Ketum PAN: Insyaallah Tanggal 17 April Sore Prabowo Jadi Presiden

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 29 Maret 2019
Ketum PAN: Insyaallah Tanggal 17 April Sore Prabowo Jadi Presiden

Zulkifli Hasan dan Prabowo saat kampanye. (BPN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan ikut ambil bagian dalam kampanye terbuka Calon Presiden nomer urut 02, Prabowo Subianto yang digelar di lapangan Sidolig, Bandung Jawa Barat, Kamis (28/3) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Zulhas itu meminta kepada masyarakat Jawa Barat untuk ikut bekerja dan berjuang dengan ikhlas dalam memenangkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomer urut 02 yakni Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai pemimpin bangsa dan negara Indonesia yang baru.

"Mau Pak Prabowo jadi presiden? Betul mau? Saudara saudara Kita ini akan menjadikan Pak Prabowo Presiden Republik Indonesia, presiden yang penduduk islamnya terbesar di Indonesia. Kalau 17 april ingin pak prabowo jadi presiden maka kita harus kerja keras," pinta Zulhas kepada masyarakat Jawa Barat.

Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Foto: Twitter/@sandiuno
Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Foto: Twitter/@sandiuno

Zulhas yang juga merupakan Ketua MPR RI itu menjelaskan bahwa rakyat Indonesia harus memanfaatkan waktu yang tersisa pada massa kampanye ini untuk bekerja lebih keras dalam memenangkan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai pemimpin Indonesia yang baru. Sehingga, pada tanggal 17 April 2019 mendatang usai melakukan pencoblosan di kotak suara, maka Prabowo-Sandi bisa dipastikan sebagai penerima mandat rakyat.

"Sekarang waktu kita tinggal beberapa hari lagi, kita harus kerja lebih keras, kerja lebih baik dan kerja lebih bagus lagi, insha allah 17 april sore Prabowo terpilih menjadi presiden Republik Indonesia," terang Zulhas yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan dari ribuan massa yang hadir.

Zulhas menjelaskan, dengan terpilihnya Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia mendatang, rakyat Indonesia bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik dari saat ini. Mendapat pekerjaan yang mudah dan terciptanya sembako yang murah.

"Saya mau tanya disini cari kerja susah gak? Susah. Mau cari kerja mudah maka pilih pak prabowo. Emak emak sekarang susah gak? Maka pilih prabowo sandi biar emak emak senang. Kalo ingin negara lebih baik jawabannya Prabowo-Sandi. Kalau ingin hidup lebih baik jawabannya Prabowo-Sandi, kalau ingin mendapatkan kerja lebih baik jawabannya Prabowo-Sandi," ungkapnya.

Karena itu, ia meminta kepada seluruh rakyat Jawa Barat untuk bisa menjaga kekompakan dalam memenangkan Capres dan Cawapres nomer urut 02 tersebut. Apalagi, Jawa Barat adalah penentu kemenangan karena memiliki jumlah penduduk yang sangat besar di Indonesia.

"Sekali lagi saya menginginkan bahwa Jawa Barat ini adalah menjadi kunci kemenangan prabowo sandi. Dan insyaallah Pak Prabowo menjadi Presiden RI. Karena itu marilah kita bekerja sebaik-baiknya sekompak kompaknya. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita semua dan kita semua diberikan kekompakan untuk Pak Prabowo menjadi presiden," tandasnya. (Pon)

Baca Juga: TKN Klaim Jokowi-Ma'ruf Amin Kuasai Jabar dan Banten

#Zulkifli Hasan #Prabowo #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Momen Akrab Pertemuan Prabowo dan Lukashenko Perkuat Kemitraan Indonesia–Belarus
Presiden Prabowo Subianto (kiri) bergandengan tangan dengan Presiden Belarus Alexandr Lukashenko (kanan) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 02 Juli 2026
Momen Akrab Pertemuan Prabowo dan Lukashenko Perkuat Kemitraan Indonesia–Belarus
Indonesia
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Partai politik yang berada di barisan pemerintah menghormati semua pendapat dan pandangan yang berbeda. Karena itu, dia menilai posisi PDIP sebaiknya harus jelas.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Indonesia
Presiden Prabowo Sambut Presiden Belarus Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka
Presiden Lukashenko dikawal 17 motoris dan 80 pasukan berkuda Batalyon Kavaleri Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Presiden Prabowo Sambut Presiden Belarus Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka
Indonesia
Prabowo Berikan Pangkat Kehormatan Kepada 3 Purnawirawan Polri
Pangkat kehormatan tersebut merupakan penghargaan atas jasa luar biasa ketiga purnawirawan tersebut kepada negara.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Prabowo Berikan Pangkat Kehormatan Kepada 3 Purnawirawan Polri
Indonesia
Pertama Kali Upacara HUT Bhayangkara Digelar di Luar Monas, Ada Jokowi Hadir
Upacara HUT Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung tema "80 Tahun Pengabdian Polri untuk Masyarakat" dan untuk pertama kalinya digelar di luar kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Pertama Kali Upacara HUT Bhayangkara Digelar di Luar Monas, Ada Jokowi Hadir
Indonesia
Prabowo Ingin Tiap Desa Swasembada, Bakal Tercapai Dengan Inovasi
Peningkatan produktivitas pertanian itu memperkuat upaya Indonesia menuju swasembada pangan dan lumbung pangan dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Prabowo Ingin Tiap Desa Swasembada, Bakal Tercapai Dengan Inovasi
Indonesia
Dihadapan Ulama, Prabowo Sebut Alasan Gaji Guru Kecil
Kepala Negara menegaskan, kebocoran sistemik yang diperkirakan mencapai Rp 2.500 triliun setiap tahunnya tersebut kini sedang diperbaiki secara masif oleh jajaran Kabinet Merah Putih.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
 Dihadapan Ulama, Prabowo Sebut Alasan Gaji Guru Kecil
Indonesia
Presiden Prabowo Janji Tambah Dana Pembagunan Infrastruktur di Daerah
Presiden mengajak pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Presiden Prabowo Janji Tambah Dana Pembagunan Infrastruktur di Daerah
Indonesia
Zulhas Ungkap Masalah di BGN, Pemerintah Setop Sementara Pembangunan SPPG Baru
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut masih banyak masalah di BGN. Pemerintah menghentikan sementara pembangunan SPPG baru dan fokus pada evaluasi MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Zulhas Ungkap Masalah di BGN, Pemerintah Setop Sementara Pembangunan SPPG Baru
Indonesia
Bekas Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Bareskrim oleh Garda Prabowo
Pengacara Ferdinand Hutahaean yang mendampingi Garda Prabowo, mengatakan bahwa pernyataan Tiyo yang diadukan adalah terkait membandingkan Presiden Prabowo dengan hewan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Bekas Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Bareskrim oleh Garda Prabowo
Bagikan