Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

KIH Bahas Bergabungnya Kader PAN dalam Kabinet

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 05 November 2015
KIH Bahas Bergabungnya Kader PAN dalam Kabinet

Foto bersama seusai mengikuti acara pengucapan sumpah jabatan pada reshuffle Kabinet Kerja, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/8). (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Politik - Pertemuan petinggi Koalisi Indonesia Hebat (KIH) di kediaman Megawati Soekarnoputri, baru-baru ini, mengundang tanya publik terkait adanya isu reshuffle atau perombakan Kabinet Kerja jilid II.

Isu adanya sejumlah menteri yang bakal diganti juga ikut santer terdengar. Termasuk "jatah" menteri dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang baru bergabung dengan koalisi pendukung pemerintah tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Romahurmuziy, Arman Remy mengungkapkan adanya pembicaraan terkait reshuffle, termasuk tentang kemungkinan PAN bergabung dalam kabinet.

"Ada pembicaraan terkait bergabungnya kader PAN dalam kabinet, tapi katanya itu hak prerogatif Presiden," ucap Arman Remy kepada merahputih.com, Kamis (5/11).

Arman mengaku, pertemuan petinggi KIH itu merupakan pertemuan rutin yang dilakukan sebulan sekali.

"Silaturahmi membahas kondisi politik saat ini, situasi nasional aktual, dan persoalan kebangsaan lainnya," kata Arman.

Dari hasil pertemuan itu, Arman pun belum mau membeberkan siapa dan kapan reshuffle akan dilakukan.

"Pembicaraan ada, kita tidak tahu siapa dan kapan bakal di-reshuffle, itu hak presiden," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, ada pertemuan petinggi KIH di kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Selasa (3/11). Dalam pertemuan itu, santer terdengar bakal adanya pergantian kursi menteri dalam kabinet kerja Jokowi-JK. Turut hadir wakil dari partai pendukung pemerintah dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yakni Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PPP M Romahurmuziy, dan Ketua DPP Partai Nasdem Victor Laiskodat. Megawati didampingi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.  (fdi)

 

Baca Juga:

  1. PPP Akui Bahas Reshuffle Kabinet dalam Pertemuan KIH
  2. Fuad Bawazier: Reshuffle Jilid II Hanya Bagi-Bagi Jabatan
  3. Isu Reshuffle Jilid II, PDIP Siapkan Calon
  4. Reshuffle Jilid II, Jokowi Bakal Pecat HM Prasetyo?
  5. Satu Tahun Jokowi-JK, Isu Reshuffle Jilid Dua Kembali Menguat
#Liputan Khusus #Reshuffle Kabinet Jokowi-JK #Partai Amanat Nasional #Arman Remy #Koalisi Indonesia Hebat #Megawati Soekarnoputri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Indonesia
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Sebagai bagian dari upaya penghilangan pengaruh Sukarno oleh penguasa.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Indonesia
Megawati Terima Penghargaan Tertinggi Timor Leste, Kenang Pertama Kali ke Dili
Megawati membandingkan pengorbanan masa muda Xanana Gusmao yang dipanggil 'Maun Xanana' dengan ayahnya sendiri, Bung Karno, yang harus menghabiskan total 22 tahun hidupnya keluar-masuk penjara
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Megawati Terima Penghargaan Tertinggi Timor Leste, Kenang Pertama Kali ke Dili
Indonesia
Ramos-Horta Beri Penghargaan Grande Colar da Ordem de Timor-Leste untuk Megawati, Pidato dan Candanya di Dili Jadi Sorotan
Megawati Soekarnoputri menerima Grande Colar da Ordem de Timor-Leste. Presiden José Ramos-Horta memuji perannya dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Ramos-Horta Beri Penghargaan Grande Colar da Ordem de Timor-Leste untuk Megawati, Pidato dan Candanya di Dili Jadi Sorotan
Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
Megawati Tegaskan Indonesia Punya Posisi Di Tingkat Global, Kedaulatan Kelautan Jadi Kunci
Kekayaan biodiversitas laut Indonesia, dapat menjadi basis lahirnya industri farmasi, bioteknologi kelautan, energi baru terbarukan, ekonomi karbon biru, produksi pangan, dan berbagai inovasi masa depan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Megawati Tegaskan Indonesia Punya Posisi Di Tingkat Global, Kedaulatan Kelautan Jadi Kunci
Bagikan