Kiat Atasi Kulit Terbakar Akibat Cuaca Panas

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 30 April 2024
Kiat Atasi Kulit Terbakar Akibat Cuaca Panas

Kulit terbakar akibat sengatan matahari juga terjadi pada orang yang rajin mengenakan tabir surya. (Foto: freepik/freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Beberapa negara di Asia seperti Thailand, Filipina, dan Bangladesh dikabarkan mengalami kenaikan suhu panas ekstrem. Hal ini telah memakan banyak korban, sejumlah sekolah di beberapa wilayah pun diliburkan untuk melindungi muridnya.

Sebagaimana diketahui, cuaca panas yang terjadi dapat membuat masalah kesehatan seperti dehidrasi, heatstroke, kulit kering, sakit kepala sebelah (migrain), panas dalam, demam tinggi, kulit terbakar, dan lain-lain.

Oleh karena itu, tindakan pencegahan dan penanganan pada cuaca panas harus dilakukan untuk mengantisipasi kondisi itu semakin memburuk. Tindakan yang dapat dilakukan yaitu mengurangi aktivitas di luar ruangan, memakai pelindung kulit, dan segera datangi fasilitas kesehatan jika mengalami gejala penyakit akibat panas.

Baca juga:

Catat nih, Cara Tangani Masalah Kulit Terbakar akibat Sinar Matahari

Namun, apabila kamu lebih dulu terkena dampaknya seperti kulit terbakar, maka adapun tindakan atau cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan kulit yang mengelupas akibat sinar matahari, seperti yang dikabarkan STYLECRAZE, Selasa (30/4):

Mengoleskan gel lidah buaya

Gel lidah buaya yang dioleskan pada kulit terbakar akan membuatnya terasa lebih tenang dan menghidrasi agar mengurangi peradangan.

Baca juga:

Kulit Terbakar saat Traveling? Begini Pemulihannya

Gunakan pakaian longgar

Kulit yang sunburn akan merasa tidak nyaman apabila menggunakan pakaian yang ketat. Untuk itu, gunakanlah pakaian yang longgar dan berbahan lembut agar kulit kamu bisa lebih bernapas dan mengurangi kemungkinan terjadinya gesekan dan iritasi pada kulit.

Jangan dikelupas

Kulit yang terbakar biasanya akan menyebabkan beberapa kulit menjadi kering dan mengelupas. Namun, apabila mendapati kondisi demikian, jangan sekali-kali mengelupasnya secara paksa. Karena akan beresiko menyebabkan infeksi dan membuat sel-sel kulit yang belum siap terpapar menjadi semakin buruk kondisinya.

Baca juga:

Cara Tepat Tangani Kulit Terbakar Matahari

Minum obat anti peradangan

Mengonsumsi obat anti peradangan akan membantu menenangkan kulit kamu dari rasa sakit dan pembengkakan akibat sengatan matahari. (*)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan