Atlet Terbaik yang akan Berlaga
Kemenpora memfinalisasi potensi medali Indonesia untuk SEA Games 2025. Erick Thohir pastikan hanya atlet terbaik yang diberangkatkan demi target tiga besar.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
Menuju SEA Games 2025, Erick Thohir: Hanya Atlet Terbaik yang akan Berlaga
Bagikan